Baca selengkapnya: https://t.co/3vjfUBhAlD
Salah satu rekaman yang beredar memperlihatkan seorang anggota polisi menunjukkan mimik wajah yang dinilai meledek massa saat kericuhan dalam unjuk rasa peringatan Hari Tani.
~MS #polisi#demoricuh#newsplay [20260925140433978]
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mencopot Wisnu Hani Putranto dari jabatannya sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Cibinong. Pencopotan ini buntut temuan Ombudsman RI terkait hunian mewah bak apartemen di lapas tersebut.
Selain Wisnu, ada 4 anak buahnya yang juga dicopot. Mereka adalah Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kasi Binadik, Kasi Kamtib, dan Kepala Urusan Umum di Lapas Cibinong.
"Iya, dicopot dan diperiksa," kata Inspektur Jenderal Kemenimipas, Rudi Setiawan, saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9).
Rudi menjelaskan, pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri awal mula keberadaan hunian mewah tersebut. Menurutnya, ini penting dilakukan guna memperbaiki tata kelola yang ada.
Di sisi lain, Rudi mengatakan, untuk mendalami temuan ini pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap para warga binaan dan para pegawai di Lapas Cibinong.
📸: Dok. Instagram @/lapas2acibinong .
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R129 | E037 | E158 | E169
#bicarafaktalewatberita #kumparan
“PRABOWO BENCI PAKAR”
Prabowo nampaknya tidak suka bahkan benci dengan Pakar, terutama pada mereka yang mengritiknya. Sikap seperti ini sering disebut anti-intellectualism, merujuk pada orang atau pemimpin yang bersikap skeptis, tidak percaya, bahkan bermusuhan terhadap intelektual, akademisi, kaum terdidik, serta kegiatan intelektual yang disebut pakar.
Pakar atau kaum intelektual dianggap sebagai kelompok yang berbeda dari “rakyat biasa,” terlalu teoritis, tidak praktis, atau bahkan berbahaya.
Dalam konteks politik modern atau demokratis, istilah ini sering dipakai untuk menggambarkan retorika populis dari pemimpin yang aslinya berkarakter otoriter, yang suka menyerang “elit intelektual,” “profesor,” atau “pakar”. Baginya kaum intelektual itu dianggap “mengganggu” karena cenderung mempertanyakan kebijakan kekuasaan dan menyebarkan pemikiran kritis.
Tidak mengherankan jika selama ini Pemerintahan Prabowo terkesan tidak mendengarkan kritik dan masukan. Karena menganggap Pemerintahlah yg paling benar. Hanya institusinya yang mewakili kebaikan dan kepentingan negara. Sedang kaum intelektual kritis dicap negatif sebagai “bodoh”, melengkapi perbendaharaan kata sebelumnya seperti “antek asing”, dan “londo ireng”.
Makanya tidak heran, jika orang orang yg ada di sekitar kekuasaan, dipilih yang tidak bicara kritis. Yang penting nurut dan loyal sebagaimana dalam tradisi prajurit atau tentara. Mengabaikan nilai nilai demokratis yg menganggap kritik itu mencerdaskan, mendewasakan, dan membuat pemerintah lebih hati hati dan bijak.
Karakter Misologist yang membenci argumen kaum terdidik dilakukan dan disampaikan Prabowo itu mirip yang dulu juga dilakukan tokoh tokoh anti demokrasi seperti Mao Zedong (Cina), Polpot (Kamboja), yang garis politiknya anti terhadap orang berpendidikan tinggi. Inilah ironi Prabowo, yang notabene dia anak kandung intelektual Prof Soemitro Djoyohadikoesoemo.
Aneh jika Prabowo tidak suka dengan tradisi intelektual yg kritis seperti bapaknya dulu. Atau inilah gaya retorika Prabowo yg mengikuti gaya komunikasi Donald Trump, pemimpin negara demokrasi tapi berkakter anti demokrasi.
Trump dikenal menerapkan gaya komunikasi “Discredit Strategy” yang hobinya suka menyerang dan mendiskreditkan kaum kritis di Amerika Serikat sebagai kelompok yang tidak patriotik.
