Sumatra dan Aceh kena bencana nggak sedih, anak-anak keracunan MBG nggak sedih, nilai rupiah hancur nggak sedih, ada gelombang PHK nggak sedih, Papua dieksploitasi nggak sedih, para petani banyak yang gagal panen nggak sedih, demonstran terbunuh nggak sedih, dan ketika ada tiga anak buah ditangkap karena melakukan kejahatan kamu baru bilang sedih? Kamu ini presiden atau apa sih?
Lihat ini guys..
Disaat indo lagi kesulitan narik pajak..Malaysia malah gacor..
Pajak yang berhasil ditarik Malaysia itu 200 miliar ringgit (2025), naik hampir 30 miliar dari tahun 2024 yang sekitar 170 miliar.
BEDA BANGET sama Indo yang stagnan yakni cuman bisa narik Rp. 1.917 triliun (2025). Jumlah ini turun 0,7 % dibandingkan 2024 yang jumlahnya Rp. 1.932 Triliun.
Udah itu kita shortfall lagi 270 triliun pas 2025.
Maksudnya shortfall itu apa? Itu tandanya uang yg masuk dari pajak kita lebih sedikit daripada uang yang dibelanjakan negara kita.
Artinya apa? Untuk menutupi shortfall harus NGUTANG atau pakai cadangan.
Kenapa bisa pengeluaran kita besar??
Ya gara2 MBG, IKN dan proyek2 merkusuar yang dibikin pemerintah kita lah.
Kenapa SAHAM BCA LONGSOR?
Sesudah Himbara, sekarang bank Swasta DIPAKSA ditarik secara off budget untuk membiayai proyek2 prioritas unggulan pemerintah (MBG, KPMD...)
Cash flow APBN sudah gak kuat, yang DISURUH jadi penyedia likuiditas ya Perbankan.
N.G.E.R.I.
TNI LAGI? BABAK BARU
Kamu lolos LPDP. Beasiswa ratusan juta. S2 di luar negeri.
Tapi sebelum terbang kamu harus masuk barak dulu.
Bukan lebay. Ini beneran terjadi minggu ini.
Faktanya:
4–9 Mei 2026 — 206 penerima beasiswa LPDP program S2 dan S3, dalam dan luar negeri, diwajibkan ikut pembekalan di Gedung Marsekal Sukardi, Lanud Halim Perdanakusuma.
Bukan hotel bintang 5.
Bukan seminar motivasi.
Pangkalan militer.
6 hari.
Wajib.
Kegiatannya seperti apa?
Bangun pagi.
Agenda dari jam 05.00 sampai 21.00 WIB.
Tidur di tenda.
Dan HP? Hanya boleh dipegang 1 jam sehari.
Awalnya bahkan mau nol HP sama sekali baru dinegosiasi jadi 1 jam.
Kamu yang biasanya riset jurnal Scopus jam 2 pagi, sekarang harus tidur di tenda dan lapor ke TNI dulu.
Kenapa TNI yang ngisi materi?
Kata Mendikti Brian Yuliarto:
Pembekalan ini untuk memastikan para peserta punya kesiapan saat belajar di dalam maupun luar negeri, menanamkan disiplin, kerja keras, dan nilai-nilai kebangsaan.
Kata LPDP:
Personel TNI akan memandu kegiatan outdoor.
Bukan hal baru, sudah dilakukan di angkatan-angkatan sebelumnya.
Kata peserta yang keberatan tapi nggak mau sebut nama:
"Hampir semua mempertanyakan buat apa?"
Dugaan alasan sesungguhnya:
Kebijakan ini diduga kuat merupakan respons atas fenomena alumni LPDP yang memilih menetap di luar negeri setelah lulus.
Jadi logikanya begini:
Negara udah bayar beasiswa ratusan juta → alumni malah kabur ke luar negeri → solusinya? Masukin dulu ke barak supaya rasa nasionalismenya naik.
Apakah ini efektif?
Pertanyaan bagus. Belum ada penelitiannya.
Estimasi biaya yang dikeluarkan negara:
Beasiswa LPDP per orang rata-rata mencakup biaya kuliah + biaya hidup. Estimasi kasar per penerima:
- S2 luar negeri → Rp 400 juta – Rp 1 miliar tergantung negara
- S2 dalam negeri → Rp 50 juta – Rp 150 juta
- 206 peserta batch ini saja → estimasi total dana ratusan miliar rupiah
Belum terhitung biaya penyelenggaraan pembekalan 6 hari di Lanud Halim sewa fasilitas, konsumsi, operasional TNI, akomodasi tenda yang angkanya belum diungkap ke publik.
