Coba kemenhan, panglima tni berpikir dulu deh. Buat apa rekrut terlalu banyak calon jendral kalo pos job nya sedikit ???
Coba diatur dulu buat peta jabatan deh. Jangan sampe keulang lagi pengisian jabatan lulusan jendral" ini ngambil ranah sipil, kami juga susah payah naik jenjang kok tau tau diisi sama militer 😮💨🤦
Lu nyadar ga, tiap kondisi lagi ruwet entah itu ekonomi lagi seret atau berita politik bikin muak tiba tiba obrolan soal sepak bola jadi makin kenceng.
Banyak yang bilang sih wajar karena bola emang pelarian paling gampang. Tapi kalo diperhatiin polanya, narasi sepak bola itu sering dipake buat ngalihin isu penting.
Mundur ke moment tahun 1998, pas situasi negara lagi panas panasnya & krisis lagi parah parahnya tiba tiba euforia piala dunia dateng disaat yang kelewat pas. Jutaan orang mendadak lupa sama demo & antrian sembako karena sibuk mantengin layar kaca alias fokus 1 negara bisa dibikin jinak secepet itu cuman lewat pertandingan sepak bola.
Pola ini masih terus keulang sampai hari ini, coba kita liat waktu kampanye politik atau pas timnas lagi bagus bagusnya, pejabat langsung mendadak jadi pakar taktik di medsos, muka mereka nampang segede gaban di spanduk spanduk jalanan buat ngasih selamat ke pemain. Belum lagi kadang duit daerah terang²an disedot buat ngidupin klub, padahal di kota yang sama, fasilitas kesehatan dan fasilitas umumnya masih morat marit, anehnya lagi malah banyak fans yg maklum dan bilang "yaa mending duitnya buat bola daripada dikorupsi" padahal nyatanya dapur sepak bola kita juga sebenernya bobrok mulai dari kasus gaji pemain yang nunggak, main mata sama wasit, sampai lobi lobi dibalik layar yang udah jadi rahasia umum yang sejujurnya males dibahas.
Fanatisme buta ini yang bikin kita tuh gampang banget buat dimanfaatin karena di industri bola global ini nyatanya negara kita cuman ditaroh di kursi konsumen, kita rajin beli jersey ori klub eropa, rela begadang nonton liga luar dan ikutan mgerayain piala punya negara lain. Tapi giliran disuruh serius bangun pondasi sepak bola sendiri eh kita malah jalan ditempat.
Dan buat para petinggi, ngasih tontonan bola 90 menit lebih itu jauh lebih gampang dan bisa dapet tepuk tangan lebih kenceng dibanding harus repot nepatin janji ngebenerin hidup masyarakat.
Sedihnya lagi, kita ngerasa lagi ngebela sebuah kebanggaan, nyatanya sebenernya kita cuman lagi dicekokin candu biar anteng dan ga banyak nuntut
🚨 Rakyat Papua di Intan Jaya melakukan long march atas kejadian pembantaian beruntun oleh TNI. #PapuaDaruratMiliter
- Ibu Merkina Duwitau & bayi tujuh bulan dalam kandungan meninggal kena peluru TNI nyasar
- Bapak Pendeta Elianus GKII dan Okto Tigau usia 19 tahun tewas ditembak aparat,
- Pastur Gereja Katolik Yanuarius dan 2 pekerja gereja yang mobilnya ditembaki.
This is so heartbreaking 💔💔
#IndonesiaGelap
‼️SEJARAH BESAR BAGI OLAHRAGA INDONESIA‼️
Untuk pertama kali dalam sejarah, lagu Indonesia Raya berkumandang di World Climbing Series nomor lead.
Climber muda berusia 20 tahun asal Kediri, Putra Tri Ramadani a.k.a Srondeng meraih emas di World Climbing Series 2026 Praha, Rep Ceko, dini hari tadi.
Srondeng juga menjadi orang Asia Tenggara pertama dlm sejarah yg meraih emas World Climbing Series nomor lead.
Dahsyat, Srondeng!!!!
Selamat!!!!
Sekarang ini apa-apa AI, kerjakan itu pakai AI, kerjakan ini pakai AI, sudah malas, tidak bisa membuat prompt dengan baik dan benar, tidak memberikan feed referensi yang "original", maunya pakai yang gratisan pula... Ini lah realita yang terjadi, BRIN tidak memberikan alasannya?
Huge erupt at the Marapi volcano in the West Sumatra Province of Indonesia 🇮🇩 (30.05.2026)
The height of the ash column reached 2,000 m above the summit.
Jangan hype lagu MBG yang bahlul-bahlul itu. AI, shallow, dan imo terasa dibuat untuk desensitize masyarakat sama politikus berbahaya. Inget gemoyfication 02? Young voters + lower income class ate that shit up, we can't, CAN'T let that slipped out again.
Kalau logikanya cuma “mata uang melemah = wisatawan otomatis membludak” harusnya negara yang lagi krisis berat kayak Zimbabwe & Venezuela jadi destinasi wisata paling rame. Nyatanya? Enggak.
Wisatawan asing juga punya pertimbangan banyak hal: kuran gnya keamanan, tidak stabilnya negara, meningkatnya kriminalitas, rendahnya kualitas infrastruktur, sampai kondisi sosial masyarakat yang lagi kacau.
Contohnya Venezuela dan Zimbabwe. Saat krisis ekonomi dan hiperinflasi meningkat, pariwisatanya justru ikut terpukul karena wisatawannya merasa engga aman dan engga nyaman.
Jadi kurs murah kalau enggak dibarengi ketidakstabilan & meningkatnya rasa tidak aman, wisatawan juga enggan dateng.
So, sudah berapa puluh kali Handai Tolan sekelian akhir-akhir ini mengetahui berita-berita kebencanaan dalam negeri dari media asing seperti ini?
Inilah satu dari jutaan ketidakbecusan rezim saat ini dalam mengelola negara.
Terima kasih banyak, TVRI. Selayaknya seperti dokumenter Pesta Babi, lewat konten ini lagi-lagi kami disuguhi dokumentasi yang menayangkan fakta, bahwa pejabat negara kita (sangat) goblok dalam memilih prioritas.
LAGIIIII...... INNALILLAHII... 😭😭
2 perempuan juga meninggal karena keracunan asap karbon monoksida dari genset & 2 perempuan temannya masih dirawat di RS. Terjadi saat listrik mati massal di seluruh Sumatra kemarin malam juga.
TKP di toko aksesoris HP “Indrapura ACC”, Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara.
Meninggal:
RR (24 tahun), warga Tebing Tinggi
AA (22 tahun), warga Serdang Bedagai
Dirawat:
M (22 tahun)
DCA (17 tahun)
Kronologi:
A massive fire is burning in a gas pipeline following an explosion this morning in Gampong Blang Rubek, Lhoksukon District, North Aceh Regency, Aceh Province, Indonesia 🇮🇩 (May 22)