Maxstream geblek sih. Sok2an megang hak siar piala dunia. Kena penonton indonesia gini aja udah ga mampu servernya. Daritadi error muluuu. Kirain karena jaringan sendiri. Ternyata banyak juga di X yg sama. Gebleek
Buat saya yg udah lewat 30 tahun ini, banteran kleb balbalan udah sangat nda relevan. Apalagi di sosmed, udah mah gak kenal, banteran kleb balbalannya luar negeri lagi. Kaya gak ada yg diurusin aja selain itu. 😂😂
An unbelievable season which didn’t end in the way we all dreamed of. That doesn’t change the fact we are still champions of England!
Looking forward to celebrating that with the thousands of fans tomorrow in North London!
Thank you for all the support this season ❤️
PL title after 22 years with UCL final in same season and people want us to be sad tonight?
naaahh... absolutely not
im still proud with it and at least i recognize my club again
"2nd again, ole ole ole..., 0 UCL, ole ole olee..."
Hand on heart, I dont feel sad at all. Im so fucking proud of this group. Won us a PL after 22 years and took us to a UCL final. Kings who will be remembered forever. 99% of Europe would want our season.
Thank you Mikel and Thank you Arsenal.
I recognise my football club again.
Arsenal: Terlatih untuk bangkit lagi
Arsenal tercatat 9 kali jadi runner up di kompetisi lokal. Catatannya:
Era Premier League (sejak 1992): 6 kali (1998/99, 1999/00, 2000/01, 2022/23, 2023/24, 2024/25). Lalu, Era Divisi Utama: 3 kali (1925/26, 1931/32, 1972/73).
Bersama Arteta, 3 kali berturut-turut, sebelum akhirnya jadi juara di tahun ini. Di mata saya, itulah kebanggaan tersendiri, ketika sebuah klub menjadi cermin, menjadi panutan. Bahwa di dalam kehidupan, orang yang berani bangkit untuk berjuang lagi, akan mendapatkan kebahagiaan pada saatnya.
Tahun lalu, Arsenal sampai di semifinal. Tahun ini, bermain di laga puncak. Lawannya sama, PSG yang monster itu. Melihat klub saya berani mencoba lagi, bahkan tahun ini tak terkalahkan selama 90 menit, membuat kekalahan ini terasa seperti reminder saja. Bahwa kalau kamu jatuh, pilihanmu adalah bangkit dan berusaha lagi.
Fans Arsenal yang baik. Dunia akan kejam kepadamu. Seharusnya, kita yang paling mampu menghadapi tekanan itu. Pengalaman, penerimaan, dan mentalitas untuk bangkit lagi, kita yang punya.
Malam ini, bersedih kita bersama. Melepaskan semua adrenalin dan kegelisahan. Esok pagi, ketika dunia semakin kejam, kita bisa bilang ke diri sendiri: "We go again. Over land and sea."
Be proud. COYG
fans Arsenal yang waras tidak akan menyerang Gabriel Magalhaes. kita sadar kok, tanpa Gabriel, Arsenal nggak akan juara Liga Inggris dan melangkah jauh sampai final. Bahkan dia main bagus sepanjang 120 menit.
Bagi kami, Gabriel sudah cukup berkorban dan memberi. We all love Big Gabi.
Ngga bisa dipungkiri kalau saya kecewa kita gagal lagi di Final ke dua ini.
Tapi, tetap bangga sama Arteta dan para pemain. Progress terus tiap musimnya, dari yang bisa balik main di UCL, tembus 8 besar, semi-final, sampai akhirnya bisa ke Final. Chin up, Eze, chin up, Gabi, chin up semua pemain Arsenal dan Arteta! Kalian sudah buat saya pribadi bangga banget sama pencapaian kalian di musim ini. We go again next year! OFC! Up the Arsenal!
Chin up, kalian semua! Jangan patas semangat!
EMANG BELUM WAKTUNYA, ARSENAL.
Jujur, mereka sudah bertahan sebaik-baiknya vs PSG. Mampu mengontrol kotak penalti dengan baik.
Namun, level pemenang dan runner-up hanya tipis beberapa sentimeter saja. Ini belum waktunya, belum ada apinya, & mungkin juara PL saja sudah cukup.