Aku cukup terhibur belakangan ini. Mereka tampak saling membicarakan satu sama lain dibelakang, tpi didepan saling memasang muka baik2 saja. Yg harusnya di koreksi adalah mereka yg jiwa2nya bermasalah.
dibilang "cewek bulol" saya diam.
dibilang "friendly" saya diam.
tapi kalo dibilang GAMPANG DIPACARIN sampai titik darah penghabisan pun SAYA AKAN LAWAN.
Semenjak kepergiannya, aku terbiasa kuat untk diriku sendiri. Bu, sesakit ini ya ternyata, setiap saat merindukanmu, sakitnya tidak akan pernah berkurang. Yg ada semakin hari semakin sakit. Bu, aku ikhlas atas takdir dlm hdp ku. Tp jujur, aku rindu ibu.
lu semua nyadar gasih apa yg paling jahat dari rezim skrg? ngebuat masyarakat kecil bergantung sama 1 program brengsek yg ngebuat sebagian dari mereka mikir “kalo gue ambil, bertentangan dg hati nurani, kalo ga gue ambil gue makan apa di hidup yg serba susah ini”
Ketampar bgt sama kalimat:
"aku seneng bisa bantuin orang tapi aku ga seneng kalo dimintain bantuan terus terusan karena aku pengennya
bermanfaat, bukan dimanfaatin."
Aku setuju dengan statement ini:
"Bahwa hidup akan jauh lebih tenang ketika kita tahu batasan. Not everything is our attention, not everything deserve our energy. Ada banyak hal yang lebih baik dibiarkan berlalu, tanpa harus selalu kita dengar, kita bahas, ataupun kita lihat".
kalo cewe udah bilang:
"aku mau tanya, boleh gak?"
percayalah, penyelidikan telah selesai.
yang tersisa hanyalah persidangan dan verifikasi 2 langkah.
sebaiknya jangan berbohong