Memang kontribusi kita kecil, ga banyak, ga juga istimewa, tapi karena kita tahu satu hal, bahwa kita berkontribusi untuk kebenaran dan kebaikan, maka tidak akan ada langkah yang sia-sia.
- alf.moslem
"Manusia akan lupa kepada hari hari berat yang sudah ia lalui, akan tetapi selamanya ia tidak akan pernah lupa dengan orang yang telah membantu melewati hari hari terberat dalam hidupnya."
Terimakasih orang-orang baik ๐ฑ
"Bekal hidup itu sabar, masalah apa saja, bekerja harus sabar, mengaji harus sabar. Kalau sudah sabar, lanjut bersyukur. Kalau sabarnya sudah bagus jadinya bersyukur. Kalau sudah punya sabar dan syukur selesai sudah."
-Syaikhina KH. Muhammad Najih Maimoen-
Hanya karena sulit, bukan berarti kita nggak bisa kan..?.
Jadi, jangan menyerah ya..
Libatkan Allah dalam setiap langkah, agar jalanmu lebih mudah dan akhir kesabaranmu indah.
Di balik angin September yang sejuk, tersembunyi kesempatan-kesempatan baru yang menunggu untuk dijemput.
Bismillah, semoga bulan September ini banyak kabar baiknya, banyak rezekinya, dan banyak berkahnya. ๐โจ
Seorang wanita terlahir dua kali: pertama ketika ia lahir dari rahim ibunya, menyerap sinar matahari dan sejuknya cahaya rembulan, lalu ia tumbuh. Kedua, saat ia dewasa, ia terlahir kedua kalinya, lahir kembali di hati seseorang lelaki yang mencintainya dengan tulus.
Alasan mengapa wanita harus menikah dengan laki-laki yang paham agama adalah agar ketika dia bertanya soal agama, jawabannya bukan "Aku tidak tahu", tapi jawabannya "Jadi gini loh sayang" :)
Imam Bukhari di didik oleh ibunya,
imam Ahmad bin Hambal di didik oleh ibunya,
imam Syafi'i di didik oleh ibunya,
Ibnu hajar di didik oleh ibunya,
Muhammad Al Fatih di didik oleh ibunya.
Wanita adalah "Pabrik" laki-laki hebat. Jika ia baik maka baik pula penataannya.
Senyumlah saat bahagia; ia menjaga waspada. Senyumlah saat duka; ia meneguhkan sabarnya. Senyumlah saat berjuang; ia maniskan pengorbanan.
~ Ustadz @salimafillah
Doa yang sangat penting:
Semoga Allah memberikan ketenangan hati pada kita yang sedang menanggung beban penderitaan dalam diam, kelelehan, dan kesedihan.
Jika seorang hamba berusaha tersenyum dalam dukanya, itu bukan karena ia mau terlihat tergar atau ingin menutupi kesedihannya dari orang lain.
Tapi ia tersenyum karena ridha dengan ketentuan Allah yang datang kepadanya, dan rasa yakin bahwa apapun itu pasti baik adanya.