- S membantah sewa buzzer 350p
Sekali lg ini versi S ya, di beberapa part densu motong supaya S gak kelewat jalur karena bisa jadi blunder berikutnya.
Nitip penghilang ketombe ya:
https://t.co/vkglkfIXAf
- S menyarankan R bikin rekening buat anak supaya gak ada masalah lg kalo R masih mau tanggung jawab
- S pengen bicara langsung, capek dilempar ke pengacara terus
- kata "gue gak butuh 200 juta lo" itu buat netizen,
- nafkah 200 juta itu bukan setiap bulan, tp angka tertinggi.
- S gak pernah bilang cong didepan anak-anak.
- S berkali2 ngehighlight soal pernikahan yg berbeda
- yg minta lapor polisi adalah mamanya S karena alm. Ayahnya dituduh jd tumb*l pesugihan makanya pengacaranya beda.
Ini senada dg ucapan minola, alasan minola adalah karena S pernah klaim kl itu rumah hasil S dan bapaknya jadi biar sekalian aja.
- S pindah rumah tp ngontrak karena semua serba mendadak.
- sistem nafkah reimburse sudah berlaku sejak awal pernikahan
- Thalia ke psikolog sejak kecil, pernah dengar ortunya berantem dan marah ke minola
- Thania gak pernah bilang R pencitraan
- S mau bayar tunggakan rumah 14M tp R minta ganti biaya pembangunan
- Saat rumah dibangun, R malah sewa rumah di pondok indah. S menduga R mau pakai apartemen dg oranglain karena ada momen R beli kasur buat di apt tanpa S tau.
- S tidak pesugihan, jawabannya sama seperti sebelumnya, itu keperluan syuting.
POV sw dari podcast DS, videonya 1,5jam dan banyak yg komen duluan sebelum nonton :
- video minta maaf S bukan untuk RO tp untuk netizen atas ucapannya sbg public figure yg salah.
- S tidak pernah membatasi RO ketemu anak, RO sering lama balas chat dan berganti nomer 2x
- S mengakui RO biayai pembangunan rumah, ayahnya nombokin saat mandeg aja
- S tetap bilang rumah akan dilelang dan sudah kol 5
- DC yg datang 11 Juli itu bukan DC rumah tp DC mobil, pinjol, CC dll.