Semangat fans arsenal.
Kekalahan di final ucl emng sangat menyakitkan.
Selama dukung liverpool, aku sudah melihat liverpool kalah 3x di final ucl.
1x lawan ac milan
2x lawan real madrid.
Cepat atau lambat trofi ucl itu akan datang ke kalian.
🤝
Sebelum juara : "Males bgt kalau Arsenal juara, bakal seberisik apa fans merek".
Pas udah juara : "Baru 3 hari Arsenal juara udah sepi aja time line, udah abis euforianya."
Atur aja gimana enaknya
Arsenal akhirnya (bisa) juara!
Saya jarang sekali menulis tentang Arsenal. Tiap tahun tak pernah tersusun kalimat utuh, dipupus sedih dan kecewa.
Kali ini, izinkan kami bergembira setelah 22 tahun berpuasa, masa penantian yang amat panjang. Ada pasang surut harapan, tak jarang putus asa, sedih, kecewa, marah. Tapi itulah hidup. Momen yang menegaskan batas ketidakmungkinan dalam hidup.
Layaknya iman, biasa mengklaim kokoh namun tak jarang goyah. Yang menyenangkan sbg pendukung Arsenal adalah kenyang dengan ledekan. Itu yg menempa mental kami, hingga ke level sanggup menertawai diri sendiri. Belajar tak iri meski teman lain bergelimang gelar dan trofi.
Kali ini tak penting berapa kali juara, berapa lama paceklik, dan esok akan seperti apa. Hari ini, kini dan di sini, momen indah itu hadir. Amat layak dirayakan sepenuh hati. Bagi saya pribadi, ini sdh seperti pemenuhan eskatologi.
Suatu ketika, iman saya pada Arsenal goyah. Saya mencoba bertahan dan lelah, pengin murtad. Arteta adalah dadu pertaruhan yg tampak menjanjikan tapi tak jarang mengecewakan. Ia seperti enigma atau bahkan nabi palsu. Hari ini ia mewujudkan mimpi lama: juara. Dan kami menghargai pentingnya proses, menjadi paham arti berjuang.
Saya hanya bergumam: imanmu, memenangkanmu.....!
Terima kasih Arteta. Terima kasih seluruh pemain. Terima kasih pemilik. Dan sesama fans yang menjadi sahabat seperjalanan. Menziarahi suka duka panjang yang berakhir manis. 💪🔥🍷🏆
#COYG #Arsenal
@IDGoonerscom@Indo_Gunner@Gooners_Report@gudangbedil@JalanArsenal@BeritaArsenal