Bpk. KH Masduki Baidhowi, MUI Pusat perihal ibadah di rumah, Pak Kyai ini menjawab :"Bhw sholat tarawih berjamaah itu baru dilakukan pada zaman Khalifah Umar, sedangkan zaman Rasulullah dan Khalifah Abubakar tidak ada sholat tarawih berjamaah".
KENAPA PERSIB LEBIH MEMILIH MEMINJAMKAN DION & SADDIL, BUKAN KAKANG & FEBRI? TERNYATA ADA ALASANNYA! 🧠💙
Masih banyak yang bertanya-tanya soal keputusan Persib meminjamkan Dion Markx & Saddil Ramdani.
Kalau melihat aturan registrasi ACL Two, keputusan ini sebenarnya cukup masuk akal.
📋 ATURAN REGISTRASI ACL TWO:
• Maksimal 25 pemain
• Wajib memiliki 6 pemain binaan homeground
→ 3 pemain binaan klub (HGC)
→ 3 pemain binaan nasional (HGN)
🔵 KOMPOSISI HOMEGROUND PERSIB SAAT INI:
HGC: Beckham, Kakang, Febri & Fitrah
HGN: Dedi Kusnandar, Tanamal, Adam Alis & Teja
Artinya, kalau Kakang & Febri ikut dilepas, Persib justru berisiko kehilangan slot HGC yang dibutuhkan untuk memenuhi kuota registrasi.
Dan ini bukan sekadar soal “siapa yang lebih bagus”.
Ini soal strategi membentuk skuad 25 pemain untuk kompetisi Asia.
Apa itu danantara?
Untuk bahasan rumit gini, saya selalu berharap Pak Dahlan Iskan bikin tulisan. Blio memang andalan saya untuk menjelaskan hal-hal rumit dengan bahasa bayi.
Alhamdullah, setelah beberapa bulan gak baca https://t.co/ho3n1BcRbS (meskipun dulu ikut cawe2 bikin web kelahirannya) hari ini sempet nengok dan menemukan beberapa tulisan tentang ini.
Saya rangkum biar temen-temen gampang bacanya.
Pertama baca ini sih: ‘SWF Nusantara’. Barusan saya cek lg, tulisan ini terbit 26 nov 2020, sudah lebih 4 tahun lalu. Ide jaman jokowi dengan panglima pak luhut. Namanya masih Otoritas Investasi Nusantara. Bisa dibaca lengkap disini.
https://t.co/zT901gHrFQ
Jepang? Iya.
ini tarif pajak kalo kalian kerja di Jepang 🇯🇵
Eits!!! Tunggu dulu
45% ini tarif atasnya, macem 35% nya di indo
🧵#jumatbelajar kali ini sebagai aksi dukungan #KaburAjaDulu
2/ Al Jewlani
Ahmed Hussein al-Sharaa, yang pakai nama alias "Abu Mohammad al-Julani" adalah pria kelahiran Riyadh, Saudi. Sesaat sebelum invasi AS ke Irak tahun 2003, ia bergabung dengan al-Qaeda di Irak dan bertempur selama tiga tahun di Irak. Ia ditangkap dan dipenjarakan oleh serdadu AS pada tahun 2006 hingga 2011. Pembebasannya bertepatan dengan revolusi Suriah [nah di sini "aneh"-nya], dan ia mendirikan Front al-Nusra pada awal tahun 2012. Al Nusra kemudian berganti nama jadi Hay'at Tahrir Al Sham.
Pada Desember 2024, HTS mengambil alih kekuasaan di Damaskus. Lalu Al Jolani ditanya, apakah ia berencana melawan serangan Israel ke Suriah? Ia menjawab: "Suriah tidak siap untuk terlibat dalam perang baru [dengan Israel]. Negara ini belum siap untuk perang lainnya. Ketakutan terbesar kami adalah Hizbullah dan milisi Syiah yang didukung Iran." (cek video).
Seiring "kemenangan" HTS, Israel membombardir Suriah sehingga 80% fasilitas militer Suriah kini hancur. Padahal, itu bukan "fasilitas militer rezim", tapi milik bangsa Suriah, dan seharusnya, meski rezim berganti, fasilitas militer itu tetap dipakai untuk melindungi kedaulatan Suriah.
