Mau kasih sebuah tips,
Kalo kalian nemenin bayi yang baru belajar makan (usia 6 bulanan) atau mungkin yang udah seusia Yoojun tapi makannya susah, ingat ya waktu makan JANGAN sering-sering di lap mulutnya ๐
In this economy, gue belajar untuk mengerti, memaklumi dan ga betein temen yang sibuk. Sibuk kalau diajak hangout, sibuk kalau di hubungin, pokoknya sibuk. Weโll never know what a person is going through financially or emotionally, apa lagi kalau kita cuma berasumsi dan ga support dia dengan sesimple menyemangati.
Even if you have to cancel our plan last minute, kalau alasannya untuk kerja, please do. Surviving in this economy is more important than our coffee dates. We can always raincheck!
๐ DI USIA 65 TAHUN, BELIAU MASIH BERJUANG MENGAJARโฆ
Namanya Bapak Rudy Dermawan, pensiunan guru Bahasa Jepang lulusan UNISBA.
Di usia yang sudah tidak muda 65 tahun, beliau tetap memilih mengajar demi menyambung hidup.
๐ Beliau membuka kelas online Bahasa Jepang (level N5โN4) untuk siapa saja yang ingin belajar dari nol.
๐ Selain itu, beliau juga menjual E-book belajar Bahasa Jepang (PDF) seharga Rp50.000 saja.
๐ Bagi kita mungkin kecilโฆ
Tapi bagi beliau, itu sangat berarti untuk kebutuhan sehari-hari.
Kalau kamu: โ Ingin belajar Bahasa Jepang
โ Atau sekadar ingin membantu
Silakan hubungi nomor yang tertera ๐
โค๏ธ Mari kita saling bantu sesama anak bangsa.
Karena kebaikan kecil dari kita, bisa jadi harapan besar bagi orang lain.
(RT ke semua orang agar meluas)
#BantuSesama #BelajarBahasaJepang #KisahNyata #BerbagiItuIndah #IndonesiaSalingbantu
Nemu bapak ini di fesnuk lagi jualan soft copy materi pembelajaran bahasa Jepang yang beliau susun. Real aseli guru bahasa Jepang, karena beliau buka les juga. Siapa tau ada yang butuh, bisa langsung kontak bapaknya atau mampir ke fesnuknya beliau
Dari awal kan ngajaknya sarapan BARENG bukan NEMENIN GUE SARAPAN. Ya tau gt mah gue sarapan aja di rmh dr awal ngapain panas2 jalan kesana disuruh cpt2 nerobos org banyak ๐
BERKAT NETIZEN DAN RELAWAN, PAK AZIS GURU HONORER YANG KAYUH SEPEDA DARI JAKBAR KE JAKUT KINI TERIMA MOTOR HASIL PATUNGAN.
Abdul Azis (45) menerima bantuan sepeda motor saat tengah mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam 1, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara,