kisah sedih dari seorang remaja 17 tahun di NTT yang ditetapkan sebagai tersangka karena dia nekat bac*k pria yang ani*ya dan rampas hasil jualan ibunya dan dia tidak menyesal sama sekali ketika di tanya dengan polisi atas perbuatannya.
polisi "kalau memang kejadian itu benar yang dilakukan orang tersebut, kenapa tidak lapor polisi? dan kenapa main hakim sendiri?"
terus dia menjawab dengan tegas
"ada dua hal penting bagi anak laki-laki,pak.
pertama, JANGAN BERKELAHI
kedua, KALAU SOAL IBU, LUPAKAN NO SATU.
Dan saya tidak menyesali perbuatan saya sedikit pun, pak. Walaupun saya harus di hukum penjara bertahun-tahun, saya siap..asal ibu saya aman"
dan jawaban yang diberikan itu langsung membuat suasana ruangan hening.
itulah tugas anak laki-laki yang sesungguhnya yaitu melindungi ibu dan keluarganya.
(sc:rumpi_gosip)
Hanania Group punya:
a. Izin resmi PPIU dari Kemenhaj
b. Akreditasi B
c. Rekor MURI , reuni jemaah terbanyak
d. Review bagus di media sosial
e. Banyak artis dan influencer yang promosi
Dan kurang lebih 2.500 jemaah tetap gagal berangkat umrah. Estimasi kerugian Rp60 miliar.
Korban mengaku: mereka sudah research. Sudah cek legalitas. Sudah lihat rekam jejak. Sudah ikuti semua saran "bijak" yang selalu disampaikan pemerintah ke masyarakat.
Tapi Kemenhaj sendiri mengakui: secara kemasan, Hanania memang bagus.
Jadi ketika negara bilang kepada korban "harusnya lebih teliti sebelum daftar" ,pertanyaannya:
teliti apalagi yang harus dilakukan, kalau semua standar resmi negara sudah dipenuhi tapi penipuan tetap terjadi?
Yang gagal bukan jemaahnya.
Yang gagal adalah sistem pengawasan yang 9 tahun tidak berhasil menghentikan pola yang sama.
Sumber :
Kompas: https://t.co/2tl1CSJhYJ
2017: First Travel. 63.000 jemaah gagal berangkat. Kerugian Rp905 miliar.
2018: Abu Tours. 86.000 jemaah gagal berangkat. Kerugian Rp1,2 triliun.
2018: Hannien Tour. Ribuan jemaah gagal berangkat. Skema Ponzi.
2026: Hanania Group. kurang lebih 2.500 jemaah gagal berangkat. Estimasi kerugian Rp60 miliar.
Setiap kasus: modus sama. Skema Ponzi. Dana jemaah dipakai tutup lubang lama. Tersangka ditangkap. Korban menangis.
Setiap kasus: respons pemerintah sama. Prihatin. Minta diusut. Janji perbaikan regulasi.
Kemenhaj mengakui Hanania punya akreditasi B, rekam jejak bagus, bahkan peraih rekor MURI.
Mereka yang keluarkan izinnya. Mereka yang audit 5 tahun sekali.
Sembilan tahun. Empat kasus besar. Hampir 200.000 korban. Hampir Rp2,5 triliun raib.
Dan sekarang pemerintah bilang akan "membuat regulasi monitoring yang lebih ketat."
Pertanyaannya bukan lagi kenapa travel ini bisa menipu.
Pertanyaannya: kenapa negara butuh 9 tahun dan 200.000 korban untuk baru mau serius?
Sumber :
Kompas: https://t.co/Xvg4nPj60F
CNBC Indonesia (First Travel/Abu Tours): https://t.co/7D0dQF82if
Saat Raja Mesir Ar-Rayyan bin Al-Walid bermimpi tentang masa paceklik, Nabi Yusuf tidak hanya berkata, “Tenang, Allah sudah menjamin rezeki kita.” Beliau justru menyusun strategi, mengelola cadangan pangan, meningkatkan produksi serta melakukan mitigasi risiko selama 7 tahun. Tawakal bukan berarti menafikan ikhtiar. Jaminan Allah itu pasti, namun mengajarkan perencanaan, kehati2an dan pengelolaan yang baik adalah sunnatullah yg harus kita lakukan.
🚨Israel added to UN blacklist of perpetrators of sexual violence, a huge blow to r@pe deniers
It takes a substantial amount of evidence of systematic & widespread sexual violence for the UN Secretary General to add a gov or entity to this blacklist
Guterres has been avoiding calls to add Israel to this UN blacklist list for years, despite an abundance of cases. So the fact he accepted to add it now speaks volumes about the amount of sexual violence cases the UN has documented!
Ketika rupiah melemah, masyarakat diminta maklum.
Ketika harga naik, masyarakat diminta hemat.
Yang aneh, respons pemerintah sering lebih fokus menjaga narasi dibanding menjaga daya beli.
Pelemahan rupiah selalu disebut “Kondisi global”. Memang benar.
Tapi kalau terus berulang, pemerintah juga perlu evaluasi seberapa kuat fondasi ekonomi dalam negeri.
They’re mocking the wailing sounds of Palestinian parents they’ve murdered. Using the blankets of children they’ve murdered. They mock, and one day they will be mocked. May that day come soon. Ameen
Israel killed Rico Pramudia in South Lebanon.
He died of his injuries today.
He wasn’t a fighter — he was a UN PEACEKEEPER from Indonesia.
Israel killed him anyway.
And not a single whisper from Western media.
No international outrage. No justice. No accountability.