Pesan straight forward dr Tifa kepada pak Joko Widodo.
Pesan ini untuk pak Joko Widodo yang tidak pernah berkacamata, tidak pernahberkumis, dan rambut selalu belah pinggir.
@MariaAlkaff_ ini emang bahlul super, mentang2 di latih militer kok pake sholat seragam gitu , ngaco, posisi imam salah berpakaian salah , eh pake salaman lagi, emang pas LEBARAN APA..?? dodol .. eh mending jualan dodol aja tuh
30 April 2025.
Tanggal dimana seseorang yang ada di foto ini datang ke POLDA Metro Jaya dan melaporkan saya dengan pasal yang tak tanggung-ganggung hukumannya: 8 tahun dan 12 tahun!
Namun anehnya, orang itu ternyata datang ke kantor polisi.
Lalu membuat laporan… di meja pelayanan kehilangan.
Dan di situlah semua orang waras se Indonesia tercengang.
"Kehilangan apa yang dia laporkan? "
Atau...
Apa yang sebenarnya sedang “dihilangkan”?
Waktu berjalan.
Hari berganti minggu.
Minggu berganti bulan.
Bulan berganti tahun.
Narasi liar mulai tumbuh, tapi tanpa arah. Tanpa pegangan.
Semua orang menebak.
Lalu terjadilah 26 Juni 2026.
Hari dimana saya dinyatakan bebas dari penahanan selama proses sidang atas pasal-pasal bengis setahun lalu.
Pada tanggal itu saya diberi kesempatan melihat beberapa barang bukti.
Dan seketika segala teka-teki 450 hari runtuh.
Saya hanya bisa berucap:
"MasyaAllah ta barakallahu".
Di detik itu semuanya, tiba-tiba masuk akal.
Ternyata, ini bukan hanya tentang sesuatu yang hilang.
Ini tentang sesuatu yang dibuat seolah-olah hilang.
Sebuah konstruksi.
Sebuah skenario.
Sebuah langkah kecil, yang jika dilihat sekilas tampak remeh,
tapi jika disusun dalam satu garis waktu, menjadi sangat presisi.
Sekarang coba kita ulang adegannya.
Seseorang datang ke kantor polisi.
Memilih meja pelayanan kehilangan.
Mencatat sesuatu sebagai “hilang”.
Pertanyaannya bukan lagi:
“apa yang hilang?”
Tapi:
“kenapa itu harus dinyatakan hilang… pada saat itu?”
Karena setelah saya melihat potongan bukti itu…
Saya tidak lagi melihat foto ini sebagai kejadian biasa.
Saya melihatnya sebagai:
titik awal dari sebuah narasi yang dirancang.
Dan jika satu titik awal saja sudah tidak jujur,
maka seluruh cerita setelahnya…
patut dipertanyakan.
Ini bukan tentang satu orang.
Bukan tentang satu laporan.
Ini tentang bagaimana kebenaran bisa dibentuk,
pelan, rapi, administratif,
tanpa suara.
Sampai suatu hari, ketika semuanya sudah terlalu jauh,
orang baru sadar, semua adegan yang dipertontonkan, adalah fiksi.
Seperti berkali-kali saya katakan, peristiwa ini sesungguhnya tidak harus dipaksakan menjadi sidang pengadilan.
Akan malu kita semua senegara.
Betul-betul malu.
Saya Sidang Perdana Ijazah Jokowi
Kamis 2 Juli 2026
Lalu Ujian Tertutup Doktor
Jumat 3 Juli 2026
Yang pertama, temenin yuk rame-rame kita ke PN Jaktim
Yang kedua, semoga ngga ada Polici yang ngintipin saya Ujian
Mohon doanya yaaa
Padahal kemarin waktu di dalam sel tahanan udah mikir
Bakal tambah putih karena dimasukkan di sel jadi ngga kena matahari
Bakal tambah langsing karena makanan di penjara wekk mengerikan
Ternyata sama Allah
Disuruh putih dengan lebih rajin pake lulur Purbasari biar ada usaha
Disuruh olahraga bukan gara-gara mogok makan ransum penjara
Alhamdulillah.
Yang Maha kuat Sejagat Raya
Allah azza wajalla berkehendak saya pulang ke rumah buat lanjut belajar menghadapi Sidang Tertutup S3
Buat semua Sahabat seluruh Indonesia dan dimanapun anda berada
Terimakasih banyak atas doa-doa di atas sajadah di rumah, mushola, masjid yang terus berkumandang selama 420 hari ini.
Kebenaran, ketika Allah titah kah untuk terbuka, tak akan bisa terbendung, apalagi oleh sekedar manusia.
Terimakasih banyak sekali lagi
Dadaaah...
Mau ke Alfamart beli lulur Purbasari sama kacang buat belajar.
Tersangka kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, akhirnya tiba di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan pada Senin (22/6/2026). Pemindahan mereka seiring dengan proses pelimpahan berkas perkara tahap dua ke kejaksaan.
Berdasarrkan pantauan iNews Media Group (IMG) di lokasi, Roy Suryo dan Dokter Tifa tiba di Kejari Jaksel sekitar pulil 09.45 WIB. Keduanya mengenakan rompi tahanan dengan kedua tangan diborgol. Pemindahan mereka dikawal ketat petugas kejaksaan maupun TNI-Polri.
