Simply Scriptwriter : losmen bu broto, Kembang api, Miracle in cell no.7, perfect strangers, twivortiare, buya hamka, surga yang tak dirindukan, tampan tailor
Makasih @vincentjose untuk frest take point of viewnya ๐๐ memang decision demi decision tumbuh dan terbaharukan dalam prosesnya @upieguava dan @dreynando
PDM jadi harus semakin hati-hati untuk merengkuh range audience selebar mungkin dan seaman mungkin dari possible kontroversi.
Serba salah dan serba beresiko.
Apalagi tdk byk so-called reviewer yg mau memahami sisi ini tapi pedasnya minta ampun.
Buat penonton keluarga dan anak-anak, aku rasa filmnya masih bisa dinikmati. Tapi buat yang butuh kekuatan emosi dan kedalaman narasi, buat aku film ini memang masih ada sejumlah aspek yang perlu dikembangkan dan disempurnakan.
FFI tahun depan at least udah ada 4 kandidat kuat yang masuk nominasi Film Panjang terbaik
โ Empat Musim Pertiwi (dir. Kamila Andini)
โ Monster Pabrik Rambut (dir. Edwin)
โ Para Perasuk (dir. Wregas)
โ Suka Duka Tawa (dir. Aco Tenri)
Ada 1 lagi sih, tapi tar dulu :)))
Saya yg selalu concern dgn masalah2 perempuan sgt tersentuh di banyak numbers yg dibawakan di sepanjang musikal ini.Tapi yg terbaik tentu saja lagu 'Perempuan Bisa apa', dibawakan dgn penuh emosional,&kemarahan yg terpendam! Selamat unt semua yg terlibat.Foto oleh @sukadisiniaja
Gw suka banget bagaimana #2ndMiracleinCellNo7 menuturkan ceritanya. @alimsudio jago banget milih konflik yg ga kalah penting setelah film pertama kelar. Nasib Kartika bersama keluarga Pak Hendro.
Tapi, serius, ini adalah karya terbaik @alimsudio sebagai penulis skenario, dengan beban berat yang mesti dipikul, bagaimana melanjutkan kisah film pertama, meramu cerita baru, memberi porsi yang pas untuk setiap karakter yang begitu banyak...
Kenapa ya kalo acara awarding di indo selalu sudah (di)bocor(kan) duluan siapa yang menang? Mengurangi kenikmatam deg2annya gak sih? - just wondering, probably gak ada yang peduli juga kayaknya ๐ฌ