Paradoks akhlak tanpa sistem, mhasilkan manusia" baik yg tdk berdaya mhadapi mesin kejahatan yg terstruktur. Ia melahirkn pribadi yg lembut di tengah rimba yg ganas, akhirnya hnya akan tersingkir atau lebih buruk, terbentuk mjd“orang baik” yg pasif, diam thdp kemungkaran sistemik
Sholat tidak membuatnya menjadi muslim, tapi menjadi muslim yg membuatnya sholat. Sholat tidak membuatnya menjadi sholih, tapi kesholihannya mmbuat dia sholat.
Jika belum mau berarti belum cinta, krn cintalah yg membuat mau melakukannya. Kenali rabbmu sebelum mengenal syariatNYA
Hanya untuk mendefinisikan bentuk kejahatan, penyiksaan brutal, atau kezaliman seseorang saja, negara ini bingung. Mereka berkiblat pada PBB, tapi yang dilakukan TH tidak termasuk penyiksaan karena pihak negara tidak tahu dan penyiksaan dilakukan diam-diam. Padahal telah nyata
"La ONU concluye que Israel ha cometido asesinato selectivo contra niños palestino, ha torturado, maltratado y abusado sexualmente de niños palestinos. Ha destruido orfanatos, escuelas e infraestructura infantil. Israel ha cometido crímenes de lesa humanidad".
La ONU acusó hoy oficialmente a "Israel" de crímenes de lesa humanidad contra los niños palestinos, asegurando que tienen multitud de pruebas de que los sionistas han matado de manera sistemática y selectiva a niños en Palestina, incluso afirma que han torturado y violado a niños.
Este informe debería ser portada de todos los medios de comunicación y motivo suficiente para arrestar de manera inminente a Netanyahu y disolver el apartheid sionista en Palestina.
Laporan terbaru Komisi Penyelidikan PBB mengungkap bagaimana anak-anak Palestina menjadi sasaran pembunuhan yang disengaja oleh pasukan Israel. Salah satu anggota komisi, Chris Sidoti, menceritakan kasus seorang anak Palestina berusia 14 tahun di Tepi Barat yang diduduki.
Menurut Sidoti, anak tersebut ditembak oleh tentara Israel dan kemudian dibiarkan tergeletak selama 45 menit hingga kehabisan darah. Selama waktu itu, para tentara berdiri di sekitarnya dan mencegah siapa pun memberikan pertolongan medis yang dapat menyelamatkan nyawanya.
Mengomentari kejadian tersebut, Sidoti melontarkan pertanyaan keras kepada masyarakat Israel:
"Saya memiliki tiga pertanyaan untuk rakyat Israel. Orang seperti apa para tentara kalian, yang membiarkan seorang anak berusia 14 tahun kehabisan darah hingga meninggal selama 45 menit? Orang seperti apa para pemimpin militer kalian? Dan orang seperti apa para pemimpin politik kalian?"
Ringkasan isi laporan sudah saya tulis di https://t.co/4zJtvr9qD7
#Repost @tanahuntukrakyat
"Ini tanah negara."
Kalimat ini sering kita dengar ketika terjadi konflik agraria, pengadaan tanah untuk pembangunan, atau penggusuran. Terbaru saat TNI intimidasi petani di Tasikmalaya.
#StopMiliterisasiAgraria#HakAtasTanahHakAsasiManusia
@MujOri94099@regar_op0sisi Rakyat tembok ratapan oslo memang banyak tidak mengerti aturan . Dikasih tau prosedural aturan yg benarpun ketakutan priuk nasinya berkurang jd terus menggonggong pdhl salah.