Bener kata bang Pandji. Orang ini dari kecil hidup dari keluarga kaya yg membuat tidak ada org yg berani mendebat dia, semua keinginannya pasti dituruti. Saudara, ART, dan temannya pasti mengiyakan dia. Mungkin cuma orang tuanya yg bisa bilang 'tidak' ke dia (itupun kalo orang tuanya tegas).
Ditambah dia masuk militer yg emg sistemnya 'siap ndan'. Semua hal dilakukan atas perintah atasan, bukan hasil duduk bareng dan saling challenge pendapat seperti di lingkungan kampus.
Udah gitu jadi ketua partai pula. Tau sendiri partai di Indonesia itu fanboy club. Ngga ada ideologi tapi semua arah partainya ditentukan tokoh partai tersebut. Hampir semua bawahannya pasti ABS.
So, selama dia hidup ngga biasa dgn kritikan. Karena dia biasa diiyain segala keinginannya. Sampai pada titik dia jadi presiden. Yg mana presiden adalah jabatan publik. Banyak org yg mengawasi dan mengkritik.
Alhasil pas jadi presiden ya begini. Kaget kalo ternyata dia bisa dikritik orang banyak dan dihajar kanan kiri. Jadi lgsg cap yg kritis itu nyinyir, antek asing, musuh negara, dll.
Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan mengungkapkan Bundaran HI dipilih karena mahasiswa tak lagi percaya dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) maupun pemerintah.
18.11, sebagian anak UI pulang sepertinyaa.. tapi masih terpantau padat dengan massa yang lain.
Lebih baik pulang sebelum hilang! terima kasih banyak untuk semangatnya hari ini
Walau kita tahu PRESIDEN KITA BUDEG
ccthread: ayuchaira
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
"Listrik padam di sebagian wilayah Sumatera 3 hari lebih"
Media: 🤐🤐🤐🤐🤐
"prabowo pake APBN 100M untuk beli sapi qurban"
Media: PRABOWO MEMBELI SAPI QURBAN SEJUMLAH 1000 EKOR UNTUK DISEBAR KE SELURUH INDONESIA
alias
MEDIA K*NTOL!!! 🖕🏻🖕🏻🖕🏻
Sejelek-jeleknya capres 1 dan 3 waktu kemarin, kayaknya nggak mungkin deh sampai ada pidato yang bawa-bawa orang desa nggak pakai dolar,
atau ngomongin tangan petani kasar sampai habis salaman mesti pakai minyak.
Serius, itu statement bikin sakit hati banget didengernya.
Tidak ada yg lebih tinggi diantara Adab dan Ilmu, keduanya harus sejajar dan samarata.
Orang ber ilmu wajib ber adab agar tidak semena mena dan orang ber adab harus juga ber ilmu agar tidak diperlakukan seenaknya.
Sejumlah guru honorer madrasah dari berbagai daerah demo di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (20/5/2026) pukul 13.00 WIB. Terjadi kemacetan yang cukup panjang sehingga terdapat pengalihan rute TJ pada koridor Koridor 9, Rute 1W, 3F, 9A, 10H, T31, S61 dan SH2.
Gaji guru naik hampir 300%....eh cuma 3 detik kok...