Dalam perjalanan pulang, pasca aksi, tiba-tiba perahu nelayan dihadang oleh 2 speedboat milik Polairud Polda Sulsel. Perahu nelayan dipepet/ditabrak dan alat kendali perahu (stir) dirusak. Perahu terus didorong hingga penumpang/nelayan yang ada di atas hampir terjatuh ke laut.