Belaga messiah pas demo, sok difoto candid, lalu upload di sosmed dengan caption cringe mentok, SAYA DIAM
Tersebar foto ia tertawa lepas saat makan bersama Menhan (sekarang udah jadi presiden), SAYA JUGA DIAM
Tapi, kalau sudah menghina King Totti, SAYA AKAN LAWAN! 🖕
LAZIO 1-0 AC Milan
(Gap dengan pimpinan klasemen = 8 poin)
“Scudetto itu apa sih?? Wong UCL ada banyak, piala liga juga banyak. Buat apa scudetto scudetto saya ga ngerti.
Saya ga ngerti scudetto tahun ini buat apa? Wong UCL kita ada 7, piala liga kita total 19 tanpa meja hijau”
"Dihina-hina -10 poin saya diam.
Direndah-rendahkan karena bintangnya masih 1, saya juga diam. (Padahal beda cuma dari hasil meja hijau)
Dihujat-hujat, dimerda-merda kan saya juga diam.
Tetapi hari ini, di San Siro, SAYA SAMPAIKAN SAYA AKAN LAWAN!" - Jack Bonaventura, ex Milan
Bener. Beberapa karakter di series Kera Sakti emang rada dinerf dan jenaka 😂👍
Padahal Erlang itu adalah dewa perang/ prajurit, dewa pelindung.
Skillnya neck to neck sama Wukong, tapi Erlang jelas lebih kuat. Mahluk yang tak bisa mati karena dari khayangan.
Punya tiga mata, mata kebenaran yang bisa melihat hal jahat dan kebohongan. Senjatanya tombak mata tiga, bisa manggil petir dan langkahnya selalu ditemani oleh anjing langit yang bernama Xiaotian Quan.
Sebagai akun Info Serie A(kuntansi) yang NETRAL & STOIK, ini sangat menarik. Toge ada benernya, Agate ada benernya.
1. Mbanya betul
Semua merefer ke IFRS. RnD cost boleh dikapitalisasi jika memenuhi beberapa syarat: Bisa diperhitungkan secara andal, memiliki future economic benefit, punya intensi untuk selesai (berarti udah tau bakal lanjut ke tahap produksi), dan akan mampu dijual.
Aturannya memang ada dan tydak dibuat2. Pajak pun peraturannya merefer kesini. Perbedaannya nanti di masa amortisasi, pajak punya tabel sendiri, sedangkan accounting ya harus assess useful lifenya.
2. Biayanya apa aja sihhh? ya semua biaya terkait donk. Gaji apakah iya? ya iya. Tapi apakah semua? ya enggak.
Gaji yang bener2 terkait dengan projek tsb ajah. Kalo lu bisa itung per hour, ya itung per hour ngerjain projek tersebut. Jangan sampe understate atau overstate. Makanya ada kata2 "bisa diperhitungkan secara andal".
3. Toge mempermasahkan katanya tidak ada kewajiban kapitalisasi. Apakah benar?
Yak benar, PSAK atau IFRS tidak ada strong statement untuk wajib kapitalisasi biaya biaya tsb KARENA harus lulus kriteria poin 1 dulu.
Pertanyaannya, kenafa orang pajak langsung birahi mau kapitalisasi? Stepnya panjang lohh, apakah tendensi ini muncul karena WP mau restitusi? (YTTA 😋)
Pertanyaan juga, apakah sebelumnya pernah diperiksa pajak? Kaloo iya, RnD capitalization ini dipermasalahin ga? Konsisten ga treatmentnya?
4. Lagian ngapain sihh diamortisasi???
Ya ini sebetulnya bagus. Spirit pencatatan itu ialah matching cost against revenue. Emangnya mau nanti pas udah menghasilkan, biayanya kagak ada karena udah dibebanin semua di periode RnD? Ntar gede pajaknya pula pas udah menghasilkan.
Makanya ada amortisasi untuk menyelaraskan langkah antara pendapatan dan biaya tsb.
5. Afakah pindah negara menyelesaikan masalah??
Dalam scope accounting ya IFRS dimana2 akan sama di negara manapun.
Support negara atas suatu industri? Itu yang bikin beda. Mungkin ada negara yang punya tax treatment/ benefit khusus buat industri game.
Industri game itu unik, tapi treatment pembukuannya sama aja dengan business lain. Contoh aja kayak tambang: RnD nya itu ialah drilling, feasibility study, biaya bebasin lahan etc... dan itu semua bisa dikapitalisasi. Saat sudah bisa jualan, ya mulai amortisasi. (Bedanya ya industri tambang fully supported by negara & pemodalnya pada tajir melintirrr wkwkwkwk asoyyy)
6. Penutup
Semua udah tau. Tax authority itu alarmnya langsung tinung tinung kalo lo restitusi, terus langsung cari cari gimana biar ubah arah angin bikin taxable income si WP bisa besar.
