No one criticizes horror more than people who don't like, watch, or play horror media and I never understood that. I'm not into traditional romance, so I don't speak on it. My opinion would be futile.
ga ngerti deh sistem maganghub gimana.. orang yang cv dan portofolio nya bagus dibilang overqualified, sementara yang ga punya pengalaman atau sertifikasi apa-apa dibilang underqualified.
JADI MAUNYA YANG GIMANA SIH KOCAAKKKK.. magang doang dibikin ribet banget. ๐ญ
huhuhu dasar maganghub aneh, cv gue udh lolos screening 5 FMCG well known di indonesia dan lanjut tahap lainnya. masa untuk sekelas maganghub aj gk ada ro sampai saat ini ๐๐ฅฒ๐
lost sparks karna ini cuma magang tp org org kek mau daftar kartap anjer like wdym magang 6 bulan aja kudu ada sertif A B C, ya portofolio lah, ya LinkedIn udh 500+ connection kek bjir ini buat fresh graduate kocak, lu pada ngarepin apa sih dari fresh graduate? ๐ญ๐ญ
orang-orang mati karena ngirup asap tapi yang kalian permasalahin malah komunitas kalian. if you hate him simply just skip him, apa salahnya orang yang punya platform gede gunain platformnya buat SPEAK UP the issues?
it's so sad a queer person can't even call out someone yang punya track record fetishizing lesbians dan seorang homophobe just because he's currently presenting himself as a "savior" melawan rezim
Sumpah gua geleng geleng tiap membaca kaum queer yg KEBELET HATE memaksa semua orang yang vokal soal pemerintahan harus menerima mereka. Dokter gia yang cuman ngomongin struktur tulang jaman dulu diidentifikasiny cewe/cowo doang pun kena babat ama mereka. I mean??kn dunia medis๐คท
Reaksi netizen ketika ada
Orang nikmatin horor: ๐คฌ๐ก๐ฅฑ๐ ๐คจ๐๐
Orang nikmatin fiksi fantasi soal naga, sihir, peri, monster: ๐ฅฐ๐๐คฉ๐
Padahal sama sama tahayul