Apa Jolani protes? Tidak.
Yang paling parah, Israel juga menguasai penuh Gunung Hermon. Gunung ini adalah tempat paling strategis di Dataran Tinggi Golan. Dari atas sana Israel bisa mengendalikan Lebanon, Suriah, Yordania, dan Palestina. Dari Hermon, Damaskus hanya berjarak 40 km, artinya, dalam jangkauan peluru artileri Israel.
Tak heran jika Menteri Perang Israel, Israel Katz, berkata "ini momen bersejarah yang mengharukan.”
Logikanya, kalau benar HTS ini ingin mendirikan pemerintahan di Suriah, mengapa mereka "menghadiahkan" gunung itu kepada Israel? Jawabannya cuma satu: mereka adalah agen Israel. Joulani atau "Jew-lani" adalah "our man in Damascus" bagi Israel.
Keruntuhan Assad memang keinginan terbesar Israel, agar semakin kokoh menjajah Palestina. Tak heran jika segera setelah rezim Assad tumbang, Netanyahu berkata (cek video), “Keruntuhan ini [rezim Assad] adalah akibat langsung dari tindakan keras kita terhadap Hizbullah dan Iran. Ini memicu reaksi berantai dari semua orang yang ingin membebaskan diri dari tirani ini dan penindasannya." [artinya: ia mengklaim bahwa berkat koordinasi dengan Israel-lah HTS bisa menang].
Our Man in Damascus
1/ Eli Cohen
[nanti bagian 2: Al Jolani]
Eliahu ben Shaoul Cohen lahir di Mesir (1924) dari orangtua Yahudi kelahiran Aleppo, Suriah, yang kemudian hijrah ke Mesir, sebelum akhirnya menetap di Israel. Ia fasih berbahasa Ibrani, Arab, Inggris, dan Perancis.
Suriah sejak awal -hingga kini- merupakan negara Arab yang paling gigih menentang pendirian Israel di atas tanah Palestina, sementara negara-negara Arab lain memilih berdamai dengan Israel. Eli direkrut Mossad untuk menjadi mata-mata di Suriah. Ia diberi berbagai jenis training, termasuk training bahasa Arab dialek Suriah. ‘Kehebatan’ Eli membuatnya mampu tampil sempurna sebagai Kamal Amin Ta’abet : lahir di Beirut dari orangtua muslim asal Suriah; yang pada tahun 1948, pindah ke Argentina, dan di sana mereka menjelma sebagai pedagang tekstil Suriah yang sangat sukses.
Tahun 1961, Eli dikirim ke Argentina untuk memulai penyamarannya. Dengan cepat dia berhasil mendapat tempat di tengah para imigran Suriah di Argentina dan dikenal sebagai anak bangsa Suriah yang sukses, dermawan, pintar, dan menyenangkan. Eli pun berhasil menjalin kontak erat dengan para diplomat Suriah, termasuk Jenderal Amin Al Hafez, pentolan Partai Sosialis Baath Suriah.
Eli berhasil mengambil hati orang-orang partai ini dan aliran dana besar dari Eli membuatnya dianggap sebagai ‘tokoh masa depan Partai Baath’. Pada tahun 1961, Partai Baath naik ke puncak kekuasaan di Suriah. Eli pun datang ke Damaskus sebagai seorang pengusaha sukses yang ingin mengabdi pada tanah airnya. Uniknya, Eli bisa membuat situasi bahwa dia datang ke Damaskus justru setelah dibujuk dan didesak oleh teman-temannya, orang-orang elit Suriah.
Di Damaskus, dia segera populer sebagai pengusaha kaya yang baik hati dan dekat dengan pejabat. Ketika Amin Al Hafez menjadi Perdana Menteri, Eli bahkan sudah dipertimbangkan untuk diangkat sebagai Deputi Menteri Pertahanan karena pengetahuannya yang luas di bidang militer. Sedemikian besar kepercayaan para pejabat Suriah terhadapnya, sampai-sampai Eli dengan bebas mendatangi kawasan militer yang sangat rahasia di Golan.
