Doa fasis di Artjog 2026?
Dalam ekshibisi Artjog 2026, terdapat satu ruangan khusus di mana pengunjung dapat menuliskan doa mereka.
Dari banyaknya doa, terdapat beberapa tulisan diskriminatif yang menjadi sorotan beberapa pengunjung yang berhenti di depan instalasi ini.
Apakah tulisan-tulisan ini dibiarkan oleh tim Artjog? Apakah doa-doa ini tulus dipanjatkan? Bagaimana seni partisipatif malah menjadi alat diskriminasi?
Kami mengecam keras segala bentuk tindakan diskriminatif, termasuk pada teman-teman trans dan queer yang mengalami berbagai bentuk serangan dalam beberapa waktu terakhir, juga bentuk-bentuk ableisme!
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
Betul, kami menolak segala bentuk penindasan, begitu pula opresi terhadap teman-teman transqueer yang secara masif dilakukan beberapa waktu terakhir.
Memanusiakan manusia bukanlah hal yang sulit, tetapi banyak yang memilih menjadi penindas.
Hari ini pendukung embege bayaran tumpah ruah lagi di jalanan. Hari ini pemadaman listrik bergilir juga masih berlanjut di kota-kota besar.
Memang duit 70-80ribu hasil dari ikut-ikutan turun ke jalan itu bisa untuk token berapa hari?
Kepekaan dan empatimu jelas salah tempat.
gue lagi mikir, kenapa banyak orang susah menerima kalo perbedaan juga bagian dari variasi alami manusia?
ada yang matanya ga simetris, kakinya panjang sebelah, kidal, albino, penyandang disabilitas, atau queer. manusia emang terlahir dengan keragaman yang sangat luas.
“Lgbt itu jahat, lgbt itu bahaya, lgbt itu ancaman, lgbt this, lgbt that”
Coba baca komen-komen di postingan tempo ttg awareness diskriminasi terhadap lgbt. Harusnya lu bisa menilai, siapa yg jahat, siapa yang bahaya, dan siapa yang bener-bener mengancam.
Saya rangkum penjelasannya:
Negara menunggak hutang ke PLN.
PLN jadi kurang duit buat beli batu bara.
Sumber batu bara kurang -> pemadaman bergilir.
Pemerintah nunggak hutang kenapa??
Uang buat bayar hutang ini dari APBN.
Yang mana APBN paling banyak buat program mega bintang apa sodara sodara????
jujur muak banget sama segala hal yang terjadi di era prabowo ini. i mean, i know our governments memang gak pernah bener but this is something wayyyy worse dengan kejadian-kejadian yang kayak GAADA BENERNYA. feeling like they think we’re too stupid buat melawan or memberontak
fatima: "prabowo punya cita cita, tidak ingin ada anak anak indonesia tidur dalam perut lapar"
"nah tapi mbg ini kan dibagiin (sekali) di siang hari di sekolah. jadi ketika dia pulang ya lapar lagi" 😂
Katanya tuntutan UGM dan UI "ngelantur."
Tapi Trisakti "make sense" karena minta "kembalikan supremasi sipil."
Padahal UGM minta hal yang sama persis: tarik militer dari ruang sipil, cabut UU TNI dan UU Polri.
Kata per kata. Isu yang sama.
UI? Minta harga beras turun, APBN tidak diboroskan, dan hentikan program makan bergizi yang Kepala Badan Gizinya sudah dijemput Kejaksaan Agung, sebelum nasinya sempat sampai ke piring anak SD.
Jadi "ngelantur" versi lo itu yang mana persis ?
tuntutan yang terlalu struktural, atau yang terlalu membela perut rakyat?
Karena yang ngelantur dari sini cuma satu: logikamu.
tapi memang orang indonesia ini kenapa ya kayak sirik banget sama orang pinter? sama orang yang juara kelas, sirik. sama orang yang kuliah, juga sirik. apalagi kalau 2 orang ini susah dapat kerja tuh kenapa di farming segitunya sih? gw benci bgt crab mentality yg kaya gini tuh😭
Bayangken, ada banyak ortu voter 02 yang kebawa narasi buzzer perihal kampus-kampus top ini karena mahasiswanya turun ke jalan dan melakukan perlawanan pada negara.
Lalu mereka (para ortu) dengan sok bijaknya mengambil kesimpulan bahwa anaknya yang kini duduk di bangku SMA tidak akan pernah mereka support untuk melanjutkan studinya di kampus-kampus ini.
Jika kita betulan diantarkan oleh negara untuk sampai di titik seperti itu, fix, negara telah mendatangkan kiamat lebih awal.
Kiamat itu bernama kebodohan akut.