@alen_s43040@insidefolkative Kak mau berharap apa? Liat aja pilihan presiden nya aja 58% pilih yg pelanggar konstitusi dan pelanggaran ham berat. Plenger banget emang warga indon 🤣🤣🤣
Sebagai tenaga pendidik yang tiap hari lihat makanan dibuang gini, aku pengen program MBG di stop dan digantikan dengan program sekolah gratis.
Sayang tiap hari mbak disekolah buang maknan gini
cc:threadlisnasn20
jujur muhammadiyah tuh GACOR ABISSSS, semua bidang ditrabas😫🤲🏼
bahkan yg paling GONG lagi mereka juga produksi MIE INSTAN SEHAT… bahan bakunya dari singkong petani lokal 😭✋🏼
Acara semewah ini byk yg tanya anggaran dari mana?
Jawabannya jelas, pokoknya ada.😂
Satu kementerian melayani rakyat.❌
Satu kementerian melayani satu pejabat.✅
Bukti kuat bahwa negara gak kerja, gak hadir, salah pilih prioritas, bebal, culas, pongah, dan empatinya jatoh.
Kapan terakhir kali kamu liat presiden unggah konten perihal Aceh? Saat sholat ied? Saat diskusi harga sumur bor 150jt dan dianggapnya murah? Atau saat ia berkelakar di atas podium bahwa saat pemilu ia tak memenangkan suara di Sumatera, tetapi mengklaim ia dan pemerintahannya tetap 'mati-matian' untuk proses pemulihan bencana? Kapan?
Inilah Aceh saat ini, masih seperti ini.
Semoga lekas pulih, Aceh. 🥀
BREAKING: Seorang siswa SMK di Kudus bernama Muhammad Rafif Arsya Maulidi menulis surat terbuka kepada Presiden Prabowo, menolak jatah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk dirinya dan meminta anggaran tersebut (sekitar Rp6,75 juta untuk 1,5 tahun) dialihkan sebagai tambahan tunjangan bagi guru-guru yang kesejahteraannya masih memprihatinkan.
Ia berargumen bahwa guru jauh lebih berperan membentuk generasi muda daripada program makan gratis, dan suratnya yang diunggah di Instagram menjadi viral.
Menurut gw, having a child itu keputusan yang paling sakral dalam hidup manusia. Bahkan daripada menikah.
Karena kita menghadirkan satu jiwa baru lagi di dunia yang seperti ini. Yang one day kita akan lepasin gitu aja, sementara kita jg akan dimintai pertanggungjawaban.
Sayangnya, banyak orang mikir punya anak sekadar ngelahirin, ngasih makan, udah.
Padahal tiap manusia punya kebutuhan dasar dan banyak hak, sampai aspirasi dan cita2 yang menurutku parents musti turut bertanggungjawab.
Anaknya diberi makan, orangtuanya hilang pekerjaan. Walhasil satu keluarga terjaga dalam kemiskinan dan ketergantungan.
Kelak begitu musim pemilu tiba, suara mereka bisa dibeli dengan mudah. Itu pun dengan harga murah.
Demikian si bengis melanggengkan kekuasaannya. Di Somalia.
Negara agraris, tapi hasil pertanian byk impornya, petani miskin.
Negara maritim, tapi lautnya dicemari dan dieksploitasi.
Negara mayoritas Islam, tapi kelakuan pejabat tdk sesuai ajaran Islam.
Negara kaya SDA, tapi rakyatnya tambah miskin, elit tambah kaya.