@tanyarlfes Kalau ada masalah di lapangan, yang perlu didorong adalah solusi dan perbaikannya. Kritik yang objektif jauh lebih bermanfaat daripada langsung menggeneralisasi semuanya gagal
@Kutekians Bukan tabrakan, tapi lagi main kopling-gas biar gak mogok di tanjakan! BI jagain stabilitas di luar, Kemenkeu amanin pertumbuhan di dalam. Kalau gak diginiin, kita yang di bawah makin susah dapet kerjaan dan modal. Husnudzon aja, mereka di sana pasti udah hitung matang-matang
@LambeSahamjja Namanya juga program baru berskala nasional, pasti butuh waktu buat trial and error. Gak bisa langsung sulap instan sempurna. Yang penting niat baik pemerintah buat intervensi gizi anak-anak kita patut diapresiasi. Semangat terus buat perbaikan ke depannya
@txtdrimedia Padahal kalau baca berita utuh, isunya itu soal wacana kolaborasi dana zakat, bukan karena dana menipis terus rakyat dipalak. Lagian kebijakan gizi ini investasi jangka panjang buat stunting, wajar kalau ada banyak dinamika usulan. yang penting eksekusi APBN nya transparan
Standar kompetensi di negeri ini memang fleksibel: yang satu dituntut sempurna sampai latar belakangnya, yang satu lagi bebas aturan meski memayungi para doktor dan profesor. Selamat datang di ruang publik penuh komedi situasi!
#StandarGanda#BRIN#KomisarisBUMN#Netizen62
@PaltiHutabarat Dua-duanya sama penting sih, kestabilan harga bahan pokok emang perlu dijaga pemerintah, tapi program pemenuhan gizi anak sekolah juga jangan sampai mandek. Yang penting evaluasi terus biar sistem pengadaan bahan bakunya makin matang dan menguntungkan semua pihak
@indepenSumatera Mau gimanapun penyampaiannya, poin-poin yang disebutin itu emang fakta fundamental yang harus terus diingatkan ke kita. Mengingatkan buat jaga kekayaan negara dan jauhi antek asing itu kewajiban seorang pemimpin negara kok
@LambeSahamjja Setiap era kepemimpinan pasti ada tantangannya sendiri. Yang penting penegakan hukum tetap jalan dan kita sebagai masyarakat tetap kritis tapi objektif, gak asal nge-judge dulu
@Nadishavia Daripada dibanding-bandingin, mending kita support kebijakan yang diambil pemerintah sekarang. Pelemahan mata uang itu fenomena global, hampir semua negara ngalamin karena faktor eksternal
@indepenSumatera Reformasi jilid 2? Kayaknya kejauhan deh bahasanya. Pemerintah yang sekarang kan baru jalan, mari kita kasih waktu dan kesempatan dulu buat buktiin kinerjanya secara objektif
@yaniarsim@prabowo Kritik boleh, tapi kalau cuma modal narasi emosional tanpa solusi ya mentah. Pemerintah justru lagi dorong pemerataan ekonomi lewat investasi daerah dan UMKM. Mari kita kawal bareng program rillnya daripada sibuk nyinyir
@indepenSumatera Saya lebih setuju masalahnya diselesaikan sampai tuntas daripada dijadikan alasan untuk mendiskreditkan seluruh program. Yang salah dihukum, yang baik dilanjutkan dan diperbaiki
@merapi_uncover Antrean di satu titik belum tentu menunjukkan kelangkaan BBM. Bisa jadi karena ada SPBU yang sedang tutup atau masyarakat memilih mengisi di lokasi tertentu. Yang penting distribusi BBM secara umum tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat terpenuhi
@dimarsasongko98 Justru yang perlu diapresiasi adalah adanya komunikasi langsung antara mahasiswa dan pemerintah. tinggal bagaimana hasilnya terus dikawal agar benar-benar terealisasi
@steve_hanke Kalau ke Thailand pakai baht, ke Indonesia pakai rupiah. Sederhana saja. Tdk ada yg aneh. Kalau rupiah bermasalah, BI pasti fokus intervensi kurs. Aturan penggunaan rupiah untuk transaksi wisatawan sudah ada sejak lama dan hanya ditegaskan kembali agar aturan berjalan konsisten
@creeping5ilence Masyarakat sekarang cukup cerdas untuk menilai sendiri. Yang merasakan manfaat akan mendukung, yang belum puas akan mengkritik. Keduanya adalah bagian dari demokrasi.
@LuckyLaki24 Masyarakat memang berharap harga kebutuhan pokok stabil. Di sisi lain, pemerintah juga menghadapi tantangan global seperti harga energi dan pangan dunia. yang penting pengawasan dan solusi terus diperkuat, bukan hanya saling menyalahkan
@boxxtoc Foto orang bertemu lalu dikaitkan dengan upaya membungkam demonstrasi masih sebatas asumsi. Publik perlu data, bukan spekulasi. sebaiknya tunggu fakta lengkap sebelum menarik kesimpulan. jangan sampai opini dibangun hanya dari potongan informasi yang belum jelas konteksnya
@txtdaritaxpayer Dirjen Pajak sendiri baru menyoroti potensi penerimaan yang belum optimal, bukan menyatakan ada pelanggaran. Evaluasi itu bagian dari tata kelola yang sehat, bukan bukti bahwa programnya salah
@tempodotco Banyak anak sekolah, ibu hamil, dan balita yang sudah merasakan manfaat MBG secara langsung. Jangan sampai kasus oknum membuat tujuan besar program ini ikut dikorbankan. Korupsi harus ditindak tegas, sementara MBG tetap dilanjutkan dan diperbaiki agar manfaat lebih tepat sasaran