Wahai para lelaki,
Kalau mak ayah korang masih hidup, manfaatkanlah rezeki itu.
Bukan demi mereka semata-mata, tapi lebih kepada demi keselamatan dan kesejahteraan kau sendiri.
Fakhruddin ar-Razi:
“Tujuan doa bukanlah untuk memberitahu Allah tentang kebutuhanmu. Sebab, Dia sudah mengetahui semuanya. Sebaliknya, tujuan doa adalah untuk mengungkapkan kerendahan hati dan kerapuhanmu, serta mengakui bahwa segala sesuatu itu berasal dari Allah.”
Oleh karena itu, disunnahkan bagi laki-laki untuk ziarah kubur, hal ini berdasarkan hadits riwayat Imam Muslim:
“Dahulu aku melarang kalian dari ziarah kubur, maka sekarang berziarahlah kalian.”
Bahkan, untuk kedua orang tua ada riwayat yang menyebutkan:
“Barang siapa menziarahi kubur kedua orang tuanya, atau salah satu dari keduanya, akan dituliskan baginya pahala seperti umrah yang diterima, dan menjadi sebab keselamatan dari api neraka.”
Ruh orang yang telah meninggal memiliki keterkaitan dengan kuburnya, dan tidak sepenuhnya terpisah darinya. Namun, keterkaitan itu menjadi lebih kuat sejak waktu ashar pada hari Kamis hingga pagi hari Sabtu.
Inilah alasan orang-orang sering melakukan ziarah pada hari Jumat atau Kamis sore.
لا تقاس الحياة بحجم المحنِ،
بل بعمق البصيرة الَّتي تحول الجرح إلى منحة
Hidup tidak diukur dari besarnya kesulitan yang dihadapi, akan tetapi dari kedalaman wawasan yang mengubah rasa sakit menjadi hikmah.”
“Jika engkau mendapati kekerasan dalam hatimu, kelemahan pada tubuhmu, dan kekurangan pada rezekimu, maka ketahuilah bahwa engkau telah berbicara tentang hal-hal yang tidak ada urusannya dengan dirimu.”
Malik bin Dinar
"Allah menjamin rezeki, tetapi Dia tidak menjamin keimanan (seseorang). Oleh karena itu, risaukanlah tentang 'keimananmu', bukan tentang rezekimu."
Sayyidina Ali bin Abi Thalib
"Bisa jadi ujian dan cobaan yang tidak engkau sukai, akan membawamu menuju anugerah indah yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya."
Syekh Mutawalli asy-Sya'rawi
Bro, a Turkish proverb says,
"If a father bathes his children, both will laugh, and if a son bathes his father, both will cry."
Honor the duty while you have the chance. Time spares no one.
Sifat yang sebenarnya seseorang tidak terungkap di saat-saat tenang…
Tetapi justru ketika kehilangan apa yang mereka cintai, atau dipaksa melakukan sesuatu yang mereka benci.
Hanya saat itulah perilaku sebenarnya berbicara tanpa kepura-puraan.”
Imam al-Ghazali berkata:
“Selama seseorang hidup dalam keadaan aman, sehat badannya, dan memiliki makanan untuk hari itu,
maka kesedihan dan kegelisahannya karena urusan dunia adalah tanda kekurangan dan kebodohannya.”
Artinya, jika seseorang sudah berada dalam keadaan aman, sehat, dan tercukupi kebutuhannya, tetapi masih larut dalam kesedihan karena urusan dunia, maka itu menunjukkan cara pandangnya yang keliru, ia lebih sibuk memikirkan apa yang belum dimiliki daripada mensyukuri nikmat yang sudah ada.