Dua orang yang sangat berbeda. Tidak hanya soal suku, latar belakang budaya, dan agama. Tetapi juga soal karakter.
Hendra begitu kalem dan tenang. Ahsan sangat bersemangat bahkan meledak-ledak. Tetapi mereka disatukan oleh sikap saling menghargai, oleh respek.
Hendra yang lebih senior begitu tenang saat menghadapi masalah2 pelik dalam latihan dan pertandingan. Ahsan, orang yang mau belajar sangat keras, mau untuk mendengarkan saran-saran.
Mereka berdua berusaha keras menyesuaikan diri, memahami, menurunkan ego dengan perbedaan2 itu, demi tujuan besar menaklukkan dunia.
Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, terima kasih. Selamat menjalani masa pensiun yang tenang. Selamanya, Indonesia berutang budi kepada kalian.
Momen Calon Bupati nomor urut 01 Teguh Haryono Melanggar aturan yang telah disepakati "Nyelonong naik podium DEBAT KE DUA yang sejatinya adalah debat untuk Calon wakil Bupati" , Debatpun akhirnya dibubarkan KPUD
Ayo @idextratime@garagarabola_@SiaranBolaLive@theflankerID@FandomID_@InfosuporterID dan akun-akun gede lainnya, mulai sekarang tolong mulai edukasi masyarakat bola kita untuk realistis menghadapi round 3 nanti untuk menjaga ekspektasi.
Jangan sampe terulang kejadian di Piala Asia U23 kemaren karena ekspektasi terlalu tinggi akibat ketidaktahuan akan peta kekuatan sepakbola Asia.
Lawan kita nanti kemungkinan semuanya ranking 100 besar dunia. Kita bukan siapa-siapa. So, mari realistis, jaga ekspektasi, nothing to lose, dan jangan bikin pemain tertekan. Tapi tetap selalu pasang harapan dan beri doa terbaik untuk timnas! ๐ฎ๐ฉ