Indonesian President Prabowo Subianto’s $15bn free meals initiative, meant to feed millions of children nationwide, is instead becoming one of Indonesia's largest corruption scandals, with funds allegedly misdirected to affluent regions
🔗: https://t.co/9HA57Ee8z0
Ternyata banyak juga ya yang ngebunyiin klakson di Bundaran UGM 🤣🤌
Poster "Bunyikan Klakson Kalau Capek Jadi WNI" langsung direspon rame.
Tanda rakyat lagi capek berat Wok...
[UPDATE]
BANJIR BANDANG SULAWESI UTARA: 601 Warga Terdampak Lumpur 1.5 Meter.
BNFI mendapatkan informasi langsung dari Pusdalops BPBD Kabupaten Bolaang Mongondow terkait kondisi terkini di lapangan. Banjir bandang yang menerjang Kecamatan Bolaang, Sulawesi Utara pada Rabu (27/5) kini telah surut.
Laporan resmi dari kontak langsung kami mengonfirmasi tidak ada korban jiwa, namun 601 warga dari 181 KK terdampak serius.
Data Dampak & Kerusakan
- 134 rumah warga rusak fisik pada bagian dapur akibat hantaman material.
- Fasilitas publik seperti SDN 2 Solimandungan II dan tempat ibadah terendam lumpur padat.
- Wilayah terdampak mencakup empat desa: Solimandungan I, Solimandungan II, Solimandungan Baru, dan Komangaan.
Laporan lapangan menunjukkan banjir ini menyisakan tumpukan lumpur pekat setinggi 1 hingga 1.5 meter serta material potongan kayu besar. Secara ekologis, kehadiran kayu gelondongan dan lumpur masif ini merupakan alarm keras bahwa terjadi degradasi hutan atau alih fungsi lahan di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Botuk.
Hujan deras sepekan terakhir hanyalah pemicu, sementara hilangnya daya ikat tanah dan vegetasi pelindung di hulu adalah penyebab utama mengapa air berubah menjadi banjir bandang yang destruktif.
Normalisasi sungai di hilir tidak akan pernah cukup jika pembalakan atau pembukaan lahan di hulu tidak dihentikan.
Situasi Hari Ini
- Akses jalan ke pemukiman masih sulit ditembus alat berat karena tebalnya lumpur.
- Otoritas setempat, relawan, dan warga bergotong-royong melakukan pembersihan secara manual.
Kebutuhan Mendesak
- Warga sangat membutuhkan makanan siap saji, paket alat kebersihan (sekop dan sikat keras), pakaian layak pakai, perlengkapan tidur, dan kebutuhan bayi.
-Redaksi BNFI
Indonesian authorities have shut down several screenings of a new documentary on alleged human rights abuses in Papua, including Indigenous land seizures. Rights groups and international media still face restricted access to the region.
Al Jazeera’s @JesWashington reports.
A new Amnesty International report details how the administration of Indonesia's Prabowo Subianto launches coordinated disinformation campaigns and frames civil society actors as ‘foreign agents’ to muzzle critics.
https://t.co/WZtsaq962C
Ribuan guru madrasah memadati gedung DPR kemarin, kalo isu pendidikan & kesejahteraan guru tidak menjadi prioritas utama pemerintah. Kebangetan sih….
[BERITA PENTING]
Update kondisi para aktivis GSF: tim pengacara sudah datang ke Pelabuhan Ashdod untuk memberikan pendampingan hukum kepada para aktivis yang ditahan Zionis. Ada beberapa hal yang perlu diketahui:
1. Seluruh aktivis telah melewati proses imigrasi Israel dan nyaris semuanya sedang dalam proses pemindahan di Penjara Ktziot.
2. Tim pengacara menemukan bahwa terjadi pelanggaran kemanusiaan dalam proses penahanan ini. Para aktivis mendapatkan perlakuan kekerasan fisik dan mental (setidaknya 3 orang masuk RS, ada yang mengalami sesak napas akibat tulang rusuknya patah).
4. Israel menggunakan taser (alat kejut untuk melumpuhkan manusia hingga badannya kaku tak bisa digerakkan).
5. Beberapa orang dilaporkan mengalami kekerasan seksual dan aktivis wanita yang muslim dipaksa melepas hijabnya.
Ini sangat bertentangan dengan keterangan dari Menlu @Kemlu_RI bahwa ini bukan penculikan!
5 WNI diculik Israel di perairan internasional!
Mari ramaikan agar pemerintah kita bertindak cepat dalam membebaskan lima warga sipil kita!
List WNI yang diculik Israel:
• Angga — Rumah Zakat — Kapal Josef
• Abenk — Republika — Kapal Bora Alize
• Thoudy — Republika — Kapal Ozgurluk
• Hery — iNews — KapalOzgurluk
• Andre — TEMPO — Kapal Ozgurluk
#intinyadeh jurnalis di Medan diduga diculik anggota TNI abis nulis investigasi ttg dugaan praktek ilegal kondensat & judi tembak ikan di Kab. Langkat.
> Diajak ketemu di cafe sama seorang wartawan
> Pas dtg, didatangi 2 org gak dikenal, HP direbut, diseret masuk mobil
(1/2)
katanya “gamau pilih anies, cuma pinter ngomong”
lah ini udah ngomong aja ga becus, kerja juga ga bener. minimal yang kalo kita kritik ga ngatain kita bodoh.