"Dalam pandanganku, manusia paling cerdas di dunia ini adalah orang yang sibuk dengan (memeperbaiki/mengamati) dirinya sendiri dan sama sekali tidak mencampuri (mengurusi/menilai) urusan orang lain."
Syekh Sa'adi Shirazi
"Yang paling penting dari doa itu adalah pengakuan bahwa kita lemah dan butuh Allah. Soal hajatmu terkabul atau tidak, itu tidak penting, Allah sudah tahu. Kalau sudah begitu, baru berlaku kaidah "Doa adalahnya ruhnya ibadah"."
Gus Baha
"Terkadang Allah menutup satu pintu yang engkau inginkan, bukan untuk menyiksamu, melainkan untuk menyelamatkanmu dari bahaya yang tidak engkau ketahui, lalu menggantinya dengan pintu yang jauh lebih baik."
Syekh Ali Thanthawi
"Percayalah, di saat kamu ikhlas dengan keadaanmu, di situlah Allah merencanakan kebahagiaan untukmu, Allah mampu mengubah situasi paling terpuruk menjadi momen terbaik dalam hidupmu."
KH. Maimoen Zubair
"Setelah Orangtua wafat, jika anaknya menjadi ahlul khair (baik dan sholeh), insyaAllah Orangtua tinggal memetik buah kebaikannya."
KH> Maimoen Zubair
"Semua ibadah itu awalnya musti dipaksa dan dilatih, tengahnya adalah kebiasaan dan kemudahan, akhirnya adalah kenikmatan dan ketergantungan."
Habib umar bin Hafidz
"Tidak ada satu pun ujian yang masuk ke dalam hidupmu hanya untuk membuatmu bersedih. Ia (hadir untuk) mengajarimu bagaimana cara mengetuk pintu Allah."
Banyak anugerah besar lahir bukan dari jalan yang mudah, tetapi dari ujian yang perlahan membentuk hati, cara berpikir, dan arah hidup seseorang menjadi lebih baik.
"Siapa pun yang tidak menghargai situasi mu, engkau tidak wajib memberikan penjelasan kepadanya setiap saat. Hiduplah sebagaimana yang engkau inginkan, bukan sebagaimana yang orang lain inginkan!."
Lora Ismael Kholili