Nerd. Brews coffee, accidentally writes, deploy, and maintain code. Tweets are my own, sometimes in English sometimes in Bahasa Indonesia. The avatar is not me.
Scratching my own itch, I created a kubectl-like tool suitable for #selfhosted#homelab. Built on top of docker-compose and SSH.
Similar to #Kubernetes but without automatic stuffs. Your laptop is the controlplane, use your existing VMs as the nodes.
https://t.co/ElO8ULwYSd
Indonesia Game Rating System is labeling adult sexual content games as suitable for 3+ yo
while award winning games such as Claire Obscure and Metal Gear Solid Delta are labeled not fit for distribution in Indonesia
Sorry I stopped believing this was written in a good faith. Apa yang dicari sih mas? Tiap tahun kok dijadikan agenda rutin? Soalan khilafiyah ini tiap pihak rasanya sudah menemukan jawaban dan menentukan pilihan. What’s the incentive? For this matter, I think enough is enough.
Aku pernah mengajar di KELAS PRAKERJA.
Itu kan GRATIS ya.
Tahu gak POV-ku sebagai pengajar gimana?
Sebagai gambaran:
Tiap kelas berlangsung 5 hari.
Tiap sesinya 3 jam.
Itu aku berasa bicara dengan tembok 🥲
Hampir semuanya OFF CAM dan PASIF.
Buka sesi tanya jawab,
gak ada yang nanya.
Lalu, pas dikasih tugas tahu gak apa yang kudapat?
Anggap ada 15 peserta.
Itu bisa 10-12 nya ngerjain asal-asalan.
Bahkan ada yang kelihatan banget pake chatGPT 😭
Ya, kelas gratis sering yang datang MENTAL GRATISAN.
Mau cerita lain dari contoh ilmu yang dikasih GRATIS?
Aku punya grup menulis.
Terbuka dan gratis untuk umum.
Semua bisa diskusi dan belajar di situ.
Tapi, KALAU MAU ✨
Karena yang kudapat banyak banget SILENT READER.
Tiap aku sharing materi,
sepi dari tanggapan.
Padahal yang "seen" itu banyak banget.
Sementara itu, di balik materi webinar hingga komunitas, ada effort yang kucurahkan. Ada waktu yang kugunakan buat nyiapin materi. Ada pengalaman yang kubagi cuma-cuma.
Di situ aku punya kesimpulan:
MENTAL GRATISAN dan MENTAL SIAP BAYAR itu berbeda ✨
Contoh:
Aku beberapa kali itu bootcamp berbayar.
Di sana suasananya aktif sekali.
Sesi tanya jawabnya hidup.
Tugas dikerjain sungguh-sungguh.
ILMU BERBAYAR ternyata jauh lebih dihargai dari ILMU GRATISAN.
Nah, kalau ada yang bilang "Kok ujung-ujungnya jualan kelas?"
Ya, buat menyaring siapa saja yang siap dengan ilmu.
Termasuk menghargai yang membagikan ilmunya ✨
@ainunnajib buat kawalmbg (.)com : crowd-sourced MBG report
menurutku ini ide yg paling practical dan feasible karena pengalaman cak ainun dari kawalpemilu dkk.
bisa lgsg memberi impact jg.
ide yg lain spti OjekRakyat menurutku bkl lama sampe bisa berdampak, dan kawalindonesia too vague
Teman-teman, saya Bayu, post di sini sebagai kuasa hukum Ibam 🙏🏼
Kami ingin berbagi apa yang terjadi pada persidangan minggu pertama Ibam. Ketika sidang, banyak fakta yang terungkap, baik dari saksi maupun barang bukti.
1/9🧵
Meet Ibrahim Arief. A top-tier Indonesian engineer involved with some of the nation's best-known tech unicorns. Now he's under arrest, awaiting trial in a politicized case that's deeply hurting Indonesia's reputation. His story is distressing. 1/6
Di Mens Rea-nya @pandji , poin tentang kelas menengah nggak bisa beli rumah itu lebih substansial kalau mau ditelaah lebih jauh.
Kemudian ada poin tentang kesehatan mental, juga mengenai polisi korup. Yg diramein malah soal Gibran.
Emang ketaker aja otak mereka.
Introducing Claude HUD!
A Claude Code plugin that shows you:
· context remaining in the session
· what tools are executing
· which subagents are running
· claude's to-do list progress
Easy installation guide below ↓