@STresnowati1@prabowo@DPR_RI Tendang aja menteri menteri boneka yg kerjaan nyaalah bikin gaduh dan bikin NKRI jd terancam, aceh, raja ampat, duh gusti ni negara setiap hari ada aja kelakuannya ๐ค
โ๐ป - bagian ke-1 Termul Meradang.
๐๐ป๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ ๐๐๐ , ๐๐๐ช ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐๐๐๐๐ฃ๐ฟ๐ผ๐ท๐ผ.
Bagi orang awam pun sangat jelas, apalagi bagi para pengamat politik, pasti paham, kemana arah pencitraan KDM pasca JKW lengser. Arah panahnya cuma satu, Kursi PRESIDEN RI.
Sedang bagi KDM, dengan kegilaan ambisinya, ia pasti bernafsu betul mencitrakan kemana tiap langkah ia ayunkan pasca JKW lengser. Belajar dari pendahulunya, KDM pun melakukan napak tilas.
Tentu saja bukan sekedar turun ke comberan dan longak-longok ke selokan, bukan juga bagi-bagi traktor untuk ditarik lagi, itu sudah usang, tapi dengan ragam inovasi pencitraan baru yang tidak ada pada JKW dan menurutnya dapat memuluskan ambisinya menuju Kursi PRESIDEN.
KutuProjo (sebutan untuk para JKW Mania) adalah bagian murni dari pengagum JKW. Mereka adalah para fans (fanatic) yang umumnya datang dari faktor kesamaan ideologis dengan yang dikaguminya, bukan faktor personal.
Jadi bagi para KutuProjo, JKW sebenarnya hanyalah seonggok daging dan tulang. Secara fisik JKW boleh musnah, namun ideologinya tak boleh hilang. JKW sebagai manusia bisa tiada, namun nilai-nilai ideologinya harus tetap abadi. Itu sebabnya, bagi KutuProjo, JKW setiap saat dapat digantikan dengan sosok siapa pun sepanjang nilai-nilai ideologi ada pada sosok penggantinya.
Bagi KutuProjo, JKW pasca lengser telah menjadi inang ideologi gabuk dan tembuhuk. Tanpa kekuasaan, JKW bagi KutuProjo sudah merupakan afkiran yang tidak lagi produktif. Inang ideologi tersebut harus ada penggantinya, dan KDM-lah jawabannya.
Di mata KutuProjo, KDM adalah JKW versi kedua atau lanjutan. Profil KDM adalah JKW Versi Extrem. Mengapa tidak dari dulu saja usung KDM ?
Andai 10 tahun lalu KDM dimajukan diposisi JKW, pasti akan gagal, karena resistensinya sangat kuat. KDM saat itu adalah biang klenik, agen sesajen dan developer berhala ditengah-tengah ratusan ribu penggiat dakwah PKS versi istiqomah, laskar FPI dan mubaligh HTI. Kalau dipaksa muncul saat itu, pasti mendapatkan perlawanan sengit dari kekuatan umat Islam yang masih kuat dan solid.
Harus ada versi Alpha terlebih dahulu untuk mengikis tembok tebal resistensi, yakni pembodohan, pemiskinan, penggembosan moral, degradasi ahlak, pelunturan nilai agama, pelemahan ormas agama, perusakan konstitusi, penjungkir balikan demokrasi, dstnya.
Agen Alpha dipersiapkan untuk misi meliberalisasi PKS, membubarkan FPI dan menjadikan HTI Organisasi Terlarang. Dan profil yang paling tepat untuk mengemban misi itu ada pada Agen Alpha JKW.
Setelah visi dan misi versi Alpha sukses, maka barulah versi Beta yang lebih extrem dinilai tepat untuk melanjutkan. Versi yang memiliki bobot dungu dan bodoh yang sama, namun lebih mampu melakukan aksi-aksi frontal dan represif. Dan itu ada pada KDM sebagai versi Beta.
Alur langkah KDM selanjutnya amat mudah bisa diterka, New Personal Branding, pencitraan gaya baru. Misalnya, jika KDM berkesempatan mengikuti Pilpres, maka setahun sebelum pemilihan, KDM pasti akan menjalankan ibadah Umroh atau Haji, plot twist-nya pasti begitu.
Sebenernya, baik KutuProjo, JKW, KDM, bahkan termasuk dengan Ideologinya, adalah produk dari pelaku industri dan bisnis politik yang sama, yakni pelaku industri dan bisnis politik yang juga menguasai industri dan bisnis di sektor perekonomian yang dikenal sebagai OLIGARKI.
Oligarki inilah yang bertindak sebagai Rezim Plutokrasi, penguasaan oleh segelintir elite terhadap rezim boneka berplatform Demokrasi. Mereka adalah pemodal karena memiliki akses finansial dilevel kuadriliun atau bahkan kuintiliun.
Banyak yang meyakini bahwa Rezim Plutokrasi ini pun sejatinya bukan puncak gunung es penguasa tertinggi, karena dibelakangnya masih ada kekuatan yang jauh lebih besar lagi, yaitu Superpower State, pusat kekuatan adidaya, emporium yang menjadi kiblat para pemuja kekuasaan, Gunung Kawinya para Politis serta Tuhannya para Diktator Tiran dibanyak negara terbelakang yang tingkat kesejahteraan dan pendidikan penduduknya rendah.
Hilirisasi adalah kunci.
AI adalah kunci.
Makan gratis adalah kunci.
Kalo kuncinya udah ada dan kita belum juga sejahtera, sepertinya yg belum ketemu justru pintunya..
@yogi_Halim@logos_id Kebijakan di NTT udah dibatalkan blok, cth negara maju mana ada anak sekolah pagi pagi, pagi itu bisa buat istirahat atau berolahraga atau beribadah tapi tidak untuk disuruh mikir, otak dipake blok
@yfs199@KangManto123 Gada basis data, asal jeplak ngerasa paling bener sendiri, klo lu ribet pake KB ya gausah dipake, kenapa kehidupan pribadi lu yang mengenaskan harus lu paksain ke orang lain yang gak lu kenal, goblok kok dipelihara.
@persidafon_fans@giIangmahesa Emg buta pemujanya, poverty porn, lu cari aja tuh di yutub, banyak dokumenternya, drpada lu tontonin yutubnya gubernur malah bikin dia tambah kaya.
@giIangmahesa Poverty porn, banyak kok dokumenter nya tentang sikaya berbagi duit buat si miskin tapi tetap untung si kaya, karen dari konten nya dapet duit pun dari warga yang melihat kontennya tertipu dengan label dermawan, gada perubahan kayak type pertamanya yang doyan bagiin bansos.
@Anak__Ogi@DediMulyadi71@prabowo pendukungnya coba muncul satu satu, coba absen, coba liat nih apa mereka juga ternyata satu kubu selama ini sama fafafufu ? nih junjungan mu menjilat fafafufu
@blisonny setiap kritik dibales konten yang lo puja puja, padahal tujuan konten disitu udah jelas buat matiin kritik karena ngambil perspektif dari dia sndiri yang jelas jelas menguntungkan dia, eh tapi apa lo sepintar itu buat ngerti maksut dr kata kata gw?