@awaaannnn__ Engga hanya di PNU, tapi semua kampus Arab Saudi rata2 full scholarship. Tiap tahun banyak yg keterima dari Indo, khususnya alumni pondok/sekolah2 Islam, tapi emg jarang dinotice sama akun2 scholarship. Mungkin ada anggapan klo ke Arab pasti belajar agama Islam, pdhal engga jg.
@amatchalattie@darlarchive Banyak sejatinya, kok, biasanya sesuai audiens. Kalo wanita, ya, isinya hak & kewajiban muslimah. Kalo laki2, ya, sebaliknya. Malah ulama perempuan (akademisi laki2/wanita yg concern isu wanita) itu scr nominal msh lebih banyak di indo ini, kalo ditelusuri.
@lilaccountz Bersuara di muka umum, apapun itu -dakwah, opini, dll-, mmg harus bersiap dgn konsekuensi yg dihadapi, apalagi sikap kontradiktif org lain. Sbb, manusia diciptakan dgn ragam pikiran. So, yg penting luruskan niat sebelum berbicara dlm konteks apapun agar lbh lapang.
Waffaqanallah.
@lilaccountz Iya, makanya tugas muslim skrg itu sebenernya mengejawantahkan “Apa itu Islam?” dlm banyak konteks kehidupan. Bukan hanya menihilkan eksistensi -isme lain saja, tapi upaya diri kita malah kurang aplikatif & relevan. Mereka lebih kenal -isme2 itu ya efek nirkontribusi kita.
Ada laki-laki beropini (baca: bercerita) klo rumah itu tempat teraman utk mengasingkan diri, jadi seolah2 lagi “shutdown.” Tapi, tetap tidak lepas dari saran dan kritik, hehe.
Padahal, boleh jd si abang itu sejatinya sangat full provider, family-man, dll. Nasib laki-laki, hehe.
@lilaccountz Saya malah berpikir klo “shutdown” kata masnya itu lebih ke menjadikan rumah sbg tempat istirahat total yg engga bisa dicari di tempat kerja. Oiya, istirahat di sini maksudnya peralihan aktivitas. Ada istilah masyhur: “Rehat itu dlm pergantian aktivitas”
الراحة في تبادل الأعمال
Sept 2025: Sabana 2 Merbabu via Selo (Gancik)
Mei 2026: Lembah Kirana Andong via Temu Kidul
Jedanya jauh bgt, sblm ke Merbabu, terakhir ke Ciremai 2018, wkwk.
Saran gunung selanjutnya yg cocok utk penyegaran pikiran, mumpung Juni libur panjang, hehe.
@Dospemz Saya sempat agak kaget jg pas dikasih tau seorang profesor (wakil rektor suatu kampus) klo ada profesor (kampus yg sama) yg mundur dari jabatan rektor yg kedua kalinya (periode sebelumnya bagus) & jd ketua tim pemenangan Pragib. Tp, saya cuma bisa bergumam: itu hak politik dia.
@rysniro Banyak. Bbrp alumni kampus gua yg (katanya) miskin kerna ortunya terdaftar PBI/PKH/SKTM di DTKS Kemensos bisa ikutan jalur prasejahtera, semua persiapan bahasa dibiayai. Entah itu DN atau LN. Udh dapet beasiswa, gaya penampilannya pada perlente, kayak bukan orang yg gak mampu.
@be_bechii @sojoyus Baca lagi perlahan, biar teksnya dipahami utuh. Di sana tertulis, semua uang lauk dipegang wanitanya. Sampe2 makanan sisa yg diandalin si bapak itu juga dibuang. Seolah2 si bapak haram buat makan, ya akibatnya fatal.
Kalo si (alm) bapak punya pegangan, baru dibilangin gtu.
@musafir_hidup@sojoyus Baca lagi perlahan, biar teksnya dipahami utuh. Di sana tertulis, semua uang lauk dipegang wanitanya. Sampe2 makanan sisa yg diandalin si bapak itu juga dibuang. Seolah2 si bapak haram buat makan, ya akibatnya fatal.
Kasus lu beda, lu msh punya akses alternatif makan sendiri.
@Mangga1111 Sbg orang Sunda, turut berdukacita utk si akangnya.
Emang kadang bbrp cewe Sunda gak ngukur diri. Bbrp kenalanku cewe Sunda yg hebat malah sederhana & intimate nikahnya. Klo mau mewah, minimal nilai otak & hati dinaikin lah, ulah modal raray, eusi calana & eusi beha hungkul.
@empty__core Tipikal cewe problematik emg gtu. Pengalaman sendiri digebyah uyah ke yg lain. Kalo hidupnya bener, atau bisa survive ke lingkungan yg bener, gak mungkin bikin pernyataan kek gitu.
Well, hampir ga pernah liat cewek suku lain yg ngejek marwah cowonya kecuali Sunda ini.
@tanyakanrl Idealnya, sih, ketika ada muslim/ah yg berupaya bertakwa tp kesulitan harta, LAZIS setempat perlu gercep bantu memenuhi kebutuhannya sampe dia bisa berdaya kembali utk bekerja. Baru setelah itu dinasihati ttg ikhlas, sabar & tawakkal.
Kadang org kena ujian itu mudah goyah.