“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
Di-notice ekonom amrik lho ya 😹🫵
Jujur ini harusnya memalukan banget wkwk. Program yang dibangga-banggain cuma jd lahan basah buat dikorupsi.
Ga bisa dinafikan kalau 'Embegek' ini salah satu faktor terbesar situasi ekonomi negara kita kayak skrg.
SHAME ON U, MR. PRES!
18.11, sebagian anak UI pulang sepertinyaa.. tapi masih terpantau padat dengan massa yang lain.
Lebih baik pulang sebelum hilang! terima kasih banyak untuk semangatnya hari ini
Walau kita tahu PRESIDEN KITA BUDEG
ccthread: ayuchaira
Buat yang MALAS MEMBACA tapi BUKAN PARJO PARCOK. Saya bantu translasi article the Economist biar ga IKUTAN DUNGU teriak antek asing dan "semua akan hilang ketika IHSG bullish":
"Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, pernah menyaksikan negaranya hancur sebelumnya. Itu terjadi pada tahun 1998, saat krisis keuangan Asia. Kala itu, runtuhnya ekonomi memicu protes massa dan tumbangnya bapak mertua Pak Prabowo, Suharto, seorang diktator yang terkenal korup. Peristiwa itu juga melemparkan Pak Prabowo, yang sempat berharap bisa menggantikan Suharto, ke dalam pengasingan politik. Butuh waktu seperempat abad baginya untuk merangkak kembali, hingga akhirnya berhasil meraih kursi nomor satu pada tahun 2024.
Jadi, Anda mungkin berpikir dia akan sangat berhati-hati terhadap krisis fiskal lainnya: Anda salah.
Pemimpin negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia ini telah memusatkan kekuasaan dan mengelilingi dirinya dengan sekelompok penjilat. Dia mendepak menteri keuangan yang dihormati dan menggantinya dengan Purbaya Yudhi Sadewa, yang pernah menyebut IMF "bodoh" dan mengatakan kepada The Economist pada bulan April bahwa presiden tidak perlu khawatir tentang "perkembangan ekonomi global [atau] harga minyak dunia". Para pelaku bisnis di Indonesia takut untuk bersuara, mungkin karena Pak Prabowo adalah mantan jenderal antikritik dengan rekam jejak hak asasi manusia yang dipertanyakan, atau mungkin karena belakangan ini dia kerap mengintimidasi bisnis-bisnis besar.
Pak Prabowo tampaknya mengisolasi diri dari kenyataan. Jadi, dia mungkin tidak akan mendengarkan nasihat yang masuk akal. Namun, inilah beberapa masukan untuknya. Proyek-proyek kesayangannya tidak terjangkau. Sebelum perang Iran, menghabiskan proyeksi 10% dari anggaran hanya untuk dua proyek saja—makan siang gratis di sekolah dan jaringan 80.000 koperasi desa—hanya sekadar pemborosan. Sekarang, krisis energi telah menghapus semua ruang untuk melakukan kesalahan. Pak Prabowo harus mengubah arah atau menghadapi risiko krisis.
Dia harus memotong pengeluaran untuk proyek-proyek kesayangannya, atau memangkas subsidi bahan bakar fosil Indonesia yang sangat besar, atau melanggar undang-undang yang membatasi defisit anggaran sebesar 3% dari PDB. Setiap pilihan memiliki risiko. Memangkas proyek mubazirnya akan membuatnya tampak lemah. Membiarkan harga energi naik akan mengundang kerusuhan. Jadi, Pak Prabowo mungkin akan mengambil jalan ketiga: membiarkan defisit menembus batas hukumnya.
Itu akan menjadi sebuah kesalahan. Memang benar, batas 3% adalah angka sewenang-wenang yang disalin-tempel dari Perjanjian Maastricht Eropa. Namun sejak krisis 1998, angka itu telah menjadi sinyal bahwa pemerintah Indonesia serius menjaga disiplin fiskal. Sekarang para investor mulai cemas. Pembayaran bunga sebagai bagian dari pendapatan pemerintah melonjak tajam. Lembaga pemeringkat kredit sedang bersiap untuk menurunkan peringkat. Di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, modal asing senilai $6 miliar telah keluar dan rupiah telah melemah sebesar 11% terhadap dolar ke rekor terendah. Menjebol batas anggaran akan mendorong biaya pinjaman menjadi lebih tinggi.
Bahkan saat dia membuat ekonomi menjadi lebih genting, Pak Prabowo juga mengikis demokrasi Indonesia. Oposisi legislatif hampir sepenuhnya dilumpuhkan, dan proposal untuk mengakhiri pemilihan langsung gubernur provinsi bukan merupakan pertanda baik. Masyarakat sipil diintimidasi. Ruang untuk berbeda pendapat sangat sedikit, dan jika ada, minim pergulatan kreatif antar-gagasan yang saling bersaing. Terlalu banyak hal yang bergantung pada naluri seorang mantan tentara tunggal yang mendapat saran buruk.
