Klo soal ga setuju sm lgbt karena kepercayaan/agama, thats okay. Tapi faktanya Tempo hanya bilang kalau lgbt harus dpt HUMAN RIGHTS, which is non negotiable. Kekerasan dan genosida adalah tindak kriminal, dan SEMUA MANUSIA harus dapat perlindungan dari hal tersebut, termasuk lgbt
“Lgbt itu jahat, lgbt itu bahaya, lgbt itu ancaman, lgbt this, lgbt that”
Coba baca komen-komen di postingan tempo ttg awareness diskriminasi terhadap lgbt. Harusnya lu bisa menilai, siapa yg jahat, siapa yang bahaya, dan siapa yang bener-bener mengancam.
Anak LGBT bukan aib dan bukan penyakit. Mereka tetap manusia yang layak dihormati. Menyalahkan orang tua karena memiliki anak LGBT sama seperti menyalahkan orang tua karena anaknya terlahir kidal. Yang dibutuhkan keluarga adalah kasih sayang dan pengertian, bukan stigma. Bagaimana menurut anda?
Saya lihat banyak yang marah pada @tempodotco karena mengangkat isu kekerasan dan kriminalisasi terhadap LGBT. Sebaiknya kita pahami dulu pesannya sebelum memboikot.
Membahas kekerasan terhadap suatu kelompok tidak sama dengan mendukung perilaku menyimpang kelompok tersebut.
Orang boleh menolak praktik LGBT karena alasan agama, budaya, atau keyakinan pribadi. Itu haknya.
Namun, tidak ada yang boleh menjadi korban kekerasan, persekusi, pengeroyokan, atau penghinaan hanya karena identitas atau orientasinya.
Liat orang ciuman : videoin, hakimin, viralin
Liat orang dilecehin : "tunggu dari dua sisi dulu deh, kan kita ga bisa juga ngejudge dari satu sisi doang. siapa tau dia juga yang salah"
Liat orang ciuman : videoin, hakimin, viralin
Liat orang dilecehin : "lagian dia juga sih..."
🚨 BREAKING NEWS 🚨
👤: "Gila, mahasiswa ITB akhirnya keluar dari zona nyaman dan turun ke jalan! Negara lagi darurat kah?!"
🧠: "Lebih parah dari itu..."
👤: "Hah? Rezim tumbang? Krisis ekonomi?!"
🧠: "Kagak, gerbang kampus dicoret pilox suporter, jalanan stuck total, mereka kelaparan gak bisa pesen GoFood 3 jam."