Master these 5 physical attributes to level up your fitness 🏋️♂️
⚡ Agility
🏃 Endurance
💪 Strength
💥 Power
🧘 Flexibility
Which attribute is the hardest to build?
Banyak orang kagum dg keberanian KH Hasan Abdullah Sahal saat berpidato di hadapan Presiden Prabowo kemarin, di BPPM Gontor saat puncak peringatan 100 tahun Gontor.
Setidaknya, menurut keyakinan saya, karena salah satu panca jiwa Gontor adalah Berdikari.
Gontor tidak pernah sekalipun bergantung pada Negara dan Pemerintah. Gontor sangat mandiri dalam bertumbuh. Dg manajemen wakaf yg sudaj teruji puluhan tahun, Gontor berkembang menjadi Pesantren yg mandiri.
Pun dalam kaitannya alumni Gontor berkiprah. Tidak pernah sekalipun Gontor menitipkan alumni/kadernya untuk diberi jabatan strategis, bahkan tidak pernah sekalipun Gontor memiliki kontrak politik dg salah satu partai politik maupun tokoh politik.
Kemandirian inilah yg kemudian membentuk keberanian Kyai Hasan Abdullah Sahal, dan juga para alumninya tentu saja.
Dengan kekuatan yg ada, Gontor tidak pernah sekalipun menjadikan massa jumlah alumni dan jaringan wali santrinya untuk digunakan sebagai kendaraan politik praktis.
Maka, saat bertemu dan duduk bersama 1 meja dg Presiden sekalipun, Gontor tidak merasa rendah diri. Gontor tetap menjaga martabatnya.
Pidato Kyai Hasan Abdullah sahal kemarin hanya 1 contoh saja. Kami, para alumninya, sudah sering mendengarkan orasi beliau yg menggebu-gebu penuh semangat. Kalau kemarin Kyai Hasan berpidato dan dianggap menegur Presiden Prabowo, itu hanya salah satu sikap beliau, yg mungkin juga bisa disebut sebagai sikap politik beliau.
Kami para santri dan alumni Gontor sudah sering mendengar pesan dan nasihat beliau, bahkan kami pun pernah dimarahi beliau, karena memang kami yg salah. Dimarahi di podium oleh beliau adalah hal yg biasa terjadi, tapi beliau hanya akan marah dan keras jika memang ada yg salah dari kami, anak-anak beliau.
Jika dalam situasi santai pun, beliau tetap.bisa bercanda.
Sehat selalu Kyai Hasan. Kami alumni Gontor masih butuh arahan dari antum.
Malang The Glory Land
Ojo d tambahi tambahi ojo di kurangi @festivalmbois
Balekno se mirip mungkin, walau ayas tau, bakal gak mirip !
#MalangTheGloryLand#Malang
Tidak merayakan, bukan berarti tidak menghargai jasa pahlawan. Menurut saya, di antara duka yang menimpa saudara kita, penanggulangan bencana yg seolah tak jadi prioritas, reaksi terhadap kritik yg represif, dan kebijakan yg tidak bijak, kata “merdeka” menjadi hal yg menyakitkan