Usai turun dari mobil tahanan, Roy dan Tifa terlihat memasuki gedung Kejari Jaksel untuk melakukan proses administrasi sebelum ditentukan menjalani persidangan.
Menariknya, Roy dengan energik langsung meneriakan kalimat takbir dihadapan awak media.
"Allahu Akbar!!" teriak Roy Suryo.
Sementara itu, Dokter Tifa yang berjalan disebelahnya hanya melempar senyum ke arah awak media. Terlihat raut wajahnya berusaha tegar dalam menghadapi proses hukum tersebut.
#SINDONews #iNewsMediaGroup #BeritaTerkini #RoySuryo #DokterTifa
Mereka bhkan pemilik dan bos MBG
Mereka bukan koruptor
Mereka bukan tukang bohong
Mereka bukan omon-omon
Mereka bukan tukang tipu
Mereka tidak doyan parcel
Mereka bukan termul
Mereka adalah pahlawan kebenaran yg tetap tegak dgn gagah yg menggetarkan lutut orang solo.
JOKOWI TAKUT ANIES JADI PRESIDEN...
ROCKY GERUNG, JOKOWI DARI AWAL TAKUT ANIES MENANG DAN JADI PRESIDEN...
KALO ANIES JADI PRESIDEN JOKOWI PASTI DITANGKAP DULYAN KARENA JOKOWI INI MASALAH UTAMA INDONESIA...‼️
#JokowidodoMabukKekuasaan#JokowidodoMabukKekuasaan
🆘🆗
Mohon doanya
Tiga bulan menyendiri
Istilah di kalangan Para Ilmuwan adalah Sabbatical leave. Bersendiri untuk mendalami, merenung, dan mempelajari.
Naskah - apapun adanya - insyaAllah sudah siap.
Mengingat 30 tahun yang lalu masa-masa menuntaskan Pendidikan Dokter. Saling bertanya dengan teman
"Kok bisa ya kita selesai kuliah Kedokteran dan syukur ngga jadi gila"
Kuliah Kedokteran sangat sangat berat. Meluluhlantakkan tubuh, jiwa, dan mental.
Kini perasaan itu terasakan kembali.
Disertai tentu dengan beban dan tanggung jawab yang jauh lebih besar.
Disertasi ini tentang Diabetes, penyakit yang diderita 20 juta orang di Indonesia, dan itu angka gunung es. Faktanya jauuh lebih banyak.
Dan disertasi ini mengangkat Kitab Suci Al Quran dengan ayat-ayat As Syifa, atau ayat-ayat penyembuh.
Berat, berat sekali pertanggungjawabannya.
Karena itu, saya mohon doa sahabat semua, sebangsa dan setanah air.
@DokterTifa Dr Tifa semoga ujiannya lancar dan sukses dan polisi segera sadar akan kebohongan JOKOWI bahlul itu sehingga status tersangka akan di cabut!!
Ini masukan dari abg abg-an untuk para adek² mahasiswa dari tuntutan kalian yang kalian buat itu.
Tuntutan kalian sudah bagus, tapi tidak menyentuh subtansinya. Ini abg kasih bocoranya. Siap di perdebatkan jika abg salah
TUNTUTAN MAHASISWA
1. Hentikan pemborosan APBN
2. Hentikan proyek Koperasi Desa Merah Putih.
3. Naikkan UMR/UMP minimal 20-30%.
4. Hentikan militerisme di urusan sipil. Presiden Prabowo harus akui kesalahan dan terima kritik publik.
5. Hentikan proyek IKN yang boros APBN.
6. Tangkap dan adili Jokowi atas dugaan pelanggaran
7. Kembalikan Indonesia ke sistem federal.
8. Evaluasi program MBG, prioritaskan orang miskin dan daerah 3T.
9. Kurangi jumlah menteri dan staf kementerian
10. Turunkan anak haram konstitusi atau prabowo yang harus turun.
Begini isinya yang sedikit tajam dan bermarwah adek² mahasiswa.
Di 10 tuntutan itu adalah kebutuhan Republik ini untuk masa depan cerah.
Kalo dari apa yang kalian buat tadi udah bagus tapi agak kurang tajam. Jika ada yang salah silahkan kalian koreksi.
Jika tuntutan ini yang kalian suarakan maka seluruh rakyat dari Sabang sampai Merauke siap membanjiri jakarta, karna kalian juga membawa kepentingan mereka juga yang selama ini tertindas oleh sistim yang menjajah.
Kalau benar ijazah SMA itu yang dipakai untuk mendaftar ke KPU Surakarta untuk Walikota
Ke KPU DKI Jakarta untuk Gubernur
Dan ke KPU Pusat untuk Presiden dia kali
Dengan beberapa detail fatal berikut:
Foto Ijazah rambut gondrong ❌
Di foto tidak ada cap tiga jari ❌
TTD Kepala Sekolah palsu ❌
Ada dua Mata Pelajaran di ijazah yang kosong nilainya ❌
Sekolah baru lahir 1985 sementara ybs lulus katanya 1980 ❌
-----
Saya sengaja tidak tampilkan foto ijazah yang salinannya kami dapatkan dari sumber sangat kredibel.
Agar jadi kejutan kalau JKW berani memaksa Kejaksaan untuk Gelar Sidang.
Pertanyaan:
UGM sebelah mana yang menerima mahasiswa dengan Ijazah SMA palsu?