‼️🔔 BRIIZE WE NEED YOUR HELP 🔔‼️
Let's report the funeral wreaths sent to Seunghan to the 'Korea Human Rights Foundation'
MAIL: [email protected]
SITE: https://t.co/okuRV7Dg2y
Sending funeral wreaths to living people violates human rights. This is public justification of harrasment and bullying in South Korea. SM is complicit in this!
You can use the template below!
Let’s do this for Seunghan and RII7E🧡
https://t.co/wWXDXhum0O
#RII7E_Or_NONE
#SMRespectRii7e
#BringBackSeunghan
#승한복귀_공지해_고소상황_공지해
'Korea Human Rights Foundation' the issue of funeral wreaths. Sending it to someone who is alive constitutes a violation of human rights. This act serves as a public endorsement of bullying within South Kor. SM Entertainment is complicit in this matter!
Email : [email protected]
Why is that @Koreaboo and @allkpop are so quiet when it's about bang PB and that group? They don't really write much about their scandals do they? Sounds sketchy.
I know Armys are dumb but I didn't expect they are so dumb.
What GD wore in the OOAK MV which was released in 2012 was Roberto Cavalli 2012 collection instead of Versace.
But your fav did wear fake Versace... Can't blame them since they like to benchmark BIGBANG so much, that's why no matter what they had to wear Versace as their debut costume.
Coach Shin Taeyong cerita tentang kunci kesuksesannya bersama timnas Indonesia
"Saya tahu para pemain (Indonesia) setelah bareng-bareng melalui masa sulit selama 4 tahun ke belakang, udah lewatin berbagai ups and down, jadi saya percaya kalau mereka tuh motivasinya tinggi dan dapat mencapai hasil terbaik
Saya bilang ke para pemain 'Jangan dengerin siapapun yang bilang kita gabisa menang!'
'saya bisa bawa kalian ke final, percaya sama saya dan ikutin saya!'
Coach Shin Taeyong bilang bahwa memberikan rasa percaya diri dan mental juara merupakan kunci bagaimnana Indonesia bisa mencapai Semifinal AFC Cup U-23
Chung Monggyu, Ketua Korean Football Association, menundukkan kepala meminta maaf atas kegagal timnas Sepakbola Korea Selatan mencapai Olimpiade untuk pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir.
Kritikan bertubi-tubi ditujukkan pada KFA yang terus melakukan blunder dengan penunjukkan Klinsmann hingga coach Hwang Seonhong sebagai caretaker.
Coach Hwang Sunhong juga dikritik karena sulit ditemui media selama dia menjabat sebagai pelatih dan jarang sekali memberikan informasi mengenai perkembangan timnas asuhannya.
Para jurnalis berusaha memaklumi karena ada pelatih yang tidak ingin diganggu saat melatih, tetapi hasil buruk Korea Selatan, dan bagaimana sang pelatih mendapat kartu merah di laga sepenting itu membuat kritikan terhadap pelatih Hwang Sunhong tidak terbendung.