Dia perlu mendengar kebenaran yang pahit. Ya, bahan bakar murah memang populer. Namun hal itu mendorong konsumsi di tengah situasi kelangkaan. Ya, orang-orang menyukai makan siang gratis di sekolah. Namun memberikannya kepada semua orang adalah pemborosan. Lebih bijaksana untuk fokus pada ibu hamil dan balita dari keluarga miskin, yang membutuhkan nutrisi lebih baik guna mencegah stunting (tengkes). Ya, petani Indonesia kerap diperas oleh tengkulak saat membeli pupuk. Namun ada cara yang lebih murah untuk mengatasi hal ini ketimbang membangun 80.000 koperasi desa, yang kemungkinan besar justru rentan korupsi. Dan ya, batas defisit 3% bisa saja dinaikkan suatu hari nanti. Namun pertama-tama, Pak Prabowo harus meyakinkan pasar bahwa keuangan Indonesia berada di tangan yang aman.
Persimpangan jalan baru
Indonesia telah membuat kemajuan besar dalam seperempat abad terakhir. Di bawah serangkaian pemerintahan yang cukup pragmatis, pendapatan per kapita telah meningkat lebih dari dua kali lapor dan demokrasi mulai berakar. Pak Prabowo bukanlah penguasa kleptokratis seperti mendiang bapak mertuanya, tetapi dia sedang mengikis kemajuan yang telah dicapai negaranya sejak masa-masa kelam dulu.
Presiden harus berhenti mencoba membungkam oposisi di legislatif, media, dan masyarakat sipil. Perbedaan pendapat yang tidak menemukan saluran dalam politik akan tumpah ke jalanan, seperti yang terjadi dalam kerusuhan tahun lalu. Bersikeras bahwa oposisi harus "sopan" adalah resep yang suatu hari nanti justru bisa mengubahnya menjadi kekerasan.
Masih ada harapan. Pak Prabowo peduli dengan warisan kepemimpinannya. Jadi, dia perlu menyadari bahwa negara kepulauan yang sangat besar, luas, dan multi-etnis seperti Indonesia tidak bisa begitu saja diberi perintah layaknya sebuah unit tentara. Indonesia membutuhkan seorang panglima tertinggi yang mendengarkan banyak suara, bukan yang mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang hanya bisa berkata "ya""
#intinyadeh jurnalis di Medan diduga diculik anggota TNI abis nulis investigasi ttg dugaan praktek ilegal kondensat & judi tembak ikan di Kab. Langkat.
> Diajak ketemu di cafe sama seorang wartawan
> Pas dtg, didatangi 2 org gak dikenal, HP direbut, diseret masuk mobil
(1/2)
KPR SUDAH BAYAR 6 TAHUN, POKOK HANYA BERKURANG 50 JT,
BAIKNYA GMNA?
Gue mau breakdown satu kasus KPR nyata biar kalian bisa baca situasi serupa dengan lebih melek.
Pinjaman awal: Rp700 juta
Direalisasi: Februari 2020
Tenor: 300 bulan (25 tahun)
Jatuh tempo: Februari 2045
Suku bunga saat ini: 12,99% per tahun
Cicilan bulanan: ±Rp8 juta/bulan
Sudah berjalan: cicilan ke-74 (sekitar 6 tahun)
Sisa pokok utang: masih Rp649,5 juta
Tunggu sudah 6 tahun bayar, tapi pokok turun cuma Rp50 juta?
Ya.
Dan ini yang bikin banyak orang kaget ketika akhirnya ngecek detail KPR-nya.
Inilah yang namanya sistem anuitas cara hitung cicilan yang dipakai hampir semua KPR di Indonesia.
Di awal tenor, porsi bunga jauh lebih besar dari porsi pokok.
Dari cicilan Rp8 juta per bulan itu, sekitar Rp7,29 juta adalah bunga,
dan hanya Rp768 ribu yang nyicil pokok utang.
Artinya?
Dari sekitar Rp576 juta total yang sudah dibayar selama 6 tahun, mayoritas besar masuk
ke kantong bunga
bukan
mengurangi utang pokok secara signifikan.
Sekarang mari hitung total beban sesungguhnya:
- Total cicilan selama 25 tahun: Rp8.058.600 × 300 = ±Rp2,4 miliar
- Pinjaman awal: Rp700 juta
- Total bunga yang dibayar: ±Rp1,7 miliar
Jadi rumah seharga Rp700 jutaan, setelah 25 tahun selesai,
efektif dibeli seharga Rp2,4 miliar.
