She was supposed to attend a Daniel Craig film premiere in London that weekend. Instead, she was in a Belfast hospital with 39 separate injuries. She was 29 years old.
Winnie M Li was a Harvard graduate and a George Mitchell Scholar who had co-produced a short film shortlisted for an Oscar. She flew to Belfast for a conference. The day before she was supposed to fly home, she decided to squeeze in a solo hike through a forest park on the western edge of the city. A 15-year-old boy followed her in and raped her in broad daylight.
She later said she went from being a confident woman to a ghost, with PTSD and depression so severe she had to give up her film career. Her attacker was sentenced to 8 years. He was out in 4.
Hiking had been one of her great joys before the attack. It took years before she could do it alone again. In 2009, she forced herself to backpack through Southeast Asia for three months, trying to find the person she used to be. Five and a half years after the assault, she sat down and started writing about what happened to her. Her novel Dark Chapter, built from her own experience, won a major literary prize. Her second novel was fought over by five US publishers and picked by The New York Times for their book club. She co-founded a festival in London dedicated to conversations about sexual violence, and earned a PhD from the London School of Economics studying how survivors use their voices to reclaim their stories.
And every year, on the exact anniversary of the worst day of her life, she goes on a solo hike. In her own words: to remind herself that beauty still exists, and she can enjoy it.
This year was year 18. She walked the Southwest Coast Path along England's coastline, and the photos show her smiling on a cliff in Cornwall. After 17 years of doing this, she said the nausea and anxiety on the anniversary are finally gone. That took 17 years, but she got there.
I have nothing to add to her story except this. If you are in the middle of your own recovery and it feels like it will never end, her 18 years of annual walks say otherwise.
18 yrs ago, I was violently assaulted & raped while walking alone. Every year on the anniversary of that day, I go on a solo hike to remind myself that there is still beauty in this world & I can enjoy it. This yr, I pushed myself & did a few days of the Southwest Coast Path…
Saya rasa saya perlu menanggapi ini dari POV dokter anak.
Satu hal penting yg perlu dipahami: Menangis adalah satu-satunya "bahasa" bayi. Jika ia menangis, itu adalah panggilan darurat. Jangan pernah membiarkan bayi menangis sendirian tanpa pengawasan, terutama dalam durasi yang sangat lama.
Kejadian tragis ini menjadi pengingat keras bagi kita semua bahwa bayi tidak memiliki kemampuan untuk menenangkan dirinya sendiri (self-regulation). Ketika bayi menangis dalam waktu lama tanpa respon, yang terjadi bukanlah mereka "belajar mandiri", melainkan mereka mengalami kelelahan ekstrem atau kondisi medis yang tidak terdeteksi karena tangisannya diabaikan.
Tidak ada yang salah dengan keinginan orangtua untuk selalu dekat dengan anak. Menempel dengan anak saat tidur atau segera merespons tangisannya saat sedang memasak bukanlah tanda "memanjakan", melainkan pemenuhan hak dasar bayi untuk merasa aman.
Tidur adalah proses perkembangan (milestone), bukan perlombaan. Setiap anak punya waktunya masing-masing untuk bisa tidur lebih tenang tanpa harus dipaksa dengan metode yang mengabaikan keselamatan dan kesejahteraan emosionalnya.
Tahun 2012 saya mendapat beasiswa PhD dari pemerintah Indonesia (skema DIKTIS). Saya tidak ambil karena merasa tidak layak menerima, dan mungkin bisa dipakai yg lain. Alhamdulillah saya mendapat penggantinya dari beasiswa AAS.
LPDP itu perlu belajar banyak dari AAS. Skema beasiswanya sangan inklusif. Berusaha mencapai seluruh kalangan. Batasan umum minimal tinggi. Daftar bisa pakai TOEFL ( yg lebih murah). Tes IELTS dikasih gratis untuk bakal calon penerima beasiswa. Kalau lulus tapi score rendah, dikasih pembinaan supaya score IELTS-nya sesuai dengan standar akademik uni di Aussie. Masuk ke Uni diurusin, jadi penerima beasiswa ga perlu sibuk nyari offering letter.
Mending pilihan ganda. Lower middle class seperti saya bisa grinding soal 3 jam per hari agar lulus UM UGM.
Kalau masuk kampus pakai essay pasti saya kalah sama kandidat yang ortunya punya pengaruh. Ga percaya? Lihat aja essay JFK.
Perbandingan konsentrasi belanja kementerian/lembaga pada pemerintahan SBY (2006), Jokowi (2016), dan Prabowo (2026) serta perkembangan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Desa
Sumber: Kompas, 2-3-2026
Lying with statistics ala pemerintah. Kalo pengungsi dibahas pake %, padahal menyangkut jiwa manusia dan headcount masih di angka 20rb.
Kalo sawit, pake angka total, ga dilihat produktivitas panen ton/HA
funfact. ada studi yang menunjukkan, kebahagiaan laki-laki meningkat seiring dengan naiknya tingkat kesetaraan gender di suatu negara. makin tipis sekat gender, makin bahagia semua orang.
patriarki itu nilai yg tidak worth untuk dipertahankan..
Gaslighting dalam bentuk value religius ini familiar banget ya di kita 😌
“Ya kamu sakit karena hatimu belum bersih.”
“Kamu punya masalah itu karena dosa-dosamu.”
Guru honorer ada ±1,5jt (CMIIW). Kalo digaji 7jt rata perbulan, setahun butuh Rp136,5T termasuk THR. Setara dengan 114 hari operasional MBG.
MBG stop 4 bulan, guru honorer se-Indonesia bisa dapet gaji laik 7 jt/bulan selama setahun penuh
Pendanaan 1 hari MBG setara dengan berangkatin 1200 mahasiswa S2 ke Eropa & UK (program 1-2 th)
Pendanaan 1 hari MBG setara dengan berangkatin 600 mahasiswa S3 ke Eropa & UK (program 4 th)