jangan jahat jahat yaa, everyone’s still healing from the things they don’t talk about. kita gak pernah tau seberapa berat hal yang sedang seseorang hadapi sendirian.
Aku juga pernah mikir, mungkin aku harus "beres" dulu sebelum bisa serius sama siapa pun.
Harus stabil dulu, harus gk overthinking dulu, harus gk punya luka dulu. Tapi makin dewasa aku sadar, manusia mana sih yang bener bener tanpa luka...
Cakep ih kalimatnya:
“Maka bertumbuhlah dengan sangat cantik, biarlah luka-luka itu menjadi perjalanan yang perlahan membentukmu menjadi akar yang kuat”.❤️
that’s so deep!!
tau gak kenapa lo bisa sesakit itu? karena cinta lo itu tulus. gaada strategi, gaada perhitungan, lo cuma sayang dan memberikan semuanya dengan hati yg terbuka. tpi ternyata? semua itu jatuh ke tangan orang yang gatau cara menghargainya
"type kamu kaya gimana?
yang kaya aku, i wanna see someone like me. yang kalo udah sayang, sayangnya full. karna kalo udah sayang, aku kasih yang terbaik.
suka banget sama statement ini 🥹🫶🏻
“kalau kamu selalu melihat segala sesuatu dari sisi positif, percayalah, alam semesta akan selalu berjalan untuk mendukungmu.”
menikahlah dengan pasangan yg nganggep hal hal kecil tentangmu itu penting. like a date of your birthday, your favorite foods, your favorite flowers, sampe random things about you. karena kalau seseorang yg beneran sayang, dia bakal bikin kamu ngerasa dicintai lewat effort kecil yg konsisten, bukan cuma lewat kata kata manis. karena kadang, rasa sayang yg paling tulus itu justru kelihatan dari hal hal sederhana yg dia ingat tentangmu tanpa perlu diminta.
bayangin di kehidupanmu yang mandiri, tiba2 ketemu seseorang yang :
"gapapa sayang kan ada aku"
"ngomong sama aku sayang"
"biar aku yang handle sayang"
"jangan sendiri aku temenin ya sayang"
"sama aku terus ya sayang"
"nanti belinya sama aku sayang"
"pake duitku aja bayarnya sayang"