Mercy W210 E320 AT 1997 Elegance Smarack Black on Black. Spek:
1. Matic 5 speed
2. Jok electric
3. Interior full original
4. Jok kulit asli mercedes benz
5. Tilt steering
6. Airbag 4
7. List chrome body
8. Low Kit H&R titik 4
9. Lampu depan hella
Jual aja buat bangun rumah
ahok tidak kaget sewaktu ada berita perry gubernur BI mengundurkan diri:
- kalau dia jadi perry, dia bilang mungkin juga bakal mundur
- katanya bi punya independensi sendiri
- bukan kasir pemerintah
- beda sama kementerian keuangan
- kalau terus ada tekanan/statement pemerintah yang minta bi "tutupi" masalah
- misalnya kurang duit disuruh cetak uang, atau intervensi suku bunga dan kurs rupiah
- itu lama-lama bisa jebol
- ahok bilang gak tau pasti apa perry mundur karena kasus tertentu atau bukan
- dia bilang harus bangga karena ada kris
- itu semua berkat regulasi yang dibuat perry
- tapi ahok kasian juga ke destry plt sementara kalau pemerintah sendiri gak mau bangun kepercayaan pasar
- katanya masalah utama di dunia keuangan itu kepercayaan
- dan bi gak boleh dijadiin "kasir" pemerintah
- dia berharap bi bisa tetap kuat, bertahan, independen, dan berani nyuarain apa yang harus dilakukan
program baru pemda DKI
ngadain open dining transjakartaaa
Rutenya dari House Of Tugu - Monas - Sarinah - HI trus balik lagi ke House Of Tugu
infonya bakal launching di Agustus nanti dan beli tiketnya bisa di apps Klook / Transjakarta
Kabarnya Burhanuddin Abdullah yg akan jadi gub baru BI. Alamakkk.
Usia 79 thn. Pernah masuk penjara. Dan pasti akan comply dg permintaan RI1, meski risiko moneter mengintai.
Harusnya Chatib Basri atau Mari Pangestu yg jadi Gub BI. Tapi RI1 butuhnya yes man, bukan teknokrat.
Kabar mundurnya Perry Warjiyo itu VALID. Dia resmi mundur per 26 Juli 2026 di tengah masa jabatan keduanya yang harusnya habis 2028. Alasan resminya? Klasik: "alasan pribadi". Tapi faktanya, dia mundur tepat saat Rupiah babak belur nyaris menyentuh Rp18.000 per dolar AS akibat kekacauan global. Sekarang posisi itu dipegang sementara oleh Destry Damayanti.
1. Tragedi Bank Sentral
Mari kita bicara jujur dan buang jauh-jauh bahasa diplomatis yang membosankan. Ketika seorang gubernur bank sentral—baik di Indonesia, Turki, Argentina, atau Inggris—tiba-tiba mundur di tengah jalan, alasan "pribadi" atau "kesehatan" itu 99% adalah omong kosong.
Baru baca laporan keuangan Fore Coffee semester I 2026, dan ternyata pendapatannya udah tembus Rp1 triliun. Cuma dalam 6 bulan.
Ini yang bikin saya penasaran, gimana caranya.
Angka persisnya Rp1.004.934.782.303, naik dari Rp662,3 miliar di periode yang sama tahun lalu. Growth-nya lumayan gila, di atas 50% dalam setahun. Padahal persaingan coffee shop sekarang udah rame banget.
Yang menarik sebenernya bukan cuma omzetnya sih, tapi margin labanya. Laba bruto mereka Rp622 miliar, artinya margin sekitar 62%. Buat bisnis F&B, ini termasuk tinggi.
Salah satu pendorongnya ternyata Fore Donut. Lewat anak usahanya, PT Cipta Favorit Indonesia, gerai donat mereka nambah dari 2 jadi 10 dalam 6 bulan. Strategi jual kopi bareng camilan ini kelihatannya lumayan ngefek ke rata-rata belanja pelanggan.
Gerai kopi di Indonesia juga terus nambah, dari 316 jadi 363. Sementara di Singapura mereka masih di angka 4 gerai, belum ada penambahan. Kayaknya fokus mereka masih di dalam negeri dulu.
Hal lain yang cukup menarik, akumulasi rugi mereka mengecil. Dari Rp177,8 miliar di akhir 2025 jadi Rp121,3 miliar per Juni 2026. Ini didorong laba bersih Rp56,4 miliar selama periode berjalan.
Soal modal, dana hasil IPO April 2025 (harga Rp188/lembar) kelihatannya dipakai dengan cukup terarah. Kas dan bank mereka sekarang Rp263,9 miliar, dan mereka belanja aset tetap Rp107,6 miliar buat buka 47 kedai baru.
Intinya, Fore kelihatan udah mulai keluar dari fase startup yang biasanya masih rugi terus, menuju bisnis yang lebih stabil secara finansial. Margin di atas 60%, udah untung, ekspansinya juga nggak ngawur.
Menarik buat dilihat lanjutannya beberapa kuartal ke depan.
cc : muh.taufiqnurhidayat