Dan komentar paling jujur di internet hari ini tetaplah dari @elpnmoe:
"Tamatan SMA malah disuruh mendidik S2"
aowkoawkaokawo
Bukan soal disiplinnya salah atau benar.
Tapi kalau orang paling cerdas yang sudah lolos seleksi super ketat LPDP masih dianggap perlu dididik nasionalismenya oleh pemateri militer selama 6 hari di tenda
Mungkin yang perlu dievaluasi bukan mahasiswanya.
Mungkin sistemnya
#LPDP #TNI #Beasiswa #Hardiknas2026 #PendidikanIndonesia #Awardee
Selama kurang lebih 1,6 tahun masa pemerintahan, berbagai indikator penting menjadi sorotan publik. Mulai dari nilai tukar rupiah yang melemah hingga menyentuh angka sekitar 17.300 per dolar, hingga pergerakan IHSG yang dinilai tidak menunjukkan performa terbaiknya.
Di sisi lain, isu kesejahteraan masyarakat juga ikut menjadi perhatian, dengan jumlah penduduk miskin yang masih tinggi. Kualitas pendidikan pun kembali dipertanyakan, seiring dengan berbagai penilaian global yang menempatkan Indonesia dalam posisi yang kurang menguntungkan.
Tak hanya itu, angka utang negara yang mencapai ribuan triliun rupiah serta defisit anggaran yang besar turut memicu diskusi di berbagai kalangan. Semua data ini menjadi bahan evaluasi yang terus diperbincangkan oleh masyarakat.
Pada akhirnya, publiklah yang menilai apakah capaian ini merupakan keberhasilan, atau justru menjadi catatan penting untuk perbaikan ke depan.
cc: musrhid
Gimana gak sakit?
- Rupiah Anjlok ke 17.300, padahal target Presiden Rp 5.000
- IHSG janjinya to the Moon 28.000, faktanya NYUNGSEP ke 6.900 dari 9000an poin
- Defisit Parah, Per Maret saja 240 Triliun (hampir 1% PDB)
- Mengatur uang 335 Triliun untuk MBG tanpa jaminan yang jelas bagi keuangan negara
- Negara tiba2 impor 105.000 Pick Up dari India
- BGN tiba2 Impor 25.000 Motor listrik tanpa sepengetahuan Purbaya
- Asing Menarik Modal, lebih tertarik dengan Vietnam & Filipina
- Bank HIMBARA disuruh memfasilitasi kredit program MBG Dan KOPDES
cc: threads
channel YouTube UTUL UGM sesuai pengalaman aku
TKDU: risdiana arsita, adrian permadi, math-lab, ruang tentor
TPA: C.H.E channel, Amalia Elita
kimia : Edcent, matkim privat, BIG course, KIM UD, belajarKu
bio: Edcent, Syariful Banun, Subagja Agustinus, Guru Ahli, Biologi Vibe
Hey @Harvard,
One of your graduates (Stella Christie) is out here arguing against salary floors for lecturers, claiming “competition” and “quality-based pay” are essential for university progress and national scientific advancement.
Yet under the very same regime she serves, she fails to explain why MBG staff can earn far more than the lecturers who actually teach, research, and carry the university’s core academic mission.
For Harvard, having an alumna publicly defend this kind of selective and hypocritical logic is honestly embarrassing.
Thank you for your attention to this matter!
THANKS PAK PRABOWO
semenjak indonesia dipimpin bapak banyak sekali rekor sejarah terpecahkan.
1. kurs usd/idr hampir rp 17.200. paling terpuruk dlm sejarah.
2. utang jatuh tempo di 2026 sebesar rp 833 t. tertinggi dalam sejarah.
3. defisit apbn paling lebar dalam sejarah. dan semua rekor ini terpecahkan
hanya dalam waktu 1.5th saja. keren, pak
Iklan.
Info loker ya kawan-kawan. Tidak harus jadi dosen. Saya biasa kerja-kerja riset dan kerja-kerja kebudayaan. S1 di Unair, Sastra Indonesia. S2 di UGM, Sastra Indonesia juga. CV dan portofolio bisa saya dm. Pekerjaan apapun, di manapun, insyaallah saya dan suami siap sedia.