Kalau memang cuma penasaran, lebih baik mundur. Dia berusaha sekuat tenaga untuk menyembuhkan luka, lantas bagaimana kau tega menancapkan luka diatas luka yang belum kering sepenuhnya?
Tadi aku jatuh, trs bikin story' di Wa, eh kamunya tanya ada yg luka gak?
Tau gak sih, yg luka itu hati aku. Apa aku harus sakit dulu baru kamu bisa perhatian?
Entahlah, aku yang seharusnya hanya menghibur kesepianmu kini menjadi egois ingin tertawa bersamamu. Hingga keegoisan itu merubahku menjadi manusia yang tak tahu diri dan tak sadar posisi.
Udah, kalau gak bisa dipertahankan ya lepas. Jangan menuntut untuk dibahagiakan. Ga semua yg dipaksakan berakhir baik. Kalau memang harus berakhir, lebih baik akhiri sekarang dengan baik-baik
Gue pingin nunjukin ke anak gue kalau dunia gak sepenuhnya mengerikan, gue mau anak gue mengenal dunia yg indah, penuh kasih sayang, dunia yang bikin dia selalu tersenyum tanpa ada luka sedikitpun
Tadinya gak sakit, cuma pas denger kamu cerita mau ngebahagiain dia, tiba² sesek gitu. Ya udah deh demi formalitas, aku juga ikut berdoa buat kamu. Bahagia selalu ya :)
@FiersaBesari Sebenarnya kita tau, sakit adalah konsekuensi ketika kita memutuskan untuk memulai, akan tetapi masih ada harap-harap bahwa kisah ini akan berakhir bahagia. Lantas bisakah berakhir bahagia di harapkan dan jika bahagia bukankah seharusnya tidak berakhir?