presiden terburuk dalam sejarah
presiden paling gak punya adab.
presiden paling maniac pakai buzzer
presiden paling kotor cara berpolitiknya.
hidup serba kalahan.
dari angkatan bersenjata dipecat.
rumah tangga berantakan.
pilpres 4x kalah terus.
jadi presiden dibenci rakyat karena ulah sendiri.
sekarang main presiden presidenan biar bisa pidato padahal isinya gak mutu.
hidup dikelilingi penjilat. figuratively & literally.
dasar tua bangka sakit jiwa.
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
"seskab teddy mengatakan ada pengamat yg tidak kompeten, tidak pada bidangnya"
"memangnya menteri-mentri di kabinet pada bidangnya? memangnya anggota DPR banyak yg punya ijazah?"
duarrr 🔥
Halo, presiden biadab @prabowo. Saat mengundang 7 pemred kenamaan ke Hambalang sampean dicecar perihal keberlanjutan embege di saat negara berpotensi menghadapi problema moneter dan fiskal karena perang yang berkecamuk di timteng. Dengan lantang sampean mengatakan, "Tetap saya jalankan! Lebih baik saya memberi makan rakyat saya daripada uang itu dikorupsi!"
Lihat ini. Pemberian makan sampean tak sesuai target, tak bergizi, yang diamanahkan ketahuan basah korupsi, dan ekonomi negara yang sampean pimpin carut-marut!
Mundur!
Gini yak,
1. Gua pake fasilitas karna bayar pajak.
2. Pake minyak sawit juga gua beli.
3. Lewat tol juga bayar, gak gratis.
4. Terima gaji dari pemerintah? Sorry yeee, yg ada pemerintah terima gaji dari rakyat.
5. Lu bayaran?
Terima kasih banyak, TVRI. Selayaknya seperti dokumenter Pesta Babi, lewat konten ini lagi-lagi kami disuguhi dokumentasi yang menayangkan fakta, bahwa pejabat negara kita (sangat) goblok dalam memilih prioritas.
SPPG Bojongkaso Agrabinta, Cianjur, Jawa barat nunjukin video distribusi MBG di jalur yang rusak berlumpur
dari video ini justru nunjukin lebih butuh perbaikan fasilitas umum (jalan) daripada dapur MBG kan 😂😂😂 unik banget skala prioritasnya
cr ig TVRInasional
MOBIL HARGA 1.2M, BIAYA OPERASIONAL HAMPIR 600 JT !!
SIAPA PENJABAT TNI DIBALIK KEMUDI PORCHE MEWAH INI??
Porsche Macan hitam berplat dinas TNI merah dengan kode 84155-00, terparkir di jalanan kota.
Bukan mobil sembarangan,
bukan pula pejabat sembarangan.
Porsche SUV premium adalah buatan Jerman. Varian yang terlihat adalah generasi pertama atau facelift (sekitar tahun 2015-2021),
bukan versi listrik yang baru diluncurkan.
Porsche Macan hadir dengan mesin 2.0L turbocharged 4 silinder hingga 3.0L V6 twin-turbo, menghasilkan tenaga mulai dari 252 hp hingga 440 hp di varian GTS.
Harga New Porsche Macan di Indonesia untuk generasi terbarunya dimulai dari Rp 1,7 miliar hingga Rp 2,65 miliar (off the road) untuk varian GTS.
Sementara untuk unit bekas generasi pertama kondisi bagus,
harganya masih berkisar antara Rp 900 juta hingga Rp 1,3 miliar.
Pajak kendaraan mewah di Indonesia itu brutal.
Untuk Porsche Macan dengan nilai jual di kisaran Rp 1,2–1,5 miliar, estimasi pajaknya:
Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) per tahun:
sekitar Rp 30–50 juta
Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) saat pembelian baru: 40% dari harga, alias ratusan juta
Total pajak 5 tahun: estimasi Rp 150–250 juta
BIAYA SERVIS DAN SPAREPART: JANGAN KAGET
Porsche bukan mobil yang bisa diservis di bengkel pinggir jalan.
Servis tahun pertama hanya ganti oli sekitar Rp 6,5 juta.
Tahun kedua masuk intermediate service dengan penggantian oli, minyak rem, dan filter AC, biayanya Rp 11,2 juta.
Tahun ketiga kembali seperti tahun pertama Rp 6,5 juta. Memasuki tahun keempat adalah major service, mencakup penggantian busi, filter udara, oli transmisi, dengan biaya mencapai Rp 23 juta.
Biaya jasa servis Porsche dihitung per jam dengan tarif Rp 900 ribu, belum termasuk suku cadang. Biaya perawatan tahunan Porsche diperkirakan mencapai Rp 20 jutaan.
Estimasi biaya servis dan sparepart selama 5 tahun: Rp 90–120 juta
BAHAN BAKAR: WAJIB PERTAMAX TURBO
Porsche wajib menggunakan BBM berkualitas tinggi minimal RON 95, idealnya RON 98, agar mesin tidak ngelitik dan tetap optimal.
Dengan konsumsi rata-rata 1:8 liter per km untuk penggunaan dalam kota, dan asumsi pemakaian 1.500 km/bulan:
Kebutuhan BBM per bulan:
sekitar 190 liter
Biaya BBM per bulan (Pertamax Turbo ~Rp 14.000/liter): sekitar Rp 2,66 juta
Total BBM 5 tahun: sekitar Rp 159 juta
TOTAL PENGELUARAN 5 TAHUN (ESTIMASI)
Harga beli unit: Rp 1.200.000.000
Pajak 5 tahun: Rp 200.000.000
Servis dan sparepart 5 tahun: Rp 100.000.000
BBM 5 tahun: Rp 159.000.000
Asuransi 5 tahun: Rp 75.000.000
Biaya tak terduga (ban, rem, dll): Rp 50.000.000
TOTAL KEPEMILIKAN 5 TAHUN: SEKITAR Rp 1.784.000.000
PLAT MERAH TNI KODE "00": SIAPA PEMILIKNYA?
Ini yang paling menarik! Plat nomor Mabes TNI berwarna merah tanpa lambang di atasnya, berbeda dengan TNI AD yang berwarna hijau, TNI AL biru muda, dan TNI AU biru tua.
Kode "00" pada plat Mabes TNI menunjukkan kendaraan dari Markas Besar TNI, bukan satuan di bawahnya.
Artinya, pemilik kendaraan ini bukan dari Kodam atau satuan daerah, melainkan pejabat yang bertugas langsung di lingkungan Markas Besar TNI di Jakarta.
Pangkat yang umumnya mendapatkan kendaraan dinas adalah Perwira Menengah hingga Perwira Tinggi, mulai dari Letkol, Kolonel, hingga Jenderal Bintang 1 sampai Bintang 4.
Namun untuk Porsche Macan sekelas ini sebagai kendaraan dinas, sangat kuat indikasi bahwa penggunanya adalah
Perwira Tinggi (Pati) bintang 2 ke atas, setingkat Mayjen/Laksda/Marsda
atau lebih, yang memegang jabatan struktural di Mabes TNI.
Contoh jabatan pada level ini antara lain:
Asisten Panglima TNI,
Kepala Badan/Dinas di lingkungan Mabes TNI, atau setingkat
Wakil Kepala Staf Angkatan.
Mobil ini bukan sekadar kendaraan dinas.
Dengan total kepemilikan hampir Rp 1,8 miliar dalam 5 tahun, wajar publik bertanya: apakah ini fasilitas negara atau aset pribadi?
Transparansi dan akuntabilitas pejabat publik, termasuk militer,
tetap menjadi hak masyarakat untuk diketahui.