"Kedua, aku tidak mengenal nama yang kau sebut." tukas Hera seolah ia tidak mengerti apapun, tidak mengetahui apapun bahkan nama Chan Ho adalah hal pertama yang ia dengar di sepanjang kehidupannya.
"Jadi, jangan bertele-tele dan katakan apa maksudmu." @rottenhaul
datar tanpa perlu banyak penjelasan.
"Tidak dalam bentuk harta ataupun kata." lanjutnya santai, "itu yang pertama."
Ia lantas menoleh ke samping, kembali mengamati lagi garis wajah pemuda yang kini tengah fokus menyetir di sampingnya.
"Soal bayaranmu malam ini? Jadwal ketiga atau ada hal lain yang ingin kau ketahui?" lanjut Hera sebelum ia kembali menatap lurus pada jalanan di depan setelah melihat reaksi Hyun dalam hitungan detik.
@rottenhaul.
wajah Hyun terlihat seperti anak-anak. Tidak tergolong tampan dalam standar Hera namun manis.
"Apa kalimat yang kau harapkan untuk keluar dari mulutku?" tanya Hera santai, tidak ada nada menekan, justru terdengar kosong dan main-main.
There was a quiet ease in her posture as she waited for the warrior's answer, the faint scent of flowers accompanying every movement she made.
β @saintofyours
βAre you going to take a shower now, or are you do it later?β Hera asked.
Seated in front of the vanity, she carefully brushed her hair while watching Prince through the mirror.