Merasa dirinya dirugikan, tapi tanpa sadar sikapnya juga merugikan orang lain. Gak sadar bahwa sudah mengganggu jam istirahat nya, mengganggu jam bersama keluarganya. Karna terlalu sibuk merasa bahwa dirinya "korban" yang harus didengarkan.
Terlalu mengelu elukan diri sebagai korban, tapi gak sadar bahwa dia sendiri memunculkan korban lainnya. Terlalu sibuk ingin dimengerti perasaannya, tapi gak sadar bahwa ada orang lain juga yang perlu dimengerti perasaannya.
Berusaha positive thinking "oh mungkin pada sibuk kali ya. Jadi gak sempet. Oh mungkin ini mungkin itu"
Tapi di sisi lain mikir "kok kayak gue gue lagi yang gerak. Kalau gue lepas, kasian gak kepegang"
Akhirnya yaudah nerima aja.