Python and ML Books for FREE!
- Intro to ML
- ML Projects
- Think Python
- Python for Data Analysis
If you want a FREE copy,
1. Like + Repost
2. Comment 'Python'
3. Follow me @python_spaces so that I can DM you.
DISEWAKAN apartemen di Vasaka Solterra, Jakarta Selatan. 1 bedroom luas 36m2, semi furnished sudah ada 1 unit AC. Monggo yang pengen tinggal di Jaksel 🤗
For RENT/DISEWAKAN
1-Bedroom apartment for rent at Vasaka Solterra, South Jakarta. Semi-furnished with a stunning pool view. For more information, contact me!
@investorgabut Ada tips ngga bang gmn dpt kerja remote dengan bayaran $$ ? Dan apakah ini terbuka di semua bidang atau hanya bidang tertentu aja? (Krn kalo emg hanya di bidang tertentu kudu bikin agenda untuk upskill dulu hehe)
Dear Data Analyst/Scientist.
Read these books and you'll be miles ahead in your Data journey.
To get it:
1. Follow me (so I can DM you)
2. Like and retweet
3. Reply with "Data"
"Negara Kita Belum Baik-baik Saja"
Jika kita bertanya pada masyarakat Indonesia di zaman "yang kita sebut dijajah Belanda selama 350 tahun" dulu, saya yakin banyak masyarakat saat itu yang bilang: kita tidak dijajah.
Kehidupan saat itu ya berjalan seperti biasa. Normal.
Petani ya bertani. Pedagang ya berdagang. Buruh ya bekerja. Pengusaha ya sama saja.
Tak jauh beda sama sekarang.
Jadi, jika saat itu ada beberapa tokoh yang sekarang kita sebut Pahlawan Nasional mengajak masyarakat mengusir Belanda, ya pasti BANYAK YANG TIDAK MAU.
Masyarakat umum selalu merasa nyaman dengan status quo. Meski hidup mereka sulit. Atau meski hidup mereka diperlakukan tidak adil. Kebanyakan masyarakat akan memilih untuk diam.
Tokoh agama, pegawai pemerintah Belanda, pegawai badan usaha milik Belanda, pegawai rumah sakit, pengusaha, dan semua orang-orang yang tergolong "pintar" zaman itu, sering kali memilih "aman" untuk menyelamatkan pekerjaannya.
Istilah PENJAJAHAN saat itu, tidaklah sehitam-putih seperti yang kita bicarakan ketika kita sudah merdeka. Saat itu, penjajahan itu kehidupan "normal".
Contoh lain: Orde Baru. Di zaman orba, kita dibungkam. Soeharto adalah presiden yang tak boleh dikritik dan putusannya bersifat mutlak. Namun, jika saat itu kita ajak orang untuk melawan Soeharto, ya pasti banyak yang tidak mau.
Mengajak orang untuk melakukan perjuangan melawan pemerintah otoriter saat itu juga sulit. Lebih banyak orang yang memilih "cari aman".
Saat ini... Sekarang ini... mungkin banyak yang memandang reformasi adalah "perjuangan terakhir" karena keadaan saat ini sudah "normal".
Tidak. Keadaan sekarang pun belum saatnya kita sebut "normal". Masih banyak sekali yang seharusnya kita perbaiki. Dan itu perlu perjuangan dari diri kita semua.
Dari hal yang terkecil, kondisi di mana orang masih buang sampah sembarangan, tidak mau antri, hingga perilaku korupsi yang masif termasuk di kalangan penegak hukum. Semua menunjukkan kondisi negara kita belum baik-baik saja.
Masih banyak yang harus kita perjuangkan. Saya dan Anda. Iya, Anda.
Meski saya tahu, kebanyakan dari Anda akan merasa mau berjuang apa lagi, kita sudah merdeka...
Saya sadar, mengajak orang lain untuk berjuang memperbaiki keadaan itu selalu sulit. Baik dulu maupun sekarang.
Are you aspiring to earn $50,000 per month?
I have curated a list of Money-Making Courses
I usually sell for $399 USD, but for next 24 hours, its FREE
Repost + Comment "Courses" & I will DM you for free
(Must be following @ahuja_priyank)
Applicable for only first 500 People