Nah, kan. Saya bilang juga, jangan berlebihan. Sebuah pepatah berkata, ada tiga macam kebenaran: kebenaran menurutmu, kebenaran menurutku, dan kebenaran itu sendiri
.
Emosi boleh. Cek fakta jangan lupa
dari SD sampai SMP gua udah jaga warnet, cuti cuma pas ujian. lulus SMA milih kerja daripada beasiswa kuliah yg gua dapat. lalu ngantor, balik warnet, ngojek, DJ di kota, MC Sweet 17th sama Wedding 7 Tahun, berakhir terkenal. jan banyak cakap kau pengecut.
dari SD sampai SMP gua udah jaga warnet, cuti cuma pas ujian. lulus SMA milih kerja daripada beasiswa kuliah yg gua dapat. lalu ngantor, balik warnet, ngojek, DJ di kota, MC Sweet 17th sama Wedding 7 Tahun, berakhir terkenal. jan banyak cakap kau pengecut.
Teruntuk Kawan-kawan, selamat membaca sampai beres. Sekali lagi, sampai beres. Agar kita bisa memilah dan memilih secara objektif, apa itu “memperjuangkan keadilan”, dan apa itu “mewariskan balas dendam”
;)
Persepsi kebenaran selalu berubah. Sains yg dulu dianggap sihir, kini dipakai sebagai landasan. Mentari yg dulu dianggap memutari bumi, ternyata merupakan pusat dari revolusi planet. Maka jangan heran jika seseorang yg dulu menganggapmu selalu benar, kini bisa berbalik membencimu