Lupa adalah mekanisme perlindungan alami manusia.
Otak kita terbatas.
Kalau mengingat setiap menit dari kehidupan sejak lahir, semua orang akan menjadi gila.
Justru karena bisa lupa, kita bisa keluar dari penderitaan.
Menyimpan dendam ibarat meminum racun tetapi berharap orang lain yang merasa sakit.
Rasa pahit itu hanya akan memenjarakan jiwa kita sendiri, mencuri kedamaian batin, dan menghambat aliran sukacita dalam hidup harian kita.
Ketika rasa cemas atau gelisah mulai mengintai pikiranmu hari ini, ingatlah bahwa kamu tidak perlu menanggung semuanya sendirian. Ada damai dari Kristus yang siap menjaga hati dan pikiranmu tetap tenang.