Guys, tadi gue baca cerita yang jujur bikin merinding.
Bayangin aja, 7 tahun pacaran. 2 tahun tunangan. Undangan mungkin udah disebar, vendor udah dibayar, keluarga besar udah siap datang.
Terus tiba-tiba H-3 nikahan batal.
Bukan karena beda prinsip. Bukan karena masalah ekonomi. Bukan juga karena restu orang tua.
Tapi karena ada seseorang yang ngirim DM dan ngebongkar fakta yang selama ini disembunyiin.
Katanya selama persiapan nikah, si cowok ternyata hidup bareng perempuan lain selama berbulan-bulan.
Yang bikin gue mikir, kadang kita suka sedih kalau hubungan lama berakhir. Padahal yang lebih serem adalah hubungan yang kelihatannya baik-baik aja, tapi ternyata isinya kebohongan dari awal sampai akhir.
9 tahun itu bukan waktu yang sebentar.
9 tahun itu bukan cuma soal kehilangan pasangan. Tapi kehilangan rencana, kehilangan mimpi, kehilangan masa depan yang selama ini udah dibayangin bakal dijalani bareng.
Makanya gue bisa paham kenapa banyak orang bilang lebih baik sakit karena tahu kebenaran sekarang daripada bahagia karena dibohongi seumur hidup.
Dan jujur aja, orang yang ngirim pesan itu mungkin dianggap tukang rusuh. Dibilang ikut campur urusan orang.
Padahal kalau informasi itu benar, bisa jadi dia justru menyelamatkan seseorang dari penyesalan yang jauh lebih besar setelah akad terucap.
apakah kejadian seperti ini bisa di tuntut secara hukum?
pernah BATAL lanjut deket sama anomali karena dia bilang:
• living together sebelum nikah itu wajib buat “uji kecocokan”
• ibadah cuma dilakuin pas hidup lagi susah
• suka sexual jokes ke orang yang baru dikenal
• normalize cheating karena katanya itu wajar “semua orang bisa ngerasa bosan”
• percaya semua hal bisa dibenarkan karena moral itu relatif
• hidupnya ga jauh-jauh dari club dan dugem
Guys aku udah izin temenku yang cewek untuk share cerita ini
🚨 H-3 batal nikah karna si cowok ketauan selingkuh 🚨
Link postingan IG dari korban yg udah viral: https://t.co/ovKlphQibv
#Gempa Mag:5.5, 08-Apr-2024 00:46:19WIB, Lok:6.62LS, 103.97BT (149 km BaratDaya TANGGAMUS-LAMPUNG), Kedlmn:64 Km #BMKG
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data