Ke depannya lebih prepare aja tax planning & financial statement preparationnya. Hal ini umum dan should benya bisa dimitigate kalo accountingnya paham, at least isu ini bukan isu "baru".
Menurut saya ini hal masih dalam koor yang debatable, masi rada cerdas lah orang pajaknya cari masalah. Soalnya, yang pernah saya hadapi akhir-akhir ini, findings dari orang pajak tuh...... YTTA 😝
Semoga permasalahannya cepat selesai Mas @kerissakti , semoga tetap semangat untuk terus berkarya🥰
@Info_SerieA Mulai skrg follow akun yang setuju totti > del piero aja min
Makin tua circle harus dipersempit, bergaul ama yg pintar pintar aja min. Gausa ga enakan ama orang kurang pintar.
Saya ga pernah kenal dan belum familiar dengan sosok Mas Bagus Muljadi 👍
Namun cukup dengan statement yang ia buat di bawah ini, saya meyakini ia orang yang cerdas, humble, skeptis, pintar, amazing & kritis 👍
#FACTOS
"Bilangin si Ferry Ferry itu. Wong itu match pertama King Totti dengan durasi terlama, setelah cedera patah tulang fibula & sobek ligamen ankle.
My King main dengan 10 baut di kakinya selama 120 menit, kok bisa2nya bilang dikeluarin? 🤬
Lalu soal Jerman yang hebat, sebelum itu Italia udah hajar mereka di friendly, tepatnya di Artemio Franchi dengan skor 4-1. Mereka aja cuma bisa golin dari Robert Huth di menit2 akhir.
Babak pertama udah 3-0 loh, dengan gol ketiga dicetak oleh anak muda dari Roma, Daniele De Rossi" - Penjelasan paman ane fans Azzurri
Cuma mau nambahin poin-poin dari mas Ainur yang udah komprehensif 😀🤌
Seorang karyawan kantor pusat di SCBD minta izin kerja remote dari Banyuwangi selama 6 bulan.
Katanya mau “slow living tapi tetap high performance”.
Gajinya di Jakarta 22 juta per bulan.
Take home pay bersih sekitar 19,5 juta setelah pajak dan BPJS.
Saya bilang silakan. Perusahaan kami mendukung fleksibilitas dan punya kebijakan baru bernama:
Program Penyesuaian Keseimbangan Biaya Hidup Nasional.
Dia tanda tangan addendum lokasi kerja.
Seperti biasa, langsung scroll ke bawah, klik setuju.
Bulan pertama ia bekerja dari Banyuwangi.
Gajinya masuk.
11 juta rupiah.
Dia langsung telepon HR.
“Ini salah transfer ya? Kok kepotong 8 jutaan?”
Kami jelaskan pelan pelan bahwa,
Karena dia tidak lagi sewa apartemen 5,5 juta di Jakarta,
tidak lagi bayar parkir kantor 600 ribu sebulan,
tidak lagi bensin 1 juta,
tidak lagi makan siang 75 ribu di Senopati.
Menurut simulasi internal kami, biaya hidupnya turun dari sekitar 14 juta per bulan menjadi kurang lebih 8 juta.
Secara teori, disposable income tetap mirip.
Dia tetap kaget.
Lalu kami jelaskan detail komponen lainnya.
Tunjangan transport 1,5 juta otomatis nol karena tidak ada commuting.
Tunjangan kemacetan 750 ribu dihapus.
Tunjangan representasi kota besar 1 juta dinonaktifkan.
Sebaliknya, kami beri:
Tunjangan adaptasi lokal 500 ribu.
Tunjangan sinyal tidak stabil 250 ribu.
Dia menggerutu sembari hitung cepat.
“Berarti turun hampir 10 juta dari bruto awal 22 juta?”
Saya jawab, bukan turun. Menyesuaikan daya beli.
Karena menurut data internal kami:
Sewa rumah 3 kamar di Banyuwangi rata rata 2,5 juta.
Makan tiga kali sehari di luar kurang dari 2 juta per bulan.
Motor cukup 800 ribu bensin dan servis.
Ternyata yang ikut pindah bukan cuma laptop, tapi juga struktur nilai diri yang dihitung berdasarkan harga nasi goreng setempat.
Yang paling lucu?
Dia bilang mau hidup seperti warga lokal.
Sekarang benar benar seperti warga lokal.
Termasuk gajinya.
kalo votomu ini kesannya halvvvay into estetik
kusarankan posisi bedirinya di area jalan yang kosong sehiin666aaa tampang bajajnya gak ketutupan badanmu
yor style sangat sangat boti looks aga aga kurang match dengan dark glasses mongkin pake lensa yang clear akan lebih stylishly dapper