🚨
Guys ini PENTING BANGET! Baca tuntas!
Gmn cara nolong keracunan minum fanta campur racun tikus??
1. Keplak ndase koncone sek 😠
2. Anggap gawat darurat serius, even orangnya masih sadar
3. Lgsg bawa UGD terdekat segera sambil bawa bungkus racun tikus yg dipake
4. JANGAN memancing muntah!
5. JANGAN asal nyuruh minum, even air putih, susu, air kelapa, atau penawar rumahan lain
6. Klo masih ada sisa cairan di mulut, minta pasien ludahin/bersihin hati2 di sekitar area mulut, tp JANGAN merangsang muntah!
7. Klo korban tbtb ngantuk/penurunan kesadaran, tp masih bernapas normal, posisikan miring mantap & pantau terus napas korban
8. Klo ada tanda2 henti jantung (gk merespons & gk bernapas normal), CPR segera on the spot!
cakep ih kalimatnya:
“ngga semua konflik itu masalahnya di komunikasi. Kadang masalahnya di kapasitas intelektual dan emosional, mau sebanyak dan sejelas apa kita menjelaskan, kalo kemampuan berpikir dan kematangan emosionalnya ga setara, dia tidak akan mengerti dan memahami substansi masalahnya apa”
bener juga sii.., ngejelasin hal kompleks ke orang yg belum mature emosinya cuma menguras energi. Protect your sanity, pahami boundaries dan mending save ur time buat hal yg worth it yah! 🤍🫶🏻
WARGAAAA X, AKU KAYA RAYAAAAA🥹 abis keluar ruang operasi :
SUAMI: "sayang km hebat ana kita cantik mirip kamu" (cium kening)
MAMAKU: "Alhamdulillah tinggal sehatnya, semua lancar, hebat anak mama" (cium kening)
PAPA MERTUA: Alhamdulillah, lancar ya selamat ya, nanti ari-arinya biar papa yg kuburin dirumah" (ngelus kepala)
MAMA MERTUA: "makasih udh kasih mama cucu cantik ya, selamat ya sayang udh jadi ibu" (ngelus pala+cium kening)
Makasih yaallaaahh atas rezeki ini✨😭🥹
cc : 2nd_layers
Suka banget denger analogi ini:
“Apa yang kita lakuin di private, pasti bakalan keliatan di public.”
Ada 4 contoh:
1. Orang yang doyan baca, aura sama ilmunya bakal langsung keliatan pas lagi ngobrol sama orang lain.
2. Orang yang suka olahraga, bakalan keliatan lebih fit dan sehat.
3. Orang yang disiplin, bakalan keliatan lebih pede dan keyakinannya tinggi.
4. Orang yang tipe fokus, bakalan keliatan results sama powernya di hidup dia.
guys kalian tau gk nih...
anies baswedan mengaku pernah di panggil 19x KPK
sekali lagi 19x dipanggil oleh KPK
dan datang cuma sendirian doang
tapi tidak ada 1 pun mengindikasi beliau
ada korupsi atau penyelewangan
rahasia dari beliau :
- tau aturannya , jadi gk bisa di kibulin
- selalu dokumentasi kan atau catat setiap kebijakan
- doa ibu dan istri
Bini nya kerja gaji 20-24jt / bulan.
Suami nya 60-90jt/ bulan.
Bini nya disuruh resign dgn alasan kasihan anak
tidak full dpt kasih syg,
udah diskusi istri butuh berapa sebulan,
eh duit rumah 17jt an (sejak tahun 2019) tidak ada kenaikan, itupun termasuk nafkah istri 2-3jt perbulan. Pdhl saat bini kerja bisa nabung bersih 10 jt.
Udah gitu ada aja kena maki.
Nikah macam apa.
Tidak worth it. Kirain resign kerja
bisa memenuhi 10-15 juta paling tidak. Wkwkwk
Nikah bisa jadi scam juga.
Bini hidup dgn 10-14 jt / bulan saat kerja (sudah termasuk kasih orangtua, memenuhi kebutuhan pribadi). Hidup dgn baik tanpa harus risau ini itu.
Makan pun free 1x dapat dari perusahaan setiap hari. Skrg tiap hari mikir stress. Bukan nya bisa menabung, malah tabungan buat nombok. Bye
cc:threadmautulisaja
Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri.
Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas.
Bukan slip of the tongue.
Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan:
Mau dolar berapa ribu kek
kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar.
Yang pusing yang suka ke luar negeri.
Ini bukan candaan.
Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya.
Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini.
Dan apa yang terjadi setelahnya.
Zimbabwe
ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat:
Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat.
Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir.
Hasilnya?
Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7
sextillion persen per tahun di 2008.
Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti.
Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam.
Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam.
Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi.
Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali.
Venezuela
ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs:
Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil.
Yang penting ada subsidi.
Yang penting ada program sosial.
Hasilnya?
Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018.
Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi.
Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya.
Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung.
Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun.
Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan:
Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar.
Tapi benarkah demikian?
Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat.
Harganya ditentukan dalam dolar.
Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik.
Harga tempe naik.
Harga tahu naik.
Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka.
Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor.
Harganya dalam dolar.
Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor.
Harganya dalam dolar.
Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India.
Harganya? Dalam dolar.
Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik.
Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar.
Dan inilah yang paling miris:
Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat.
Padahal kepercayaan itulah
yang membuat rupiah bisa stabil.
Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk.
Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita.
Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar?
Sinyal apa yang dikirim ke investor asing?
Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah?
Bandingkan dengan pemimpin yang serius:
Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya.
Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan.
Hasilnya?
Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar.
Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah.
Bukan karena Singapura kaya alam.
Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya.
Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin.
Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah.
Rakyat desa tidak pegang dolar.
Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar.
Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar.
Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar.
Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya.
Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli.
Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya.
Semoga kita tidak sampai di sana.
Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.