اعمل للدنيا بقدر بقائك فيها، وللآخرة بقدر بقائك فيها.
Beramallah didunia sesuai kadar kamu hidup menetap di sana, beramallah untuk akhirat sesuai kadar kamu hidup menetap disana.
"Syekh sufyan atstauri ra"
Jika ada hutang, segeralah selesaikan.
Jika ada dosa, segeralah bertaubat.
Jika tinggal solat, segeralah qadha.
Jika kurang amal, perbanyakkanlah amal.
Jernihkan "jalan pulang" kepada Allah.
قال سفيان بن عيينة رحمه الله :
لولا ستْر الله عزَّ وجلَّ ما جالسَنا أحدٌ
Jika bukan sebab rahmat allah yang menyelimuti kita tiada seorang pun yang mau duduk bersama kita.
"Syekh sufyan bin uyyainah ra"
«شعب الإيمان6/290»
pulihlah bersama Allah, sibukkan diri dengan keta'atan, lupakan dia karena kamu masih punya Allah dan semoga Allah menggantinya dengan yang lebih, sebab hanya Allah yang mengerti dan paham betul tentang isi hati kamu.
Suka banget sama Quotes ini
“Kita usahakan jadi manusia yang di otaknya ada ilmu, di dompetnya ada uang, dihatinya ada kebaikan, diwajahnya ada kepercayaan diri. Dan dijiwanya ada tanggung jawab”
Wahai diri…
tetaplah menjadi sederhana.
Tidak perlu terlihat hebat di mata manusia,
cukup bernilai di sisi Allah.
📖 “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah mereka yang berjalan di bumi dengan rendah hati.”
"Orang-orang yang langsung memiliki kesadaran ketika di titik krusial, titik terendah, atau tidak punya apa-apa dan langsung ada kesadaran kita punya Allah dan meminta itu seketika tidak ada sekat, langsung dikabulkan"
Takdir Allah itu sangat hebat.
Percayalah, andai sudah tertulis rezeki itu milik kita, takkan bertukar menjadi hak orang lain. Rezeki ialah duit, kesihatan yang baik, kehidupan yang baik, ketenangan hati, jodoh dan semua yang Allah aturkan. ✨🙌🏻
Andai seseorang tahu betapa cepatnya ia dilupakan setelah kematiannya,
maka ia akan berhenti menyenangkan semua orang
dan akan fokus pada Rabb-nya saja.
- Ali bin Abi Thalib -
Seberapa keras pun kita berusaha memenuhi ekspektasi manusia, semuanya hanya bersifat sementara. Pujian bisa berubah menjadi kritik, kedekatan bisa berubah menjadi jarak, dan perhatian bisa hilang seiring waktu. Tidak ada yang benar-benar menetap, kecuali apa yang kita lakukan untuk Allah. Maka hidup bukan tentang bagaimana kita terlihat di mata manusia, tetapi bagaimana kita bernilai di hadapan-Nya.
Yang menemani kita bukanlah pujian, bukan juga validasi, melainkan amal yang kita bawa. Maka daripada lelah mengejar penerimaan manusia yang tak pernah benar-benar selesai, lebih baik menenangkan hati dengan mendekat kepada Rabb yang tidak pernah lalai melihat setiap usaha hamba-Nya.
Fokus kepada Rabb berarti menata niat dalam setiap langkah, menjaga keikhlasan dalam setiap amal, dan tidak lagi menggantungkan kebahagiaan pada penilaian orang lain. Saat seseorang memahami ini, ia tidak akan mudah kecewa, tidak akan terlalu haus pengakuan, dan tidak akan kehilangan arah hanya karena manusia berubah.
Jika dosa berulang, ulangilah taubatmu. Allah tidak akan jenuh dengan taubat seorang hamba, sampai manusia tersebut yang jenuh dengan taubatnya.
— Ustadz Khalid Basalamah حفظه الله
Jadi pilihlah dengan hati-hati, karena pilihan itu bukan hanya tentang sekarang, tapi tentang damai yang akan menemanimu di hari-hari penuh badai, tentang orang-orang yg akan menguatkanmu ketika lelah, dan tentang ruang yg akan membuatmu tetap tegar meski dunia luar terasa berat.
Karena pada akhirnya, hidup bukan soal seberapa cepat kamu berlari atau seberapa banyak yang kamu kejar. Hidup adalah tentang menemukan tempat yang aman untuk hatimu bernaung, di mana kamu bisa merasa diterima, dihargai, dan bebas menjadi dirimu sendiri.
Kamu sedang memilih pasangan yang lebih memprioritaskan kedamaian daripada sekadar merasa benar.
Kamu sedang memilih sosok yang akan menggenggam tanganmu melewati proses pertumbuhan selama berpuluh-puluh tahun.
Kamu sedang memilih seseorang yang lebih menghargai jiwamu daripada egonya. Jangan menukar ketenangan dan ketulusan hati yang konsisten dengan seseorang yang tidak mampu menyelami kedalaman batinmu.
Jadikan hatimu sebagai kompasmu.
Carilah pasangan yang baik hati. Kebaikan adalah bagaimana mereka memperlakukanmu saat kamu berada di titik terendah.
Kamu sedang memilih kebiasaan yang akan berlangsung seumur hidup. Kamu sedang memilih cara mereka menghadapi konflik saat dunia terasa begitu berat.
“kenapa ikhlas itu susah?”
karena kamu di tuntut untuk merelakan dan juga bersikap tulus tanpa pamrih, kemungkinan itu semua berlawanan sama hati dan pikiranmu, makanya susah.
ikhlas juga jangan di ungkit, kalau kamu bilang ikhlas tapi banyak omong, itu bukan ikhlas tapi iklan!