Repost utk anak2 muda yg tanya apa maksud saya dgn "wisdom without fear". Intinya: menyuarakan kebenaran lebih nikmat dari mengejar kekuasaan. You should try it too. Boleh disebar.
Gue inget kata dosen gue pas di kelas psikopatologi. Kurang lebih intinya:
Istirahat, leisure activities, ngejalanin hobby non profit, itu bagian dari produktifitas. Karena kita kasih ruang buat badan dan pikiran berhenti sejenak untuk ngimbangin semua kegiatan yg melelahkan
Cuitan Pak Dino ini sudah menjangkau 7 juta pengguna X.
Bisa sekuat itu krn "trust" atas dirinya dan kualifikasinya mmg meyakinkan publik.
Jika disimak, rata-rata respons publik atas cuitan ini justru positif dan berpihak kepadanya. Lantaran, publik masih melihat ini sbg kritik konstruktif. Bukan kritik ala politisi.
Selain itu, rekam jejaknya sendiri di dunia diplomasi terbilang pilih tanding. Saat ia bicara soal ini, orang sudah langsung menemukan hubungan erat latar belakangnya dgn perihal disorotnya.
Celakanya, beberapa tokoh terlihat cenderung impulsif. Tidak pikir panjang. Langsung bereaksi. Bukan untuk membantu memperjelas, tapi lebih kuat intensi mengaburkan masalah.
Sebuah "argument from authority" dibalas dengan "logical fallacy" oleh tokoh-tokoh tadi.
Alhasil, tokoh-tokoh yang menyerang Dino Patti Djalal justru mengalami bumerang. Mereka jadi sasaran serangan balik dari publik yang risih dan gerah.
Setidaknya potret ini memberikan pesan mahal; kepercayaan publik itu jauh lebih berharga daripada segala jabatan.
Satu lagi, dalam dunia komunikasi massa hari ini, butuh kepekaan lebih baik dalam melihat audiens dan juga kapasitas diri sendiri.
Kalaupun ada yang merasa punya kekuasaan luar biasa besar, takkan pernah lebih besar dari nalar publik yang bisa jadi motor bagi publik menentukan sikap.
Akhirnya saya baru sadar, berada kampus yg ngajarin cara nyari jurnal internasional, ada matkul kepenulisan akademik, ospek diajarin cara bikin sitasi, diajarin etika kepenulisan akademik, dll adalah sebuah privilege di Indonesia 😭😭😭
Berarti mereka gak mengalami dua jam depan laptop tapi baru bisa nulis satu kalimat setelah menyelam 15 artikel. Anddddddd itu pun yang dikutip cuman 2 artikel setelah membaca dan membandingkan sebanyak itu
Gue ga tega kalo ngeliat konten sosmed isinya suami transfer uang gaji full ke istri lalu dia dikasih bulanan sm istrinya, idk... ga tega aja, I just can’t help putting myself in the husband’s shoe, desek desekan di KRL everyday, dimarahin boss, working your ass off, tapi pas sampe waktunya gajian lo harus langsung transfer semua ke istri, dan lo di transferin lg jatah bulanan sama istri lo, rasanya kayak punya dua boss ga sih? they said suaminya ikhlas, maybe it's just not for me.
agree. punya pasangan yang bisa ngobrol sama kita berjam-jam, talking about anything. laughing until our stomach hurt. even still comfortable enjoying each other's silence is a privilege. tolak ukur paten jg buat jadi pasangan. ngga butuh fancy date melulu, quality time it is.
Prabowo 53 kali ke luar negeri dalam 20 bulan, tapi buat nerima surat kepercayaan Dubes asing yang datang ke Jakarta aja susah ngatur jadwal.
Dino Patti Djalal , mantan Dubes RI untuk AS, orang yang hidupnya di dunia diplomasi , baru aja posting: ada 17 Dubes asing yang udah tiba di Jakarta tapi masih NUNGGU presiden.
Ada yang nunggu sampai 8 bulan. Termasuk dari negara ASEAN , tetangga sendiri.
FYI: selama belum serahkan surat kepercayaan, Dubes belum bisa kerja resmi.
Ini aturan internasional baku (Vienna Convention). Bukan protokol sepele.
Jadi "diplomasi aktif" yang diklaim itu: rajin keliling dunia, tapi Dubes yang datang ke rumah sendiri ditelantarin berbulan-bulan.🤷♂️
Habiburokhman Ke Dino Patti Djalal :"Jangan jadi si Paling KEMLU. Saya pikir gak ada ISTIMEWAnya juga Pak Dino"
Gila banget ini rezim, dikasih nasehat baik² bahkan dengan bahasa paling haluspun, kubu wowo serempak kesurupan..
Ini sekelas Pak Dino lho, gimana kalo rakyat, ya udah disiram air keras kalo gak diculik? 🙄
dino patti djalal ini bukan orang sembarangan. beliau mantan dubes ri untuk as, mantan wamenlu, dan anak dari diplomat legendaris hasyim djalal.
jadi kalau dino ngomong soal adanya 17 calon dubes asing yang masih nunggu serah surat kepercayaan ke presiden, itu bukan gosip. itu fakta dari daleman.
bayangin, ada yang udah nunggu 8 bulan. ada juga dubes dari negara asean yang nunggu 6 bulan. mereka udah di jakarta, tapi belum bisa mulai kerja. karena mentok di meja istana.
sementara dubes indonesia di luar negeri selalu cepat diterima. ini double standard yang mulai dibaca mitra internasional.
seorang diplomat senior sekelas dino sampai buka suara ke publik, artinya kondisi ini sudah parah. beliau bahkan sudah coba semua jalur komunikasi. macet.
ini bukan cuma masalah protokol. ini masalah reputasi. indonesia sedang dikirim sinyal: "kita gak serius sama hubungan bilateral."
lucunya, presiden dan seskab sibuk klarifikasi soal biaya perjalanan dinas yang katanya ditanggung pribadi. tapi urusan sepenting ini malah diem.
ngapain keliling dunia cari investasi, kalau dubes negara sahabat aja bertahun-tahun gak diterima?
Politik Jawa 😂
Kronologi:
1. Dino Patti Djalal colek urgensi Presiden sering ke luar negeri.
2. Teddy membalas rodok nyerang personal (anda hanya wamenlu 3 bulan). Lalu menjelaskan lan tambah blunder.
3. Dino Pati Djalal langsung ngamplengi birokrasi Teddy dengan QRT ini:
jujur i love this kind of trope karena aku sama cowokku proses ketemunya juga organik (friends to lovers) bukan yang forced and seeking for love through dating apps, for me it's really sweet to feel... you don't need to explain yourself kak sumpah deh i get what you mean 🥹