Byk yg bilang Ahok itu dipenjara Krn dia China dan minoritas, pdhl bukan tapi karna dia jujur dan bangun sistem yg transparan.
Nadiem buktinya. Dia Islam dan keturunan Arab, tapi dipenjara juga Krn dia Jujur dan bangun sistem yg transparan.
Intinya semakin kalian jujur, idenya bikin banyak keran yg ditutup krn pengadaan2 ga penting, istilah Ahok dulu dana siluman dll maka siap2 disingkirkan dan dihancurkan agar ga ada lagi orang seperti kalian yg berani masuk ke pemerintahan.
Dan yg terakhir klo sistem pemerintahan atau pendidikan makin bagus maka para bajingan ga bisa ngatur negara dan rakyat lagi, betul ga?
Makanya jgn diam.
@BangPino__ Keren lagunya, liriknya bagus, aransemen nya ok, vokalisnya mantab. Filmnya wajib ditonton biar kita sadar yg ngelola negara saat ini lagi ga bener
Jadi semakin penasaran apa itu film PESTA BABI yang dilarang dimana mana.
Backsound lagunya keren...
Nampol banget, pantesan banyak yang klojotan dengan film ini. 😂😂😂
@bgkiting Kita juga harus paham yg nulis komentar julid lg stress depresi berat, mungkin dg posting spt itu bs mengurangi beban.
Kisah nyata : Sy malah udah pernah liat ke mall atau ke bioskop bukan sendal tp sarungan :D awal liat agak aneh tp ya gpp warga sana juga udah biasa :D hehr
Amaze banget mendengar kata2 & pesan Ahok di akhir video buat jeck Oslo.
Note :
📌 Teman sejati itu menegur, memukul dengan cinta
📌 Tapi lawan yg jahat akan mencium kita, untuk menghabisi kita.
Tapi kalo di lihat2 memang karakter jeck Oslo itu doyan & mabok pujian sih.
Btw memang yg paling gong kalimat terakhir di video ini sih
BREAKING: SKANDAL HUKUM INDRAMAYU! KAKI TERDAKWA DIPATAHKAN POLISI, JPU TAKUT HADIRKAN SAKSI KUNCI! 😱
"Saya bukan pembunuh, kaki saya sengaja dipatahkan biar mengaku!"
Itulah teriakan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan 1 keluarga di Paoman, Indramayu. Sambil merangkul wartawan—karena kakinya sudah hancur—Ririn membongkar konspirasi keji yang menghentakkan nurani.
YANG MEMBUAT BANYAK ORSNG TERBELALAK:
1. Sadisnya "Pengakuan" Palsu
Polres Indramayu diduga mematahkan kaki Ririn agar mengaku sebagai pembunuh. Padahal saat pembantaian terjadi, Ririn TIDAK ADA DI TKP. Sidik jarinya ada karena ia bertamu sebelum & sesudah kejadian—bukan saat eksekusi.
2. JPU Kabarkan Ketakutan
Saksi kunci, Priyo Bagus Setiawan, keburu buka suara: Pelaku sesungguhnya adalah Hardi & Yoga, otaknya Aman Yani (motif utang Rp120 juta). Namun Jaksa Penuntut Umum TIDAK MAU menghadirkan Priyo di persidangan. Alasannya? Takut kebongkar bahwa Ririn hanyalah korban salah tangkap!
3. Ironi Mencari Keadilan
Ririn sampai merangkak ke wartawan karena suaranya berusaha dibungkam. Kakinya patah, jiwanya terluka, tapi semangatnya membakar. Ia berani melawan meski tubuhnya hancur.
4. Ancaman Besar:
Jika pria tak bersalah ini dipenjara, maka pembunuh asli masih bebas. Bayangkan, keluarga korban pun tak dapat keadilan sejati.
PERTANYAAN BESARNYA UNTUK POLRES INDRAMAYU & JPU:
"Jika dakwaan Anda benar dan bukti kuat, kenapa takut menghadirkan saksi kunci? Hadirkan Priyo! Biar terang benderang!"
Ririn bukan pembunuh.
Dia hanya tamu yang salah waktu.
Dan kakinya dibayar dengan harga yang terlalu mahal.
Jangan biarkan orang tak bersalah membusuk di penjara sementara para pembunuh sejati tersenyum bebas!
Indramayu butuh jawaban, bukan luka lagi!