Gaya Komunikasi Prabowo punya banyak kesamaan dengan Trump, yang dalam retorikanya menganggap dirinyalah yg sedang berjuang membesarkan kejayaan negara AS. Dia yang mewakili kepentingan negara, sedang pengritiknya dicap sebagai “Traitor”, pengkhianat, penyebar berita bohong dan “The enemy of the American people” musuh rakyat AS. Prabowo melakukan hal yang tak banyak beda.
Bagaimana menurut saudara?
BREAKING NEWS
SUDARYONO AKAN BUAT APLIKASI BUAT KEPALA SEKOLAH AGAR BISA MEMBERI RATING MBG YANG BERIKAN PADA HARI ITU SEPERTI BINTANG 1 SAMPAI 5 SEMACAM DI APLIKASI GOJEK
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyoroti sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinilai ragu-ragu dalam memeriksa Nusron Wahid dalam pusaran kasus dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Mahfud menilai, dalam situasi seperti ini, peran aktif Presiden sangat dibutuhkan untuk memberikan dukungan moral kepada lembaga antirasuah tersebut.
Mahfud menegaskan Presiden Prabowo harus memberikan pertolongan dalam penanganan kasus dugaan suap HGB yang melibatkan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) tersebut.
Caranya dengan mendorong agar KPK berani memeriksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang namanya sudah disebut-sebut sebagai pemilik uang ratusan miliar yang ditemukan penyidik di kediaman Mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto alias Gus Arif.
#mahfud #mahfudmd #nusron #nusronwahid
@SammiSoh Sudah digaji & diberi tunjangan oleh rakyat ditambah suka nilang2 yg mengakali pengendara👽...
Pas kerja mereka juga ingin dapat gratisan dibalik baju dinasnya, memalukan sekali aparat hukum 🇮🇩 setelah jadi konoha👽⚖️
@SammiSoh Udah paling bener, premanisme berkedok parkir liar itu mending ditiadakan aja atau dimusnahkan. Mereka itu penyakit, menghambat perekonomian dan bikin UMKM cepet gulung tikar. Lagian polisi ngapain sih minta makan sama rokok?
@SammiSoh Dulu saya waktu kecil diajarin orangtua gak boleh minta2 sama orang lain....saru (memalukan). Kalau mampu/punya kekuatan/kekuasaan harus bantu yg lemah.
Yg ini orang2 berseragam,orang2 yg punya wewenang lho, kok ndak tau malu nggih?
@SammiSoh ..tanya ndan, nanti tim yang mau turun ke lapangan bakal minta minta makan, uang rokok, dan uang bensin ngga?
..kok setelah ada permintaan makan anggota, baru ada tim vetifikasi? emangnya selama ini memang sudah rurin minta minta makan dari rakyat, ndan?
@SammiSoh Memeras mah udh karakter dah kayaknya yak, tumbuh di lingkungan pemeras ya ketika di eksekutip, legislatip, yudikatip ya teteo aja malak 🔥. Msak bsa di slsailan dengan M*G?
Polisi pun sibuk beres-beres karena sudah viral. Yg membuat heran kok bisa serendah itu minta makan 3 porsi ke pedagang makanan. Apa negara gak sanggup kasih makan para polisi kita sehingga harus mengais sana-sini?
Prabowo:
Saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera. Itu sumpah saya.
Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar.
Saking pintarnya, saking pintarnya jadi 𝗴𝗼𝗯𝗹𝗼𝗸.
Rekor kebiadaban BGN pecah lagi! Ratusan siswa & puluhan guru di Tulungagung diare hebat hingga 5 kali semalaman usai menelan katering MBG. UKS sekolah melimpah ruah, Inafis & Polsek sampai turun tangan mengamankan sampel makanan.
Kemarin Sidoarjo, Blora, Madiun, Pati, Blitar, Kediri, sekarang Tulungagung! Jawa Timur sudah berubah jadi laboratorium teror racun katering BGN! Mau tunggu sampai ada nyawa melayang baru BGN dibubarkan?!