kesedihan seperti hari libur yang paling kautunggu, libur dari ketenangan lalu kautebar kenangan.
utuh sengaja kau hancur-leburkan seakan dunia mau peduli dan menyusun puing-puingmu yang berserakan.
puisi gratis 5:
di tengah pasar subuh
kutemui sujud habis terjual
padahal palsu
tulus terpaksa diobral
kalah laku dengan rindu
palsu padahal
malu sama pohon kersen
naungnya sepenuh hati
meski berguguran