Lebih dari tiga kali lipat harga awal.
Apakah ini salah?
Tidak ini memang konsekuensi KPR bunga floating jangka panjang.
Tapi banyak yang tidak menyadarinya saat tanda tangan.
Yang perlu diwaspadai: Bunga 12,99% itu tinggi.
Ini bukan bunga fixed promo
ini sudah floating rate setelah masa fixed habis.
Rata-rata bunga KPR pasar saat ini di kisaran 9–11%.
Artinya ada selisih sekitar 2–4% per tahun yang berdampak sangat besar dalam jangka panjang.
Kabar baiknya:
ini bisa diperbaiki lewat refinancing atau take over KPR ke bank lain dengan bunga lebih rendah.
Opsi yang bisa dipertimbangkan:
1. Take Over / Refinancing KPR
Pindahkan sisa pokok ±Rp649 juta ke bank lain dengan bunga lebih kompetitif. Kalau bisa dapat bunga 9–10%, cicilan bulanan bisa turun signifikan dan total bunga bisa hemat ratusan juta.
Bank yang saat ini dikenal kompetitif untuk KPR:
Bank BTN Subsidi (FLPP) untuk rumah subsidi, bunga 5% flat, tapi ada batasan harga properti dan penghasilan.
Bank BCA bunga KPR saat ini sekitar 8,5–9,5%, proses cepat, layanan digital bagus. Cocok untuk yang butuh kepastian dan kenyamanan layanan.
Bank BRI opsi KPR take over tersedia, bunga kompetitif di kisaran 9–10,5%, jaringan luas terutama di luar Jawa.
Bank Mandiri bunga KPR sekitar 9–10,5%, keunggulan di fleksibilitas tenor dan promo fixed rate awal yang panjang (bisa sampai 3–5 tahun fixed).
Bank BSI (Syariah) kalau ingin akad syariah, skema murabahah atau musyarakah mutanaqisah. Harga jual fix dari awal, tidak ada floating rate. Cocok bagi yang ingin kepastian angka dari hari pertama sampai lunas.
2. Percepat Pelunasan Pokok
Kalau tidak mau pindah bank,
strategi terbaik adalah
bayar ekstra ke pokok
setiap ada rezeki lebih.
Tidak perlu besar tambahan
Rp500 ribu–1 juta per bulan ke pokok bisa memotong tenor bertahun-tahun dan menghemat puluhan hingga ratusan juta bunga.
Tips sebelum take over:
Cek biaya penalti pelunasan awal di kontrak KPR sekarang —Lbiasanya 1–3% dari sisa pokok.
Hitung apakah penghematan bunga di bank baru lebih besar dari biaya pindah. Kalau masih menguntungkan, pindah adalah pilihan cerdas.
KPR bukan sekadar "cicilan sekian per bulan."
KPR adalah komitmen finansial puluhan tahun yang kalau tidak dibaca dengan cermat,
bisa menelan tiga kali lipat nilai aset yang kamu beli.
Cek bunga KPR-mu sekarang.
Kalau sudah masuk masa floating dan angkanya tinggi itu waktunya bergerak, bukan diam.
Ini bukan saran keuangan profesional. Konsultasikan keputusan refinancing dengan konsultan atau perencana keuangan sebelum mengambil langkah.
bener2 anj banget ibunya. uda tau anak kesakitan nangis kek gt diem bae.
trus ini NYAI model apa, malah nyakitin anak kecil dg dalil biar adeknya bisa tidur nyenyak😭💔
Peristiwa kecelakaan tragis yang menimpa seorang siswi SMP di Ambon kembali menjadi sorotan. Hingga memasuki hari ke-41 pascakejadian, keluarga korban menilai belum ada kejelasan tanggung jawab dari pihak TNI. Diketahui, insiden terjadi pada awal Maret 2026, saat korban yang tengah dibonceng sepeda motor diduga bersenggolan dengan truk militer yang melintas dalam iring-iringan. Korban kemudian terjatuh dan terlindas, hingga mengalami luka serius di bagian kepala dan organ dalam. Selama lebih dari satu bulan, korban masih menjalani perawatan intensif.
Jadi gini bang @zoelfick
Dari awal akun ini ada, kalo malem itu ada salah satu hiburan netijen sebelum tidur yaitu menonton deretan mobil nanjak Si Karim, survey membuktikan 99,9% sangat terhibur, apalagi kalau yang gagal menanjak adalah mobil.........
*low battery 📵
Orang yang terlalu irit bakal susah mulai bisnis, karena ide bisnis kadang2 datang dari pain point kita sebagai pembeli. Barulah muncul ide buat bikin solusinya