@pandoe2001@vivianhsue@LambeSahamjja Kayaknya ngga gitu. Isu mbg dan kopdes itu kan isu program, debatable. Tapi kalo uu perampasan aset itu pisau tajam untuk memberlakukan pelaku2 korupsi yg sulit ditangkap. Bahkan yg ngga korup pun bisa ditangkan rezim kalo bertentangan. Jadi UU perampasan aset itu strategisπ
@atokdalangs4 Mulutnya kaka kejem juga yah. Apa sampai harus segitunya ngedoain.... doa itu yg baik kak. Salah yah kalo doanya semoga bapaknya berubah jadi baek....
@tijabar Pada prinsipnya, saya percaya baik yang pro dan anti pemerintah. Keduanya tidak steril. Dan tidak pro rakyat. Tapi pro kepentingan elit yang punya kepentingan....
@pak_ubanan@Putra_Riau11 Ini sih bukan goblok lagi, tapi bangsat. Loe ngga faham budaya arab yang Egaliter yah. Tradisi gituan dari jawa kuno yg dipengaruhi hindu yang punya kasta..
@zar_alive@keluhkesahkonoh Logikanya coba dipake buat kamu; yang kamu katakan apa kak??? Menghakimi orang, suka2 dia kak, namanya sosmed, dan suka2 kamu juga, dan suka2 aku juga. Tapi kita manusia ka. Human being...... yang punya rasa, yang punya panca indera, yang punya nilai2 kemanusiaan
@Jateng_Twit Reformasi jilid2 dan ganti presiden udah bukan obat Republik lagi. Ganti sistem aja. Kembali ke Monarki, atau Teokrasi, atau Sosialisme 1 partai
@logikafilsuf Mulai dari di sendiri. Tdk ada keluarga yg terlibat jadi pejabat. Keluarkan perpres. Pejabat dari pusat sampai lurah dilarang berbisnis (punya bisnis), keluarga inti dan 1 tingkat ke atasnya tdk boleh ada yg jadi pejabat.
@Hokben03@LambeSahamjja Namanya juga investor. Kalo pgn bangun sendiri pake APBN yah monggo. Jangan ngajak mitra/investor dari awal. Yang jelas dong konsepnya....
@kenhans03 Yg bingung. Rezim2 sebelumnya pada kemana. Kok masih ada kayak gini.... sekali ada program rezim sekarang yg dibilang baru dan jadi unggulannya. Jadi kambing hitam dan semua ditumpahkan ke situ. Sepertinya ngga adil. Apa kalo MBG dihentikan nasib pendidikan sama?????
@indepenSumatera Butuh proses. Saya dulu masuk kampus 96 di Bulaksumur ospek diajarin demo. Terus berlanjut. Butuh waktu sampai 98 aksi itu makin besar dan matang, membalikkan keadaan. Semua variable baik momentum, asing maupun DN mendukung. Kalo aksi kali ini masih butuh waktu sampai variable x