Akhirnya terkuak apa motifnya!
bermula dari komunikasi antara pelaku berinisial RS (43) dengan korban melalui aplikasi MiChat.
Keduanya kemudian menyepakati tarif untuk melakukan hubungan badan sebesar Rp250.000. Setelah mencapai kesepakatan, korban mengirimkan lokasi indekosnya kepada pelaku.
Setibanya di lokasi, pelaku dipersilakan masuk ke kamar korban. Setelah pintu dikunci, korban meminta pelaku mentransfer uang sesuai kesepakatan. Pelaku kemudian mengirimkan uang sebesar Rp250.000.
Namun, situasi berubah setelah terjadi tindakan pelaku yang membuat korban kesal. Korban kemudian meminta pelaku meninggalkan kamar. Bahkan, korban disebut sempat menendang pelaku dengan alasan ada tamu lain yang sedang menunggunya.
Perlakuan tersebut memicu kemarahan pelaku. Merasa sakit hati karena perlakuannya itu.