Eli adalah orang yang memberi saran kepada militer Suriah agar Dataran Tinggi Golan ditanami pohon-pohon kayu putih, alasannya, agar pohon-pohon itu bisa menjadi tempat berlindung bagi pasukan Suriah. Padahal, sebenarnya tujuan penanaman pohon itu adalah agar tentara Israel tahu di mana letak persembunyian pasukan Suriah.
Posisi strategis yang dimiliki Eli membuat ia mampu mengirim berbagai informasi penting kepada Israel pada rentang waktu 1962-1965. Informasi berupa foto, sketsa denah pertahanan militer, nama-nama tentara, hingga strategi militer Suriah itu kemudian digunakan Israel dalam mengalahkan pasukan Arab dalam Perang Enam Hari (Juni 1967). Akibat perang itu pula, Dataran Tinggi Golan milik Suriah jatuh ke tangan Israel. Israel sejak awal memang mengincar Golan karena selain strategis dari sisi militer, kawasan ini juga amat subur dan kaya sumber air (kini menyuplai 30% air di Israel).
Pada tahun keempat misinya, Eli lupa bahwa Kedutaan India pindah ke dekat apartemennya. Sebagaimana layaknya kedutaan lain, Kedubes India sering mengirim berita dengan kawat. Eli pun, secara teratur mengirim informasi ke Israel dari apartemennya. Orang-orang Kedubes India heran, mengapa pada saat-saat tertentu, selalu saja ada gangguan pengiriman kawat.
Setelah mereka melapor pada pihak keamanan Suriah, barulah terungkap sebuah rahasia besar: anak emas PM Suriah ternyata seorang mata-mata Mossad! Pada tahun 18 Mei 1965, Eli dijatuhi hukuman gantung di pusat kota Damaskus.
Israel pun memuji-muji jasa Eli dan menyebutnya sebagai “Our Man in Damascus”.
---
Foto: tahun 1987, kisah Eli Cohen difilmkan dengan judul “Impossible Spy”
Syaikh Nawawi Al-Bantani dalam kitab Atssamarul Yani’ah Fi Riyadhil Badi’ah menuliskan nama para Rasul yang berjumlah 313 sebagai berikut:
Inilah nama para Rasul berdasarkan riwayat Anas Ra:
BESAR PASAK DARIPADA TIANG
(Sebuah analisis sederhana laporan keuangan ITB tahun 2015—2022)
Seperti PTN Badan Hukum lainnya, ITB mengeluarkan laporan keuangan setiap tahun yg dapat diakses publik. Dengan melakukan komparasi sederhana, saya menemukan hal-hal menarik
Sebuah UTAS
ada 4 syarat Negara :
1. Penduduk
2. Wilayah
3. Pemerintah
4. hubungan dg negara lain.
Thn 1948,
Palestina cuma pny No 1.
Dia tdk pny No 2 (kalah berantem sama Israel) dan No 3 (msh diurus keroyokan Negara Arab yg lain)
Krn tdk ada nomor 3 maka tdk mungkin pny No 4
Lagi memframe PKS dkt dg NU?
Kok anda tidak sebutkan di profil yg anda buat soal Himi Aminuddin, yg kata Ahmad Mabruri, DPP PKS, beliau adalah "Peletak dasar keislaman di PKS" yg merupakan anak kandung dari Danu Muhammad Hasan, salah satu petinggi DI/TII?
Begini, ini kata mantan menteri peningkatan produksi NII, Imam Supriyanto, dan sila bantah, bahwa ketika Danu Muhammad Hasan ditangkap, supaya anaknya tidak terlibat, waktu itu Hilmi Aminuddin dikirim tugas belajar ke Mesir, selama dia menjadi mahasiswa Al Azhar dia bersentuhan dengan gerakan Ikhwanul Muslimin. Lalu si Hilmi belajar di Arab Saudi.
Begitu Hilmi selesai kuliah, gerakan Ihwanul Muslimin dibawa ke Indonesia. Ikhwanul Muslimin itu mengadakan gerakan bawah tanah, semacam usroh-usroh. Namanya tarbiyah jadi dia merekrut pelajar dan mahasiswa waktu itu, kenapa Imam Supriyanto paham? karena sebelum ikut NII ya ikut Usroh.
Lalu ada pengakuan anak dari Kartosuwiryo juga memberikan kesaksian yang sama. Dalam sebuah diskusi di kampus UIN Jakarta, dg tajuk "Deradikalisasi: Hidup Damai tanpa Terorisme" th 2011, Sardjono Kartosuwiryo, mengatakan bahwa Hilmi Aminuddin pernah membawahi gerakan NII Manonjaya di Tasikmalaya, yg diikuti Hilmi bukan faksi militer, namun faksi dakwah.
Lalu, setelah gerakan Ikhwanul Muslimin ini mempunyai kekuatan, Ini kata Imam Supriyanto, sila bantah lagi, maka Hilmi cs membangun pola bergerak dengan partai politik dan parlemen. "Persis sama seperti yang dilakukan Ikhwanul Muslimin di Mesir. Mereka gerakannya di parlemen dengan harapan gerakan Ikhwanul Muslimin ini teruji di satu negara,".
Belum lagi, ini malah kata mantan salah satu pendiri PK, cikal bakal PKS, Yusuf Supendi, kata blio, sepiulang dari Kuliah, Hilmi Aminduddin mendirikan gerakan Ikhwanul Muslimin di Indonesia, sama kawan2nya yg alumdi Saudi, termasuk Yusuf Efendi sendiri, dan setelah kuat, banyak merekrut mahasiswa2 di Indonesia, baru bikin partai, dan pada pemilu th 1999, ini lagi2 kata Yusuf Efendi, lebih dari 90 persen dana PK dari persaudaraan muslimin, tokoh2 Ikhwanul Muslimin dari Mesir dan Timur tengah.
Jadi, dengan membuat profil soal Hilmi pernah mndok di Jombang lalu akan memframe dkt dg NU dg melupakan semangat idelogi dan akar sejarah geneaologi pemikirannya yg berkiblat pd Ikhwanul Muslimin? Itu Ndak Fair.
Kebijakan tidak wajib skripsi sebenarnya bukan kebijakan baru.
Tapi, kebijakan tidak wajib publikasi untuk mahasiswa S2-S3 itu benar2 keren.
Sejauh ini, mas menteri menjadi menteri yg berani mengakhiri tirani per-scopus-an ini 👍
Mau tau ga kenapa dulu wajib publikasi jurnal?
Pedangnya Kaisar Romawi, Muhammad the Conqueror yang membebaskan Konstantinopel. Beratnya 7 kg dengan panjang 1,25 m, kalau pengen nyoba ya ambil dumbell 7 kg terus diayunin, ya seperti itu rasanya pake pedang ini. Pedang ini menarik karena ada ukiran hiasan doa pengharap untuk Kaisar, kurang lebih seperti ini translatenya:
"Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah SWT yang memberkati iman agama dengan ayat-ayat yang berkilau & jelas dan pedang yang tajam & bersinar. Shalawat dan salam disampaikan dengan kata-kata yang mulia kepada Nabi Muhammad dan Ahlul Baitnya. Ya Allah! Berikanlah kekuatan dan ketangguhan kepada Mehmed II, putra Murad II, pedang paling tajam yang terhunus atas nama Jihad, Sultan para Ghazi (panglima), dan mujahidin yang berjuang memuliakan orang-orang suci Allah. Semoga leher musuh Syariah menjadi sarung pedangnya, dan menjadi tinta penanya kepada Allah SWT. Dia adalah Mehmed Khan putra Osman Khan, putra Orhan Khan, putra Murad Khan, putra Beyezid Khan. Semoga Allah membersihkan mereka dengan air surgawi (zulal) yang mengalir melalui pedang para Ghazi dan menempatkan mereka di bawah bayang-bayang pedang di Surga (Mujahidin). Aamiin ya Rabbal Alamin"
Saya peserta BPJS Kesehatan, hak kelas II, ketika akan opname dikatakan kamar penuh, hanya tersedia kamar kelas 1. Apa yang harus saya lakukan?
Bila dalam kondisi ini, jangan buru buru pindah RS atau minta naik kelas perawatan ke kelas 1.
~thread~